Malang Half Marathon Resmi Masuk Kalender Daerah 2027, Tingkatkan Pariwisata Kota Malang
Pemerintah Kota Malang resmi memasukkan ajang Malang Half Marathon ke dalam kalender daerah mulai tahun 2027, sebagai upaya strategis untuk mendongkrak sektor pariwisata dan ekonomi Kota Malang.
Pemerintah Kota (Pemkot) Malang telah mengumumkan keputusan untuk memasukkan ajang Malang Half Marathon ke dalam kalender daerah mulai periode tahun 2027. Langkah ini diambil setelah melihat dampak positif yang signifikan dari penyelenggaraan perdana pada tahun 2026 terhadap pergerakan industri pariwisata, khususnya sektor perhotelan di Kota Malang.
Perlombaan lari tersebut tidak hanya berhasil menarik minat warga lokal, tetapi juga sejumlah besar peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Para pelari ini tercatat telah datang dan menginap di hotel-hotel Kota Malang sejak Kamis (23/4/2026) dan Jumat (24/4/2026), sekaligus memanfaatkan waktu untuk mengunjungi destinasi wisata setempat.
Kolaborasi apik antara pihak swasta dan pemerintah daerah dalam menyukseskan Malang Half Marathon ini diperkirakan telah menghasilkan perputaran ekonomi yang substansial. Angka perputaran ekonomi diperkirakan mencapai lebih dari Rp20 miliar, menunjukkan potensi besar acara ini untuk kesejahteraan warga Kota Malang.
Dampak Ekonomi dan Pariwisata Malang Half Marathon
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyatakan bahwa pelaksanaan Malang Half Marathon tahun ini telah memberikan dampak yang sangat baik bagi industri pariwisata, terutama sektor perhotelan. Oleh karena itu, ajang ini akan dijadikan sebagai event tahunan di Kota Malang. “Tadi saya keliling di setiap titik (rute), warga Kota Malang antusias menyambut pelari,” ucap Wali Kota Malang Wahyu Hidayat.
Data dari dinas terkait menunjukkan bahwa dari total tujuh ribu peserta Malang Half Marathon, sebanyak 52 persen di antaranya merupakan warga yang berasal dari luar daerah. Kedatangan mereka tidak hanya mengisi akomodasi, tetapi juga mendorong kunjungan ke berbagai destinasi wisata. Pemkot Malang mencatat hingga kuartal I 2026, Kota Malang telah dikunjungi oleh 796.688 wisatawan, terdiri atas 787.047 wisatawan nusantara dan 9.841 wisatawan mancanegara. Target kunjungan wisata tahun ini ditetapkan sebesar 3,4 juta orang, dan Malang Half Marathon diharapkan dapat berkontribusi signifikan terhadap pencapaian target tersebut.
Strategi Pemkot Malang untuk Promosi Daerah
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kota Malang, Baihaki, mengungkapkan bahwa Malang Half Marathon akan menjadi bagian dari rangkaian acara peringatan Hari Jadi Kota Malang ke-113 tahun. Keputusan untuk memasukkan ajang ini ke dalam kalender event daerah tidak hanya didasarkan pada dampak positifnya terhadap sektor pariwisata, tetapi juga pada kesiapan dan profesionalitas pihak penyelenggara.
Penyelenggara menunjukkan keseriusan dalam meningkatkan level kompetisi dan jumlah pesertanya, yang merupakan strategi efektif untuk lebih memperkenalkan nama Kota Malang di kancah nasional. Dengan adanya event berskala besar seperti Malang Half Marathon, diharapkan citra Kota Malang sebagai destinasi wisata dan olahraga semakin kuat, menarik lebih banyak pengunjung dan investasi.
Kolaborasi dan Visi Masa Depan Malang Half Marathon
Penggagas Malang Half Marathon, Gilang Widya Permana, menjelaskan bahwa penyelenggaraan ajang maraton ini merupakan hasil kolaborasi erat antara pihak swasta dan pemerintah daerah. Tujuannya adalah untuk memberikan kebermanfaatan yang luas bagi seluruh warga Kota Malang. Ia menekankan bahwa “Jujur, swasta kalau bergerak sendiri tidak bisa dan Wali Kota Malang menggerakkan kelurahan sampai RT/RW untuk menyukseskan acara.”
Melihat kesuksesan tahun ini, Gilang Widya Permana menargetkan jumlah peserta mencapai 12-14 ribu pelari untuk gelaran tahun depan. Ia juga memiliki visi untuk menghadirkan konsep baru dan mendorong agar ajang ini tidak hanya sebatas half marathon, tetapi dapat berkembang menjadi full marathon di masa mendatang. Inisiatif ini menunjukkan komitmen untuk terus mengembangkan event dan memberikan pengalaman yang lebih besar bagi para pelari dan wisatawan.
Sumber: AntaraNews