Lima KDMP Bintan Beroperasi Efektif, Perkuat Ekonomi Lokal dan UMKM
Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Kabupaten Bintan menyatakan lima Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) Bintan telah berjalan efektif, mendorong penguatan ekonomi lokal dan UMKM di wilayah tersebut.
Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri), mengumumkan bahwa lima Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) telah beroperasi secara efektif. Efektivitas ini mencakup aspek operasionalisasi maupun administrasi, menunjukkan kemajuan signifikan dalam pengembangan koperasi di daerah tersebut.
Kepala Bidang Koperasi DKUPP Kabupaten Bintan, Rizki Bintani, menjelaskan bahwa sejak tahun 2025, total 51 KDMP telah terbentuk di 36 desa dan 15 kelurahan di Bintan. Namun, hingga awal 2026, lima di antaranya sudah aktif beroperasi penuh, sementara sisanya masih dalam tahap penataan administrasi.
Keberadaan KDMP Bintan ini diharapkan mampu berperan aktif dalam mensuplai kebutuhan pokok masyarakat serta mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal. Inisiatif ini menjadi pilar penting dalam penguatan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Bintan.
Inovasi dan Dampak Lima KDMP Bintan yang Beroperasi
Lima KDMP Bintan yang telah efektif menunjukkan beragam model bisnis inovatif untuk mendukung ekonomi lokal. KDMP Desa Busung, misalnya, membuka gerai sembako di area objek wisata Danau Biru, memenuhi kebutuhan pelaku usaha dan UMKM di sana. Mereka menyediakan komoditas penting seperti minyak goreng, telur ayam, dan mi instan.
Sementara itu, KDMP Desa Kuala Sempang mendirikan gerai sembako menyerupai mini market. Koperasi ini menjalin kerja sama kemitraan strategis dengan pihak ketiga, seperti Bulog dan D'sayur, untuk menjual aneka kebutuhan pangan kepada masyarakat dan pedagang sekitar.
KDMP Desa Pengudang berfokus pada kemitraan dengan sektor pariwisata, khususnya hotel-hotel di kawasan wisata Lagoi. Koperasi ini mensuplai komoditas pangan esensial, seperti beras, untuk kebutuhan restoran hotel, menunjukkan adaptasi terhadap potensi pasar lokal.
KDMP Malang Rapat memanfaatkan lokasi strategisnya di jalur wisatawan untuk memasarkan produk UMKM lokal, termasuk kue hasil produksi warga. Koperasi ini juga mengembangkan usaha pembuatan karangan bunga dan rutin menyelenggarakan pasar murah sembako setiap Jumat, membantu warga mendapatkan kebutuhan dengan harga terjangkau.
Terakhir, KDMP Kelurahan Kijang Kota menjalin kemitraan dengan PT BUMD Kembangunan Kepri untuk penjualan sembako. Dukungan dari BUMD ini memungkinkan koperasi melaksanakan operasi pasar murah, memberikan manfaat langsung bagi masyarakat setempat.
Dukungan dan Pengembangan KDMP Bintan di Masa Depan
Pemerintah Kabupaten Bintan terus berupaya memperluas jangkauan dan efektivitas KDMP Bintan. Saat ini, sejumlah gerai fisik KDMP sedang dibangun di berbagai desa dan kelurahan di Bintan. Pembangunan ini sejalan dengan Inpres Nomor 17 Tahun 2025 dan merupakan hasil kerja sama antara PT Agrinas dengan TNI.
Dari sisi dukungan anggaran, pemerintah pusat masih dalam tahap menunggu teknis dan regulasi lebih lanjut untuk alokasi dana bagi KDMP. Namun, di tingkat provinsi dan kabupaten, komitmen terhadap pengembangan KDMP tetap kuat.
Rizki Bintani menambahkan bahwa tahun ini akan ada pelatihan penguatan kelembagaan serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) KDMP. Pelatihan ini juga akan mencakup workshop penyusunan laporan keuangan, memastikan akuntabilitas kepada anggota koperasi.
Inisiatif ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan bahwa seluruh KDMP Bintan dapat beroperasi secara profesional dan berkelanjutan. Dengan demikian, peran KDMP dalam menggerakkan roda perekonomian lokal dapat semakin optimal.
Sumber: AntaraNews