Komando Distrik Militer (Kodim) 0418/Palembang menunjukkan komitmen kuatnya dalam memperkuat ekonomi kerakyatan. Mereka aktif mendukung pembangunan gerai Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Inisiatif ini berlangsung di berbagai kelurahan di ibu kota Sumatera Selatan.
Kepala Staf Kodim, Letkol Inf Dery Septriandi, menegaskan kesiapan penuh pihaknya. "Kami siap membantu mulai dari menyusun konsep pembangunan gerai koperasi," ujar Letkol Dery, di Palembang, Selasa. Dukungan ini mencakup implementasi hingga menjadi pusat pemberdayaan masyarakat.
Pihaknya berkomitmen mempercepat pembangunan gerai koperasi di seluruh kelurahan. Terutama di 18 kecamatan wilayah Palembang. Langkah strategis ini diharapkan segera memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan warga.
Advertisement
Advertisement
Kehadiran prajurit Kodim Palembang dalam pembangunan gerai Koperasi Merah Putih menunjukkan sinergi lintas lembaga. Dukungan ini menegaskan keseriusan pemerintah daerah dan militer. Tujuannya adalah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Letkol Inf Dery Septriandi menekankan pentingnya peran koperasi. "Pihaknya berkomitmen mendukung percepatan pembangunan gerai koperasi," katanya. Ini agar koperasi segera memberi manfaat nyata bagi warga kota.
Kodim 0418/Palembang tidak hanya berfokus pada pertahanan. Mereka juga terlibat aktif dalam program-program sosial ekonomi. Ini merupakan bagian dari upaya pembinaan teritorial.
Advertisement
Keterlibatan Kodim diharapkan dapat mempercepat proses. Serta memastikan keberlanjutan operasional gerai koperasi. Ini demi tercapainya tujuan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Advertisement
Koperasi Merah Putih dirancang sebagai penggerak ekonomi kerakyatan yang vital. Keberadaannya di setiap kelurahan menjadi instrumen penting. Ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara signifikan.
Gerai koperasi ini memiliki potensi besar untuk membuka lapangan kerja baru. Selain itu, ia juga berperan menekan laju inflasi daerah. Serta meningkatkan nilai tukar masyarakat di tingkat bawah.
Letkol Inf Dery Septriandi menjelaskan bahwa koperasi ini akan memperkuat inklusi keuangan. "Koperasi itu dirancang sebagai pusat kegiatan perdagangan dan layanan ekonomi," ujarnya. Ini mampu menggerakkan sektor usaha masyarakat secara langsung.
Advertisement
Dengan demikian, Koperasi Merah Putih bukan hanya tempat berbelanja. Ia juga menjadi pusat kegiatan ekonomi yang komprehensif. Ini mendukung pertumbuhan usaha mikro dan kecil.
Advertisement
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sumsel, Amiruddin, memberikan gambaran progres. Dari total 3.258 desa/kelurahan di provinsi ini, banyak yang sudah memiliki koperasi. Hingga kini, lebih dari 2.500 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih telah terbentuk.
Koperasi-koperasi tersebut juga telah berbadan hukum. Ini menunjukkan legalitas dan keseriusan dalam pengelolaannya. Upaya ini merupakan bagian dari program besar pemerintah daerah.
Beberapa wilayah bahkan telah mencapai 100 persen penyelesaian pembentukan koperasi. Ini termasuk Kabupaten Lahat, Musi Rawas, dan Pematang Abab Lematang Ilir (PALI). Kota Pagaralam juga termasuk dalam daftar ini.
Advertisement
Pencapaian ini menunjukkan antusiasme dan dukungan yang kuat. Baik dari pemerintah maupun masyarakat setempat. Ini penting untuk keberlanjutan program ekonomi kerakyatan.
Sumber: AntaraNews