LAN Resmi Kukuhkan INAKI, Siapkan Strategi Penguatan Peran Analis Kebijakan
Sebagai organisasi profesi yang baru, INAKI berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan LAN sebagai mitra strategis guna memperkuat kebijakan.
Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN), Muhammad Taufiq secara resmi melantik Dewan Pengurus Pusat Ikatan Nasional Analis Kebijakan (INAKI) sebagai wadah baru bagi para pemangku jabatan fungsional Analis Kebijakan (AK) di seluruh Indonesia.
Pelantikan ini menjadi langkah awal bagi INAKI untuk memperkuat konsensus dalam menghadapi dinamika organisasi serta mewadahi seluruh AK di Tanah Air.
Muhammad Taufiq mengungkapkan beberapa poin penting yang perlu segera dilaksanakan oleh INAKI ke depannya. Pertama, mengenai konsolidasi internal, INAKI harus proaktif dalam merangkul seluruh Analis Kebijakan agar mau bergabung dan berpartisipasi dalam organisasi.
Konsolidasi ini juga harus disertai dengan perbaikan administrasi organisasi yang lebih transparan dan akuntabel, serta penerapan mekanisme pengelolaan yang baik.
"Kedua, INAKI perlu melakukan koordinasi secara eksternal untuk memperkuat peran strategis analis kebijakan di seluruh Indonesia. Jumlah analis kebijakan saat ini menduduki posisi kedua sebagai jabatan fungsional terbanyak setelah jabatan fungsional guru. Selain itu, jabatan ini juga tergolong unik karena dapat ditempatkan di berbagai bidang yang berkaitan dengan perumusan kebijakan, mulai dari tingkat daerah hingga instansi pusat. Oleh karena itu, INAKI harus mampu mendorong peran AK yang kuat di berbagai bidang ini,” jelasnya.
Proses dalam Penyusunan Kebijakan
Muhammad Taufiq menjelaskan bahwa Lembaga Administrasi Negara (LAN) sebagai instansi yang membina Jabatan Analis Kebijakan, berkomitmen untuk mendorong keterlibatan Analis Kebijakan (AK) di seluruh instansi pemerintah dalam proses pengukuran Indeks Kualitas Kebijakan (IKK). Langkah ini merupakan upaya untuk memprofessionalitasikan perumusan kebijakan di sektor publik.
"Harapannya, INAKI menjadi organisasi yang terdepan dalam menyikapi dinamika dan perubahan di era digital melalui program-program 'upskilling dan reskilling' bagi pemangku analis kebijakan dalam meningkatkan kompetensi baru dan kekinian untuk menjawab tantangan digital. Selain itu, sebagai organisasi baru, INAKI harus dapat menjadi wadah yang solid dalam memajukan profesi AK serta berkontribusi nyata dalam pembangunan nasional. Dengan semangat kebersamaan dan pelayanan, INAKI siap menjadi garda terdepan dalam mendorong perubahan dan peningkatan kapasitas Analis Kebijakan di Indonesia," katanya.
Di sisi lain, Drs. Imam Gunarto, M.Hum, Ketua Umum INAKI yang baru saja dikukuhkan, menyampaikan rasa terima kasih kepada LAN sebagai instansi pembina jabatan fungsional Analis Kebijakan. LAN telah berperan penting dalam mengawal proses transisi organisasi profesi AK ini, yang pada akhirnya mengarah pada penerbitan Akta Pendirian INAKI oleh Kementerian Hukum pada 25 Juni 2025.
Sebagai organisasi profesi yang baru, INAKI berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan LAN sebagai mitra strategis guna memperkuat peran AK dalam meningkatkan kualitas kebijakan di Indonesia.
Tiga Program INAKI
Gunarto menjelaskan mengenai tiga program kerja yang akan dilaksanakan oleh INAKI. Pertama, fokus pada penguatan organisasi dan keanggotaan dengan membentuk kepengurusan di tingkat wilayah, daerah, serta kementerian/lembaga. Targetnya adalah menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) INAKI pada tahun depan.
"Kedua, INAKI akan melaksanakan sosialisasi, komunikasi, dan advokasi. Terakhir, kami akan membantu LAN sebagai instansi pembina AK dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme AK melalui berbagai kegiatan seperti pelatihan, workshop, pendampingan karir, focus group discussion, kerjasama kepakaran, dan lain-lain," ungkapnya.
Dia juga berharap bahwa dengan adanya organisasi dan kepengurusan yang baru ini, akan ada dampak yang nyata bagi kemajuan bangsa melalui kebijakan yang berkualitas.
Berikut adalah jajaran dewan pengurus INAKI:
- Drs. Imam Gunarto, M.Hum - Ketua Umum INAKI
- Ir. Bima Haria Wibisana, MSIS Ph.D - Wakil Ketua Umum I
- Dr. Irhama Hayati, S.Si., Apt., M.T.I - Wakil Ketua Umum II
- Amrih Wigiati, S.Sos., MM - Sekretaris Jenderal
- Zulfikar, ST., M.K.K.K - Wakil Sekretaris Jenderal
- Helena Fatma Saragih Sitio, SH., M.H., PA - Bendahara Umum
- Nurul Hasani, S.ST., SH., M.Si - Wakil Bendahara Umum