Kolaborasi BUMN Kuatkan Ekosistem Musik RI, Bintang Muda Lokananta Volume 2 Segera Digelar
Program ini memberikan pendampingan, fasilitas, serta akses profesional bagi musisi muda dalam mengembangkan karier dan karya orisinal mereka.
Lokananta Records bersama PT Danareksa (Persero) (Danareksa) dan anggota Holding BUMN Danareksa, PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) bakal menggelar Bintang Muda Lokananta (BML) Vol.2, program pencarian bakat musik nasional yang membuka ruang bagi musisi muda Indonesia untuk berkembang dan menunjukkan talenta mereka.
Melanjutkan edisi pertama, BML Vol.2 menjadi langkah nyata kolaborasi BUMN dalam menguatkan ekosistem musik independen dan menumbuhkan talenta baru.
Corporate Secretary & CSR Holding BUMN Danareksa, Agus Widjaja mengatakan, Indonesia memiliki banyak potensi musisi dari berbagai daerah, namun banyak di antaranya belum memiliki akses dan fasilitas pendukung yang memadai.
Dia mengatakan, langkah ini untuk memperkuat ekosistem musik independen yang berkelanjutan. Program ini memberikan pendampingan, fasilitas, serta akses profesional bagi musisi muda dalam mengembangkan karier dan karya orisinal mereka.
"Salah satu tantangan industri musik adalah menemukan dan mengembangkan talenta muda dalam ekosistem yang inklusif dan berkelanjutan. Berbeda dari ajang pencarian bakat lain, BML memiliki keunikan karena setiap peserta membawakan lagu orisinal, menegaskan komitmennya melahirkan generasi baru pencipta karya musik autentik," katanya dikutip di Jakarta, Minggu (2/11.
Sejalan dengan visisebagai Holding BUMN transformasi, Danareksa katanya juga mendukung penuh BML karena memberikan kesempatan bagi talenta muda agar memiliki jalur untuk mengembangkan karyanya. BML diharapkan dapat kembali memperkuat posisi Lokananta sebagai pusat ekonomi kreatif dan destinasi cagar budaya musik Indonesia yang mempertemukan insan kreatif untuk mendorong kolaborasi serta menumbuhkan ekosistem musik independen.
Tahapan Inkubasi Bintang Muda Lokananta Volume 2
Program Bintang Muda Lokananta Vol. 2 disusun dalam tujuh tahapan inkubasi: seleksi daring (dibuka pada 29 Oktober 2025 dan berlangsung hingga Desember 2025), audisi luring (Januari–Februari 2026), lokakarya (April 2026), produksi (April–Mei 2026), rilis dan showcase (Juni 2026), serta tur promo lintas kota (Juli 2026). Dengan pendekatan ini, BML Vol. 2 bukan hanya kompetisi pencarian bakat, melainkan juga wadah pembekalan profesional serta pembentukan terpadu musisi masa depan.
"Harapannya Lokananta sebagai creative & commercial hub terus menjadi ruang pendidikan bagi musisi, seniman, UMKM dan Masyarakat yang lebih luas. Dampak sosial ini dibuktikan dengan skor pengukuran SROI yang mencapai 7,13 di mana 1 rupiah yang diinvestasikan mampu memberikan social value senilai Rp7,13 bagi 2,384 penerima manfaat (Musisi, mentor, juri, vendor, penonton, tenant)," ujar Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan dan TJSL dari PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA), Swasti Kartikaningtyas.
Direktur PT Ruang Riang Lokananta, pengelola Lokananta Records, Wendi Putranto menjelaskan, BML Vol.2 dirancang lebih komprehensif dibandingkan tahun pertama, dengan fokus pada proses inkubasi dan penguatan kapasitas para peserta.
"Kami ingin memastikan setiap talenta tidak hanya dikenal lewat karya, tetapi juga siap menghadapi tantangan industri musik digital saat ini. Terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya untuk PT PPA dan Danareksa atas dukungan penuhnya di edisi kedua kali ini bagi program Bintang Muda Lokananta,” jelas Wendi Putranto, Direktur PT Ruang Riang Lokananta, pengelola Lokananta Records.
Terbuka untuk Solois Maupun Band
Program ini terbuka untuk solois maupun grup/band dari seluruh Indonesia. Peserta cukup mengisi form dan mengunggah video penampilan live melalui situs resmi Lokananta. Setelah melalui seleksi daring dan audisi luring, peserta terpilih akan mengikuti rangkaian lokakarya profesi, produksi rekaman di studio legendaris Lokananta, hingga tampil di album release party dan melakukan tur promosi ke beberapa kota di Indonesia.
Sejak kebangkitannya pada 2022, Lokananta Records telah bertransformasi dari pabrik piringan hitam dan label rekaman milik negara menjadi destinasi cagar budaya musik sekaligus creative hub nasional. Lokananta Records dikembangkan untuk menjadi rumah kreatif bagi seniman, kreator konten dan musisi muda untuk belajar, berkolaborasi, serta menghasilkan karya orisinal.
Melalui BML Vol.2, Lokananta kembali mengukuhkan perannya sebagai katalis regenerasi musik Indonesia dengan menghadirkan ruang baru yang bukan sekadar panggung, tetapi juga ekosistem pembelajaran, produksi, dan distribusi karya.