Gubernur Bobby Nasution Dorong Integrasi Kawasan Industri Sumut dengan Pelabuhan
Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menekankan pentingnya Integrasi Kawasan Industri Sumut dengan pelabuhan utama untuk meningkatkan efisiensi logistik dan daya saing. Simak detail strateginya!
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution mengutarakan keinginannya untuk mengintegrasikan kawasan industri di wilayahnya dengan pelabuhan-pelabuhan utama. Inisiatif ini bertujuan untuk menciptakan jalur transportasi yang efisien dan memperkuat posisi Sumut sebagai pusat ekonomi.
Integrasi yang diusulkan mencakup Kawasan Industri Medan (KIM) dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei dengan Pelabuhan Kualatanjung serta Pelabuhan Belawan. Langkah strategis ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi regional dan nasional.
Pernyataan tersebut disampaikan Bobby Nasution usai menerima jajaran direksi PT Danareksa (Persero) di Aula Tengku Rizal Nurdin Medan, Sumut, pada Kamis, 22 Januari 2026. Pertemuan ini membahas penguatan sektor industri, efisiensi logistik, dan pengelolaan sumber daya air di kawasan industri Sumut.
Strategi Penguatan Sektor Industri dan Logistik
Gubernur Bobby Nasution secara aktif membahas berbagai aspek untuk memperkuat sektor industri di Sumatera Utara. Fokus utama pembicaraan meliputi peningkatan efisiensi logistik serta pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan di kawasan industri.
Pihaknya juga mengusulkan sistem yang memberikan kemudahan otomatis bagi produk-produk dari kawasan ekonomi hingga ke luar negeri. Hal ini bertujuan untuk menghindari pengenaan pajak baru yang dapat memberatkan pelaku usaha setelah produk keluar dari area kawasan industri.
Selain itu, Bobby Nasution mengusulkan pembagian fungsi yang jelas antara Pelabuhan Belawan dan Pelabuhan Kualatanjung. Pembagian peran ini diharapkan dapat membuat kedua pelabuhan saling mendukung dan beroperasi secara optimal, tanpa saling mematikan.
Sumatera Utara memiliki keunggulan geografis yang strategis karena kedekatannya dengan pasar internasional. Potensi ini harus dimaksimalkan agar Sumut tidak kalah bersaing dengan kawasan industri lain di luar provinsi.
Peran Strategis Danareksa dalam Pengembangan Kawasan Industri
Bobby Nasution melihat PT Danareksa (Persero) sebagai mitra strategis yang potensial bagi pemerintah daerah. Kemitraan ini diharapkan dapat mendukung para petani dan pelaku usaha lokal di Sumut, sehingga mereka mampu berkontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Target pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 8 persen diharapkan dapat dicapai, dengan menjadikan Sumut sebagai pusat industri terpadu di gerbang barat Indonesia. Kolaborasi dengan Danareksa menjadi salah satu kunci untuk merealisasikan visi ini.
Direktur Utama Danareksa, Yadi Jaya Ruchandi, menegaskan kesiapan perusahaannya untuk mendukung penuh pengembangan kawasan industri di Sumatera Utara. Danareksa berkomitmen untuk berkontribusi dalam optimalisasi pengelolaan kawasan industri.
Saat ini, Danareksa tengah mengajukan proses pengelolaan sejumlah kawasan industri agar dapat berjalan lebih optimal di bawah manajemen mereka. Perusahaan juga telah melakukan investasi di Sumut dan tengah melirik pengembangan di Tanjung Kasau untuk memperluas jangkauan kawasan industri.
Sumber: AntaraNews