Kisah Inspiratif: Wisudawan UI Bisnis Kopi Sejak Kuliah, Kini Punya 6 Cabang dan 33 Karyawan!
Dua wisudawan UI bisnis kopi, Firdausi Del Izzat Gazera dan Anas Taufiqurahman Fatah, berhasil mengembangkan usaha Tens Coffee hingga enam cabang. Bagaimana mereka memulainya?
Depok, 14 September – Dua wisudawan Universitas Indonesia (UI) dari Program Studi Bisnis Kreatif Vokasi UI, Firdausi Del Izzat Gazera dan Anas Taufiqurahman Fatah, telah membuktikan bahwa semangat wirausaha bisa dipupuk sejak bangku kuliah.
Mereka sukses merintis dan mengembangkan usaha kopi serta es krim bernama Tens Coffee, yang kini telah memiliki enam cabang dan mempekerjakan total 33 karyawan. Perjalanan bisnis ini dimulai dari sebuah ruang kosong di kantin kampus, berkat inspirasi dari program orientasi kewirausahaan Founders Camp UI.
Kisah sukses ini menjadi sorotan, menunjukkan bagaimana teori yang didapat di perkuliahan dapat diimplementasikan langsung menjadi praktik bisnis yang nyata. Gazera dan Anas tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja dan berkontribusi pada ekonomi kreatif.
Awal Mula Inspirasi dan Perjalanan Bisnis
Firdausi Del Izzat Gazera, salah satu pendiri Tens Coffee, mengungkapkan bahwa Founders Camp UI menjadi titik tolak inspirasi mereka. Program ini memperkenalkan cara membangun bisnis dari nol, memberikan landasan teori yang kuat.
“Dari Founders Camp saya banyak belajar teori, tetapi justru praktik langsung yang membuat semuanya terasa nyata. Itu yang mendorong saya berani mulai,” ujar Gazera, menjelaskan motivasi awalnya.
Awalnya, Gazera dan Anas hanya memanfaatkan satu ruang kosong di kantin kampus untuk berjualan, sebuah langkah sederhana yang kemudian berkembang pesat. Dari pengalaman tersebut, mereka belajar pentingnya membangun branding yang akrab dengan mahasiswa, menjaga kualitas produk, serta melibatkan komunitas.
Dukungan Kampus dan Pembagian Peran yang Efektif
Perjalanan Gazera dan Anas dalam mengembangkan Tens Coffee tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Kepala Program Studi saat itu, Deni Danial Kesa, serta dosen Bisnis Kreatif UI, Fia Fridayanti Adam, memberikan dukungan penuh dalam pengembangan bisnis mereka.
Selain itu, publikasi melalui laman resmi Vokasi UI dan liputan media eksternal turut memberikan eksposur luas. Hal ini tidak hanya menguntungkan usaha mereka, tetapi juga menunjukkan peran aktif kampus dalam menumbuhkan wirausaha muda di kalangan mahasiswa.
Dalam menjalankan bisnis, kedua wisudawan UI bisnis kopi ini membagi peran dengan jelas untuk menjaga stabilitas dan pertumbuhan. Gazera bertanggung jawab penuh pada operasional harian, memastikan semua berjalan lancar.
Sementara itu, Anas fokus pada strategi marketing dan branding, menciptakan kampanye yang kreatif dan efektif. Pembagian tugas yang rapi ini memungkinkan bisnis mereka berkembang dengan operasional yang terstruktur dan pemasaran yang inovatif.
Komitmen Studi dan Implementasi Riset dalam Bisnis
Meskipun sibuk mengurus bisnis yang terus berkembang, Gazera dan Anas tetap memegang teguh komitmen untuk menyelesaikan studi mereka. Prioritas utama mereka adalah kuliah dan tugas-tugas akademik.
“Prioritas kami tetap kuliah. Kalau ada deadline, tugas harus selesai dulu, baru setelah itu mengurus bisnis,” kata Gazera, menegaskan dedikasi mereka terhadap pendidikan.
Komitmen ini juga tercermin dalam tugas akhir Gazera yang berjudul “Preferensi dan Kualitas Content Marketing sebagai Faktor Pendorong User-Generated Content (UGC): Studi Kasus Strategi Viral Tens Coffee di Media Sosial”. Penelitian ini, yang dilanjutkan dengan survei, kini menjadi rujukan langsung dalam strategi pemasaran Tens Coffee, khususnya dalam mengoptimalkan peran UGC.
Dengan demikian, hasil penelitian akademik mereka tidak hanya berhenti di meja kampus, tetapi langsung terimplementasi dalam praktik bisnis. Ini menunjukkan sinergi antara dunia akademis dan praktis yang sangat efektif.
Visi Masa Depan dan Filosofi Kewirausahaan
Setelah resmi menyandang gelar Sarjana Terapan Bisnis, Gazera dan Anas berkomitmen untuk terus mengembangkan usaha kopi mereka agar menjangkau pasar yang lebih luas. Mereka berharap dapat membuka lebih banyak cabang, terus bertumbuh, dan memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan setia yang mereka sebut TemanTens.
Anas Taufiqurahman Fatah berpendapat bahwa bisnis bukan hanya sebatas ilmu di bangku kuliah, melainkan praktik yang harus dijalani secara konsisten. Filosofi ini menjadi kunci keberhasilan mereka.
“Yang terpenting adalah bagaimana caranya mulai, lalu konsisten. Dengan cara itu, belajar bisnis dapat menajamkan mental mahasiswa untuk menjadi entrepreneur,” katanya. Kisah Gazera dan Anas menambah daftar panjang lulusan UI yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkontribusi nyata di masyarakat melalui inovasi dan kewirausahaan.
Sumber: AntaraNews