Kemenhan Masih Proses Pembelian 24 Jet Tempur F-15EX dari AS, Simak Spesifikasi dan Kecanggihannya
Frega juga menjelaskan bahwa pengadaan F-15EX diperkirakan akan memakan waktu sekitar 6-7 tahun, dan hingga saat ini, belum ada kontrak resmi.
Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menegaskan bahwa proses pembelian 24 jet tempur Boeing F-15EX dari Amerika Serikat (AS) masih berlangsung.
"Kementerian Pertahanan sudah melakukan pengkajian dan juga sudah merekomendasikan, namun kembali lagi nanti keputusan itu ada di pemerintah pusat dan juga Kementerian Keuangan," ungkap Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemenhan, Brigjen TNI Frega Ferdinand Wenas Inkiriwang, seperti yang dikutip dari Antara pada Jumat (18/4).
Frega juga menjelaskan bahwa pengadaan F-15EX diperkirakan akan memakan waktu sekitar 6-7 tahun, dan hingga saat ini, belum ada kontrak resmi yang ditandatangani.
"Kami belum ada keterikatan untuk membeli, dan tentunya dengan kondisi yang ada saat ini, proses masih berjalan. Walaupun kalau dilihat dari pemberitaan, itu sempat ada juga penandatangan MoU (nota kesepahaman)," tambahnya.
Sebagai informasi, pada tahun 2023, Prabowo Subianto yang saat itu menjabat sebagai Menteri Pertahanan telah menandatangani nota kesepahaman mengenai komitmen pembelian 24 unit F-15EX di The Boeing Company, St. Louis, Missouri, AS. F-15EX sendiri merupakan pesawat tempur generasi 4.5 dengan teknologi yang sangat modern.
Buatan Boeing
Pesawat tempur F-15EX yang diproduksi oleh Boeing ini merupakan varian terbaru dari keluarga pesawat F-15. Pesawat ini memiliki keunggulan dalam hal daya angkut yang mampu membawa hingga 29.500 pound (sekitar 13.380 kilogram) muatan.
"Ini membuatnya mampu membawa lebih banyak senjata dibandingkan pesawat tempur generasi sebelumnya," demikian penjelasan dari Kementerian Pertahanan.
Selain itu, F-15EX juga dikenal memiliki kinerja mesin yang sangat tinggi serta dilengkapi dengan teknologi modern yang memberikan kecepatan dan kelincahan lebih saat terbang.
"Struktur pesawat F-15EX dipastikan kuat dengan desain yang memungkinkan umur layanan hingga 20.000 jam terbang. Hal ini memberikan keunggulan dalam daya tahan dan rentang operasional yang panjang," ungkap Kemhan.
Kementerian Pertahanan meyakini bahwa secara keseluruhan, keunggulan ini menjadikan F-15EX sebagai salah satu pesawat tempur yang paling canggih dan serbaguna di dunia saat ini.
Berikut Ulasan Fitur Kecanggihan F-15EX:
- Sistem Avionik Canggih: F-15EX dilengkapi dengan radar mutakhir dan sistem avionik lainnya yang memungkinkan pesawat untuk mendeteksi serta melacak target secara akurat. Dengan teknologi ini, kemampuan pesawat dalam menjalankan misi menjadi lebih efektif.
- Kemampuan Survivabilitas: Pesawat ini memiliki sistem perlindungan elektronik yang canggih, termasuk perangkat perang elektronik, untuk meningkatkan daya tahan di medan perang. Dengan fitur ini, F-15EX dapat lebih baik dalam menghadapi ancaman yang ada.
- Integrasi Senjata: F-15EX dirancang untuk dapat membawa berbagai jenis senjata, mulai dari rudal udara-ke-udara hingga bom dan senjata khusus lainnya. Hal ini memberikan fleksibilitas dalam menjalankan berbagai misi tempur.
- Kemudahan dalam Pemeliharaan: Salah satu fokus utama dalam desain F-15EX adalah untuk mengurangi biaya operasional dan pemeliharaan. Dengan demikian, pesawat ini dapat memperpanjang interval antara sesi perawatan, yang sangat menguntungkan bagi angkatan udara.
- Kemampuan Multi-Misi: F-15EX dapat digunakan dalam berbagai jenis misi, mulai dari menjaga superioritas udara hingga melakukan serangan darat dan operasi maritim. Kemampuan ini menjadikannya sebagai pesawat tempur yang serbaguna.
- Konektivitas dengan Sistem Lain: Pesawat ini dirancang untuk berkomunikasi dan beroperasi secara efisien dalam jaringan pertempuran yang lebih luas. Dengan kemampuan ini, F-15EX dapat berkolaborasi dengan sistem lain seperti satelit, UAV, dan pesawat tempur lainnya, meningkatkan efektivitas operasi secara keseluruhan.