Jamin Kelancaran Mudik Lebaran 2026, Gubernur Jambi Siagakan 193 SPBU dengan Tambahan Pasokan BBM
Gubernur Jambi Al Haris memastikan 193 SPBU di seluruh wilayah Jambi disiagakan dengan tambahan pasokan BBM untuk kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026, menjamin ketersediaan bahan bakar bagi pemudik.
Gubernur Jambi Al Haris memastikan sebanyak 193 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di seluruh wilayah Jambi telah disiagakan dengan tambahan pasokan, guna mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026. Pemenuhan kebutuhan bahan bakar bagi pemudik yang melintas di wilayah tersebut menjadi prioritas pemerintah provinsi. Langkah ini diambil setelah koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait.
Pemerintah Provinsi Jambi berkomitmen penuh agar masyarakat dapat pulang kampung dengan tenang dan senang, tanpa khawatir akan kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di perjalanan. Perencanaan distribusi BBM dilakukan secara matang untuk menjamin pasokan yang cukup. Rapat teknis lanjutan mengenai rincian tambahan pasokan akan digelar pada Senin (9/3).
Selain fokus pada ketersediaan BBM, perhatian juga diberikan pada kondisi infrastruktur jalan. Gubernur Al Haris mendorong Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) untuk segera menindaklanjuti perbaikan ruas jalan nasional yang rawan kecelakaan. Hal ini penting demi keselamatan dan kenyamanan para pemudik yang melintasi Jambi.
Kesiapan SPBU dan Jaminan Pasokan BBM di Jambi
Gubernur Jambi Al Haris menegaskan bahwa 193 SPBU di seluruh provinsi Jambi telah disiagakan untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar selama periode mudik Lebaran 2026. Langkah strategis ini merupakan hasil koordinasi erat antara Pemerintah Provinsi Jambi, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jambi, dan Pertamina. Tujuannya adalah memastikan tidak ada kendala pasokan BBM bagi pemudik yang melintas di Jambi.
Pemenuhan kebutuhan bahan bakar bagi pemudik menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Al Haris menjamin bahwa ketersediaan BBM akan mencukupi seluruh kebutuhan pemudik, baik saat arus mudik maupun arus balik Lebaran 2026. Komitmen ini bertujuan agar masyarakat dapat merayakan Idulfitri di kampung halaman dengan perasaan tenang dan nyaman.
Untuk membahas detail lebih lanjut mengenai jumlah tambahan pasokan, rapat teknis lanjutan dijadwalkan pada Senin (9/3). Selain itu, koordinasi juga telah dilakukan dengan Polda Jambi guna memastikan pengamanan distribusi BBM dan kelancaran lalu lintas di jalur mudik. Pemerintah Provinsi Jambi berupaya keras agar perencanaan distribusi BBM berjalan matang dan efektif.
Kondisi Jalan Nasional dan Upaya Perbaikan di Jambi
Selain memastikan ketersediaan BBM, Pemerintah Provinsi Jambi juga menyoroti kondisi infrastruktur jalan. Gubernur Al Haris mengidentifikasi beberapa ruas jalan nasional yang memerlukan penanganan segera dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN). Titik-titik ini dianggap rawan kecelakaan dan berpotensi mengganggu kelancaran arus lalu lintas selama periode mudik.
Gubernur mendorong BPJN untuk segera mengambil langkah penimbunan atau perbaikan pada lubang-lubang jalan yang berpotensi menimbulkan kecelakaan. Harapannya, perbaikan ini dapat diselesaikan sebelum puncak arus mudik Lebaran 2026. Keselamatan pemudik menjadi perhatian utama dalam upaya perbaikan infrastruktur ini.
Sebelumnya, Kepala BPJN Jambi, Dedy Hariadi, telah menyatakan bahwa kondisi kemantapan jalan di wilayah Jambi secara umum cukup baik, mencapai 91,3 persen. Dari total panjang jalan 1.318 kilometer, sekitar 1.205 kilometer berada dalam kondisi mantap. Berikut adalah rincian kondisi kemantapan jalan di Jambi:
- Kondisi baik: 550,6 km (41,7%)
- Kondisi sedang: 654,3 km (49,6%)
- Rusak ringan: 99,9 km (7,5%)
- Rusak berat: 14 km (1,07%)
Sumber: AntaraNews