Ini Daftar 8 Ruas Tol Diskon 20% Saat Libur Tahun Baru 2026
Beberapa ruas tol akan memberikan potongan harga sebesar 20% sebagai promo untuk liburan Tahun Baru 2026.
PT Jasa Marga (Persero) Tbk akan memberikan diskon tarif tol sebesar 20 persen pada Rabu, 31 Desember 2025, di delapan ruas tol yang dikelola oleh perusahaan. Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A Purwantono, menyatakan harapannya agar masyarakat dapat memanfaatkan diskon ini dengan baik, terutama bagi mereka yang berencana melakukan perjalanan selama libur panjang akhir tahun untuk merayakan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
"Kami ingin mengingatkan masyarakat bahwa diskon tarif tol sebesar 20 persen akan kembali diberlakukan besok, 31 Desember 2025. Pemberlakuan ini merupakan lanjutan dari program stimulus yang sebelumnya telah diterapkan pada 22 dan 23 Desember 2025 di ruas tol Trans Jawa dan Trans Sumatra," ujarnya, Rabu (31/12/2025).
Diskon tarif tol ini akan berlaku selama tiga hari, yaitu pada 22, 23, dan 31 Desember 2025, untuk ruas Trans Jawa dan Trans Sumatra. Sementara itu, untuk Jalan Tol Manado--Bitung, diskon tarif akan diberlakukan lebih lama, yaitu selama 20 hari, mulai dari 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026. Stimulus ini mencakup delapan ruas tol strategis di Trans Jawa, Trans Sumatra, dan Sulawesi, termasuk Jalan Tol Jakarta--Cikampek, Jalan Layang MBZ, dan Jalan Tol Palimanan--Kanci.
"Diskon tarif tol ini berlaku untuk kedua arah perjalanan bagi semua golongan kendaraan untuk pengguna jalan yang melakukan perjalanan menerus dengan menggunakan kartu tol elektronik," kata Rivan.
526 Ribu Kendaraan Telah Kembali ke Jabotabek
Jasa Marga melaporkan bahwa pada H+2 hingga H+4 Natal 2025, terdapat 526.474 kendaraan yang kembali ke wilayah Jabotabek. Angka ini tercatat selama periode 27 hingga 30 Desember 2025 hingga pukul 06.00 WIB, dan menunjukkan peningkatan sebesar 13,85 persen dibandingkan lalu lintas normal yang mencapai 462.412 kendaraan. Data tersebut merupakan akumulasi arus lalu lintas dari empat gerbang tol utama, yaitu GT Cikupa (dari arah Merak), GT Ciawi (dari arah Puncak), GT Cikampek Utama (dari arah Trans Jawa), dan GT Kalihurip Utama (dari arah Bandung).
Distribusi kendaraan yang kembali ke Jabotabek menunjukkan bahwa mayoritas berasal dari arah timur, dengan total 260.137 kendaraan atau 49,4 persen. Sementara itu, 138.818 kendaraan (26,4 persen) datang dari arah barat (Merak) dan 127.519 kendaraan (24,2 persen) dari arah selatan (Puncak). Hal ini mencerminkan pola pergerakan lalu lintas yang signifikan pada periode tersebut, menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat setelah perayaan Natal.
Rincian Lalu Lintas Tol
1. Arah Timur (Trans Jawa dan Bandung)
Lalu lintas kembali ke Jabotabek dari arah Trans Jawa melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama di Jalan Tol Jakarta-Cikampek tercatat sebanyak 126.508 kendaraan, mengalami peningkatan sebesar 35,41 persen dibandingkan dengan lalu lintas normal. Selain itu, lalu lintas dari arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama di Jalan Tol Cipularang mencapai 133.629 kendaraan, meningkat sebesar 25,15 persen dari kondisi normal. Secara keseluruhan, total kendaraan yang kembali ke Jabotabek dari arah Trans Jawa dan Bandung melalui kedua GT tersebut adalah 260.137 kendaraan, yang menunjukkan peningkatan sebesar 29,94 persen dari lalu lintas normal.
2. Arah Barat (Merak)
Adapun lalin kembali ke Jabotabek dari arah Merak melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak adalah sebesar 138.818 kendaraan, lebih rendah 1,06 persen dari lalin normal.
3. Arah Selatan (Puncak)
Sementara itu, jumlah kendaraan yang kembali ke Jabotabek dari arah Puncak melalui GT Ciawi di Jalan Tol Jagorawi mencapai 127.519 kendaraan, dengan peningkatan sebesar 4,61 persen dibandingkan dengan lalu lintas normal. Jasa Marga juga mencatat adanya pergerakan masyarakat yang meninggalkan Jabotabek pada H-7 hingga H+4, yaitu dari Kamis, 18 Desember 2025 pukul 06.00 WIB hingga Selasa, 30 Desember 2025 pukul 06.00 WIB, selama libur Hari Raya Natal 2025. Total kendaraan yang tercatat selama periode tersebut adalah sebanyak 2.032.507, meningkat 14,17 persen dari lalu lintas normal yang mencapai 1.780.309 kendaraan.