Hotel Singkawang Penuh Jelang Cap Go Meh 2026, Wisatawan Diimbau Segera Pesan Akomodasi
Sejumlah hotel di Singkawang telah penuh dipesan jelang Festival Cap Go Meh 2026, menandakan lonjakan signifikan kunjungan wisatawan ke kota tersebut.
Kota Singkawang bersiap menyambut Festival Cap Go Meh 2026 dengan antusiasme tinggi dari wisatawan. Sejumlah hotel di kota berjuluk 'Kota Seribu Kelenteng' ini dilaporkan telah penuh dipesan, jauh sebelum puncak perayaan pada 3 Maret mendatang. Fenomena ini menunjukkan daya tarik kuat Festival Cap Go Meh sebagai agenda tahunan yang dikenal secara nasional.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Singkawang, Mokhlis, mengonfirmasi bahwa beberapa hotel utama sudah tidak lagi menerima pemesanan. Peningkatan okupansi hotel ini diperkirakan akan terus berlanjut seiring mendekatnya hari H perayaan. Hal ini menjadi indikator positif bagi pemulihan sektor pariwisata daerah.
Festival Cap Go Meh diprediksi akan kembali menarik lonjakan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, ke Singkawang. Dampak positifnya diharapkan terasa di berbagai sektor ekonomi lokal, mulai dari perhotelan, kuliner, hingga Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Dinas terkait mengimbau wisatawan untuk segera mengamankan akomodasi.
Antisipasi Lonjakan Wisatawan dan Dampak Ekonomi
Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Singkawang mencatat bahwa secara keseluruhan terdapat 47 hotel yang siap menampung kunjungan wisatawan selama perayaan Cap Go Meh. Namun, beberapa di antaranya sudah penuh dipesan, termasuk Swiss-Belinn Singkawang, Hotel Mahkota Singkawang, Hotel Sentosa Singkawang, Hotel Hongkong Inn Singkawang, Hotel Cyndhai Singkawang, Hotel City Room Singkawang, dan Bobo Inn Singkawang.
Meskipun masih ada hotel yang tersedia, tingkat hunian diperkirakan akan terus meningkat secara signifikan menjelang puncak perayaan. Festival Cap Go Meh merupakan momentum penting yang selalu berdampak pada peningkatan kunjungan wisatawan. Hal ini tentu memberikan efek positif bagi perputaran ekonomi masyarakat lokal.
Peningkatan tingkat hunian hotel ini menjadi indikator positif pemulihan dan pertumbuhan sektor pariwisata daerah. Ini juga memperkuat posisi Singkawang sebagai destinasi unggulan berbasis budaya dan toleransi di Kalimantan Barat. Kota Singkawang bahkan menargetkan satu juta kunjungan wisatawan selama Festival Cap Go Meh 2026.
Imbauan dan Ketersediaan Akomodasi bagi Pengunjung
Melihat tingginya minat wisatawan, Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Singkawang mengimbau agar para pengunjung yang berencana menghadiri Festival Cap Go Meh segera melakukan pemesanan kamar. Langkah ini penting untuk menghindari kehabisan tempat menginap selama periode festival.
Pihak dinas juga menambahkan bahwa mereka terus memantau data ketersediaan kamar hotel. Mereka siap membantu wisatawan dalam memperoleh informasi mengenai hotel yang masih memiliki kapasitas. Koordinasi ini bertujuan untuk memastikan kenyamanan dan kelancaran kunjungan wisatawan ke Singkawang.
Festival Cap Go Meh tidak hanya menawarkan pengalaman budaya yang kaya, tetapi juga menjadi pendorong ekonomi lokal. Oleh karena itu, perencanaan akomodasi yang matang sangat disarankan bagi setiap wisatawan. Ini demi pengalaman liburan yang optimal di Kota Singkawang.
Sumber: AntaraNews