Gekrafs Dorong Penyintas Banjir Manfaatkan Nagari Creative Hub untuk Pemulihan Ekonomi
Gekrafs mendorong penyintas banjir memanfaatkan Program Nagari Creative Hub di Sumatera Barat guna mempercepat pemulihan ekonomi lokal pascabencana.
Ketua Umum DPP Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs), Kawendra Lukistian, mengajak para penyintas banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Barat untuk memanfaatkan Program Nagari Creative Hub. Inisiatif ini digagas oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sebagai upaya pemulihan ekonomi pascabencana. Kolaborasi ini diharapkan dapat memberdayakan masyarakat terdampak melalui potensi ekonomi kreatif lokal.
Dorongan ini disampaikan Kawendra Lukistian saat perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-7 Gekrafs yang berlangsung di hunian sementara (huntara) Limau Manis, Kecamatan Pauh, Kota Padang. Acara tersebut menjadi momentum penting untuk menyuarakan dukungan terhadap pengembangan ekonomi kreatif di tengah tantangan pemulihan. Gekrafs berkomitmen untuk terus mendukung pelaku UMKM di seluruh Indonesia.
Program Nagari Creative Hub dirancang untuk merangkul seluruh potensi lokal daerah dan memberikan dukungan digital pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Tujuannya adalah memperkuat ekonomi lokal dengan memanfaatkan keberagaman potensi di setiap wilayah terdampak. Ini menjadi solusi konkret bagi para penyintas untuk bangkit dan menciptakan peluang baru.
Membangkitkan Ekonomi Kreatif Melalui Nagari Creative Hub
Kawendra Lukistian menekankan pentingnya kebersamaan dan kolaborasi dalam menghadapi dampak bencana. Ia menyatakan bahwa banyak hal positif dapat dicapai melalui sinergi, termasuk dengan Program Nagari Creative Hub. Program ini diharapkan dapat menjadi jembatan bagi para penyintas untuk kembali produktif.
Wakil Ketua Umum Gekrafs, Helvi Yuni Moraza, yang juga Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, turut memotivasi masyarakat. Beliau mengajak agar terus kreatif dan jeli menangkap berbagai peluang yang muncul pascabencana. Salah satu peluang besar tersebut adalah melalui Program Nagari Creative Hub yang inovatif.
Helvi Yuni Moraza optimistis bahwa pelaku ekonomi kreatif di Indonesia dapat segera pulih dan bangkit di tengah keterbatasan pascabencana. Dukungan dan ruang yang diberikan pemerintah sangat krusial untuk kemajuan ekonomi kreatif. Inisiatif ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memberdayakan masyarakat.
Dukungan Pemerintah untuk Pemulihan UMKM Pascabencana
Wakil Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah, Helvi Yuni Moraza, menyampaikan arahan tegas dari Presiden Prabowo Subianto. Presiden secara khusus meminta agar pemulihan UMKM di provinsi terdampak bencana menjadi perhatian utama. Kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi kunci dalam upaya pemulihan ini.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Kementerian Usaha Mikro Kecil dan Menengah segera membuka Klinik UMKM Bangkit. Klinik ini telah beroperasi di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat untuk memberikan pendampingan. Inisiatif ini bertujuan membantu pelaku UMKM yang terdampak bencana.
Helvi Yuni Moraza telah bertemu langsung dengan beberapa pelaku UMKM yang kehilangan alat produksi usahanya akibat bencana. Ia meminta mereka untuk segera melapor ke Klinik UMKM Bangkit. Klinik ini menyediakan bantuan dan solusi konkret bagi para pelaku usaha agar dapat memulai kembali aktivitas ekonominya.
Sumber: AntaraNews