DPRD Tangerang Tekankan Kebersihan Pasar Takjil, Prioritaskan Kenyamanan Pembeli
DPRD Kota Tangerang mendesak PT Tangerang Nusantara Global (TNG) untuk memastikan kebersihan pasar takjil demi kenyamanan pembeli. Anggota dewan menyoroti pentingnya penataan pedagang dan parkir agar tidak terkesan kumuh dan tetap menarik pengunjung.
Anggota DPRD Kota Tangerang, Yeni Kusumaningrum, menyoroti pentingnya kebersihan dan penataan di kawasan Pasar Lama, khususnya menjelang bulan Ramadan. Penekanan ini secara tegas ditujukan kepada PT Tangerang Nusantara Global (TNG) selaku pengelola area tersebut. Tujuannya adalah untuk memastikan kenyamanan dan keamanan maksimal bagi para pembeli takjil yang akan memadati lokasi ini.
Pasar Lama telah lama dikenal sebagai salah satu destinasi favorit warga Kota Tangerang untuk kegiatan ngabuburit dan berburu aneka kuliner. Keragaman pilihan makanan yang ditawarkan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Namun, Yeni menekankan bahwa kenyamanan dan rasa aman pengunjung harus tetap menjadi prioritas utama di tengah keramaian.
DPRD berharap pengelolaan yang lebih baik dan terstruktur dapat menjaga citra positif Pasar Lama sebagai ikon kota. Mereka menegaskan bahwa peningkatan jumlah pengunjung dan pedagang musiman tidak boleh mengurangi tingkat kenyamanan. Ini adalah langkah krusial untuk mempertahankan daya tarik lokasi tersebut sebagai pusat kuliner takjil.
Optimalisasi Penataan Pedagang dan Lahan Parkir
Yeni Kusumaningrum mendesak PT TNG agar lebih teliti dalam melakukan penataan dan pengembangan kawasan Pasar Lama. Aspek yang harus diperhatikan meliputi kebersihan lingkungan yang terjaga, keamanan bagi pengunjung, serta pengelolaan retribusi yang legal dan transparan. Selain itu, penataan lahan parkir juga menjadi fokus utama agar tertib dan tidak menimbulkan kemacetan.
Penataan pedagang sangatlah krusial untuk memastikan kawasan Pasar Lama tetap mudah dijangkau oleh pengunjung. Penting untuk menghindari kesan kumuh meskipun terjadi peningkatan jumlah pedagang musiman. Pasar Lama merupakan tujuan utama warga untuk berburu takjil dan citranya harus tetap terjaga dengan baik.
Kenyamanan pembeli takjil tidak hanya bergantung pada kualitas dan kelezatan makanan yang dijual. Lingkungan yang bersih, aman, dan tertata rapi akan secara signifikan meningkatkan pengalaman berbelanja. Hal ini akan mendorong lebih banyak warga untuk datang dan menikmati suasana Pasar Lama tanpa rasa khawatir.
Pengelolaan parkir yang efektif juga akan mengurangi potensi kemacetan dan ketidaknyamanan bagi pengendara. Dengan demikian, pengunjung dapat fokus menikmati waktu mereka mencari takjil. Ini merupakan bagian integral dari pelayanan prima yang diharapkan.
Mendorong Partisipasi Aktif Masyarakat dalam Pengawasan
Selain peran vital dari pengelola, partisipasi aktif masyarakat dalam pengawasan juga dinilai sangat penting oleh DPRD Kota Tangerang. Anggota dewan menyadari keterbatasan pengawasan yang tidak bisa dilakukan 24 jam penuh oleh satu pihak saja. Oleh karena itu, dukungan dan kontribusi dari publik sangat dibutuhkan untuk menjaga ketertiban.
DPRD mendorong penyediaan saluran pengaduan yang mudah diakses dan diketahui oleh masyarakat luas. Informasi mengenai nomor hotline dan media pengaduan harus disosialisasikan secara masif dan ditempatkan di lokasi strategis. Tujuannya adalah agar warga tidak sungkan untuk menyampaikan masukan, keluhan, maupun informasi penting lainnya.
Dengan adanya masukan langsung dari masyarakat, pengelola dapat segera menindaklanjuti permasalahan yang muncul di lapangan. Hal ini akan menciptakan sistem pengawasan yang lebih komprehensif, responsif, dan efektif. Kolaborasi yang erat antara pengelola dan masyarakat akan menghasilkan lingkungan pasar yang lebih bersih, aman, dan nyaman bagi semua.
Transparansi dalam pengelolaan dan respons terhadap keluhan masyarakat akan membangun kepercayaan. Kepercayaan ini penting untuk keberlanjutan dan reputasi Pasar Lama sebagai destinasi kuliner unggulan. Ini juga mencerminkan tata kelola yang baik.
Sumber: AntaraNews