Direksi dan Komisaris Citilink Syukuran Bareng Pilot, Persiapan 36 Pesawat Anyar Lepas Landas
Program pemulihan Citilink dimulai segera setelah manajemen baru dilantik dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 19 Juni 2025.
Menjelang selesainya program pemulihan 15 armada pesawat Citilink pada akhir tahun 2025, para direksi dan komisaris Citilink berkumpul bersama pilot dalam sebuah acara syukuran yang diadakan di Tangerang Selatan, Banten, pada Senin, (3/11).
Acara ini menjadi momen penting untuk memperkuat kerjasama antara manajemen dan pilot Citilink, yang berkomitmen untuk meningkatkan sinergi dalam rangka pengoperasian kembali seluruh armada pesawat.
Kapten Leonardus Gad Pascalis, selaku Ketua Asosiasi Pilot Citilink (APIC), menyatakan bahwa kegiatan ini mencerminkan semangat baru di dalam tubuh maskapai pelat hijau tersebut.
"Dengan motto baru kami #SiapGerak, acara ini melambangkan sinergi antara jajaran direksi, komisaris, dan para pilot Citilink, khususnya menjelang selesainya restorasi 15 armada pesawat Citilink pada akhir tahun ini," kata Kapten Leonardus.
Program restorasi Citilink dimulai setelah pengangkatan manajemen baru dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Citilink pada 19 Juni 2025.
Inisiatif ini sejalan dengan perhatian Pemerintahan Prabowo--Gibran terhadap upaya pemulihan Garuda Group. Dukungan tersebut diwujudkan melalui kucuran dana Shareholder's Loan sebesar Rp4,82 triliun dari Danantara, sebagai pemegang saham Garuda Group, pada Agustus 2025.
Dana tersebut digunakan untuk mempercepat proses pemulihan armada pesawat Citilink yang sebelumnya tidak beroperasi.
Sebelum program restorasi dimulai, Citilink hanya mengoperasikan 21 armada pesawat. Setelah restorasi selesai di akhir 2025, jumlah armada operasional akan meningkat menjadi 36 pesawat pada tahun 2026.
Simbol Kesiapan Pilot Citilink
Kapten Cessna Banggawira, yang mewakili pilot muda Citilink, menjelaskan bahwa acara syukuran ini merupakan wujud kesiapan para pilot dalam mendukung manajemen untuk membawa Citilink ke tingkat yang lebih tinggi.
"Kembalinya armada Citilink yang sebelumnya tidak beroperasi telah meningkatkan semangat para kapten baru yang telah menyelesaikan pelatihan mereka. Acara ini menjadi simbol kesiapan kami untuk mendukung manajemen Citilink dalam upaya membawa maskapai ini terbang lebih tinggi," tuturnya.
Kapten Cessna juga memberikan apresiasi terhadap kehadiran jajaran direksi dan komisaris di acara tersebut, yang ia sebut sebagai momen yang belum pernah terjadi sebelumnya.
"Ini adalah pertama kalinya jajaran direksi dan komisaris hadir untuk berinteraksi langsung dengan para karyawan. Kami sangat menghargai hubungan yang kini terjalin erat. Hal ini memberikan semangat dan optimisme bagi semua pihak yang terlibat di Citilink," tambahnya.
APIC meyakini bahwa sinergi yang semakin kuat antara manajemen, komisaris, dan pilot akan menjadi aset penting bagi Citilink dalam menghadapi berbagai tantangan di industri penerbangan serta memperkuat posisinya sebagai maskapai berbiaya hemat yang unggul di tingkat nasional.
Jajaran direksi dan komisaris yang hadir dalam acara ini terdiri dari Komisaris Utama Marsdya (Purn) Agustinus Gustaf Brugman, Direktur Utama Darsito Hendro Seputro, Direktur Operasi Kapten Arry Kalzaman, dan Direktur Keuangan Tengku Valmy Andali.