Garuda Indonesia dan Citilink Siapkan 1,9 Juta Kursi Arus Mudik dan Balik, Jamin Tidak Delay
Garuda Indonesia Group mengumumkan akan menyiapkan sekitar 1,9 juta kursi untuk melayani arus mudik dan balik Lebaran Idulfitri 2025.
Garuda Indonesia Group mengumumkan akan menyiapkan sekitar 1,9 juta kursi untuk melayani arus mudik dan balik Lebaran Idulfitri 2025. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan dengan kuota pada Lebaran tahun sebelumnya, yang mencapai 1,4 juta kursi.
Direktur Niaga Garuda Indonesia, Ade R Susardi, mengungkapkan dalam konferensi pers di Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (6/3), bahwa jumlah kursi yang disediakan pada tahun 2025 mencapai 1,9 juta kursi, dengan frekuensi penerbangan yang juga ditingkatkan menjadi 10.906 frekuensi.
“Untuk Garuda Indonesia, kami menyiapkan sekitar 1.027.000 kursi melalui 5.710 penerbangan, sementara Citilink menyediakan sekitar 902.820 kursi dengan 5.196 penerbangan,” jelas Ade.
Garuda Indonesia Group akan mengoperasikan 61 armada pesawat, sedangkan Citilink menyiapkan 34 armada. Armada tersebut terdiri dari 3 ATR, 74 Narrow Body, dan 18 Widebody.
Selain itu, Garuda Indonesia membuka posko angkutan Lebaran Idulfitri 2025 mulai 24 Maret hingga 7 April 2025. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 28 Maret 2025, sementara puncak arus balik akan berlangsung pada 6 April 2025.
Ade memastikan bahwa pihaknya telah mempersiapkan awak kabin dan petugas di lapangan untuk menyukseskan masa angkutan Lebaran tahun ini. Selain itu, Garuda Indonesia berupaya untuk memastikan pengaturan jadwal penerbangan agar menghindari keterlambatan dan memberikan kenyamanan bagi penumpang.
“Kami pastikan penerbangan pertama harus tepat waktu, karena jika penerbangan pertama tidak tepat waktu, akan mempengaruhi penerbangan berikutnya,” tambahnya.