Dinkes Mataram Perkuat Pengawasan Higienitas Dorong Kualitas Wisata Kuliner
Dinas Kesehatan Kota Mataram gencar memperkuat pengawasan higienitas untuk memastikan kualitas wisata kuliner di kota tersebut aman dan sehat bagi masyarakat serta wisatawan.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, secara aktif memperkuat pengawasan higienitas guna mendorong kualitas wisata kuliner yang aman dan sehat. Langkah strategis ini diambil untuk menjamin keamanan pangan bagi masyarakat lokal maupun wisatawan yang berkunjung ke kota tersebut. Penguatan pengawasan ini menjadi prioritas menyusul masih adanya keluhan terkait makanan yang tidak layak konsumsi di beberapa daerah.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram, dr. H. Emirald Isfihan, menegaskan komitmen pihaknya dalam memastikan setiap sajian kuliner di Mataram memenuhi standar kesehatan. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus mendukung sektor pariwisata yang menjadi salah satu andalan Kota Mataram. Dengan demikian, pengalaman kuliner di Mataram tidak hanya lezat, tetapi juga terjamin keamanannya.
Upaya pengawasan yang dilakukan Dinkes Mataram mencakup berbagai metode, mulai dari optimalisasi penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) hingga inspeksi langsung ke lapangan. Pendekatan komprehensif ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem kuliner yang bertanggung jawab dan berkualitas. Masyarakat juga diimbau untuk turut serta dalam pengawasan dengan melaporkan temuan indikasi usaha yang tidak higienis.
Optimalisasi Pengawasan untuk Higienitas Pangan
Dinkes Kota Mataram mengoptimalkan penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) melalui Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) sebagai salah satu pilar utama pengawasan. Proses ini memastikan bahwa setiap tempat usaha kuliner telah memenuhi standar kebersihan dan sanitasi yang ketat. SLHS bukan sekadar formalitas, melainkan jaminan nyata terhadap kualitas dan kebersihan produk kuliner yang disajikan kepada konsumen.
Sebagai inovasi terbaru, Dinkes Mataram juga memperkenalkan stiker khusus yang ditempel di pintu masuk tempat usaha yang telah lolos pemeriksaan IKL. Stiker ini berfungsi sebagai penanda visual bagi masyarakat, memungkinkan mereka untuk dengan mudah mengidentifikasi restoran atau tempat usaha yang telah memenuhi standar kesehatan dan keamanan pangan. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan kepercayaan publik terhadap tempat kuliner di Mataram.
Pengawasan yang dilakukan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga melibatkan inspeksi berkala dan langsung ke lokasi pelaku usaha. Tim Dinkes secara rutin memeriksa kondisi instalasi pengolahan air limbah, kebersihan dapur, dan aspek higienitas lainnya. Pendekatan proaktif ini memastikan bahwa standar kesehatan terus terjaga dan setiap potensi risiko dapat diidentifikasi serta ditangani sejak dini.
Menjamin Kepercayaan dan Mendukung Pariwisata Mataram
Aspek kesehatan dan higienitas menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap wisata kuliner Mataram. Dinkes Mataram bertekad agar sertifikat yang diterbitkan benar-benar mencerminkan kualitas dan kebersihan, bukan sekadar dokumen semata. Kepercayaan ini sangat vital tidak hanya bagi kesehatan konsumen, tetapi juga untuk mendukung pertumbuhan sektor pariwisata Kota Mataram secara keseluruhan.
Selain pengawasan aktif, Dinkes Mataram juga membuka ruang bagi laporan masyarakat untuk menindaklanjuti temuan indikasi usaha yang tidak higienis di lapangan. Partisipasi aktif dari masyarakat menjadi elemen penting dalam menciptakan lingkungan kuliner yang sehat dan aman. Mekanisme pelaporan ini memperkuat sistem pengawasan dan mendorong akuntabilitas pelaku usaha.
Dr. H. Emirald Isfihan berharap melalui berbagai upaya ini, pelaku usaha kuliner di Mataram semakin menyadari pentingnya menjaga standar sanitasi. Kesadaran ini akan menjadi nilai tambah yang signifikan dalam menarik konsumen dan meningkatkan daya saing wisata kuliner Mataram. Dengan demikian, Mataram dapat dikenal sebagai destinasi kuliner yang tidak hanya kaya rasa, tetapi juga terjamin kebersihannya.
Sumber: AntaraNews