Danau Terbesar di Bali Ini Bakal Punya Kapal Pesiar Hidrogen: Bangli Gaet Investasi Wisata Ramah Lingkungan di Danau Batur
Pemerintah Kabupaten Bangli, Bali, berhasil menarik Investasi Wisata Danau Batur untuk pengembangan kapal pesiar ramah lingkungan dan wahana pariwisata inovatif lainnya. Siap-siap menikmati Danau Batur dengan cara baru!
Pemerintah Kabupaten Bangli, Bali, baru-baru ini mengumumkan keberhasilan menarik investasi signifikan untuk pengembangan sektor pariwisata. Investasi ini difokuskan pada pengoperasian kapal pesiar bertenaga ramah lingkungan di Danau Batur, Kintamani. Langkah strategis ini diharapkan mampu meningkatkan daya tarik destinasi wisata ikonik tersebut.
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) telah dilakukan antara perusahaan daerah Bangli, PT Bukthi Mukthi Bakthi (BMB), dengan investor asing asal Korea Selatan, PT GMS Invest Internasional. Kerja sama ini menandai komitmen serius dalam mewujudkan pariwisata yang lebih berkelanjutan di wilayah Bangli. Proyek ini juga melibatkan Kanavi Mobility Co Ltd sebagai bagian dari konsorsium pelaksana.
Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, menegaskan bahwa investasi ini merupakan bukti potensi besar yang dimiliki daerahnya. Konsep ramah lingkungan menjadi prioritas utama, dengan penggunaan energi terbarukan seperti hidrogen dan surya. Ini adalah upaya nyata untuk mengurangi jejak karbon dan menjaga kelestarian Danau Batur.
Konsep Pariwisata Berkelanjutan di Danau Batur
Konsep pariwisata yang akan diterapkan di Danau Batur mengedepankan keberlanjutan lingkungan secara holistik. Kapal pesiar yang akan beroperasi dirancang khusus untuk memanfaatkan sumber energi terbarukan. Ini termasuk penggunaan hidrogen, gas alam cair (LNG), dan energi surya sebagai pendorong utamanya.
Pendekatan ini dipilih sebagai solusi inovatif untuk pariwisata masa depan yang lebih bertanggung jawab. Dengan demikian, jejak karbon dari aktivitas pariwisata dapat diminimalisir secara signifikan. Danau Batur akan menjadi contoh eksplorasi destinasi ramah lingkungan yang menginspirasi.
Selain kapal pesiar, proyek ini juga mencakup pengembangan berbagai wahana pariwisata modern. Akan tersedia olahraga air bertenaga listrik, kereta wisata listrik, serta atraksi unik seperti sky capsule dan rail bike. Semua fasilitas ini dirancang untuk memberikan pengalaman wisata yang menarik sekaligus menjaga kelestarian alam Danau Batur.
Kolaborasi Strategis Antara BUMD dan Investor Asing
Kerja sama strategis ini diresmikan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang melibatkan beberapa pihak. Perusahaan daerah Kabupaten Bangli, PT Bukthi Mukthi Bakthi (BMB), menjadi inisiator utama dalam kolaborasi ini. Mereka bermitra dengan investor asing, PT GMS Invest Internasional, yang berasal dari Korea Selatan.
Direktur Utama BMB, Anak Agung Wibawa Putra, menjelaskan bahwa MoU ini akan menjadi landasan penting untuk kerja sama yang lebih konkret. Dengan dukungan mitra asing ini, BMB optimis dapat mengembangkan berbagai proyek strategis. Proyek-proyek ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing pariwisata daerah Bangli di kancah nasional maupun internasional.
Wibawa Putra menambahkan, “Dengan penanaman modal asing untuk proyek ini, kami sebagai pihak yang memprakarsai akan membentuk konsorsium bersama Kanavi Mobility Co Ltd untuk melaksanakan proyek ini dengan GMS.” Konsorsium ini akan fokus pada pengoperasian kapal pesiar listrik dan pengembangan kompleks olahraga air rekreasi. Teknologi baru dari Korea akan diintegrasikan untuk menunjang operasional wahana tersebut.
Direktur Utama Kanavi Mobility, Song Gi Men, juga menyampaikan apresiasinya terhadap potensi Bangli. “Kami melihat adanya peluang besar untuk berinvestasi di Bangli. Kami berkomitmen untuk memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah ini,” ujarnya. Pernyataan ini menegaskan keyakinan investor terhadap prospek cerah pariwisata di Danau Batur.
Sumber: AntaraNews