Tahukah Anda? UID Bali Campus di Kura Kura Bali Jadi Model Implementasi SDGs, Sinergikan Edukasi dan Pariwisata Berkelanjutan
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyoroti UID Bali Campus di Kura Kura Bali sebagai contoh nyata implementasi SDGs, menciptakan sinergi edukasi, inovasi, dan pariwisata berkelanjutan yang patut dicermati.
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana baru-baru ini menegaskan pentingnya keberadaan United in Diversity (UID) Bali Campus. Kampus ini berlokasi di dalam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali dan menjadi contoh nyata implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Penegasan ini disampaikan pada tanggal 2 Oktober di Jakarta.
UID Bali Campus dirancang sebagai pusat peningkatan kapasitas yang terbuka untuk umum, memberikan kesempatan luas untuk memperdalam pemahaman tentang SDGs. Kehadirannya secara signifikan melambangkan transformasi pariwisata Bali menuju arah yang lebih lestari dan bertanggung jawab. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah untuk pariwisata berkelanjutan.
Kampus ini dipandang mampu menciptakan sinergi kuat antara sektor pendidikan, inovasi, dan pengembangan pariwisata. Fokus utamanya adalah pada pelestarian lingkungan serta pemberdayaan masyarakat lokal di sekitarnya. Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi Bali.
Peran UID Bali Campus dalam Mendorong SDGs
UID Bali Campus secara aktif berperan sebagai pusat pembelajaran dan inovasi untuk Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Kampus ini tidak hanya menawarkan program pendidikan, tetapi juga memfasilitasi diskusi dan penelitian tentang isu-isu keberlanjutan. Melalui berbagai programnya, UID Bali Campus berupaya meningkatkan kesadaran publik.
Fokus utama kampus ini adalah menciptakan ekosistem di mana pendidikan dan inovasi dapat bertemu dengan pengembangan pariwisata yang bertanggung jawab. Ini termasuk inisiatif untuk melestarikan lingkungan alam Bali yang kaya. Selain itu, kampus juga memberdayakan komunitas lokal melalui program-program pelatihan dan pengembangan keterampilan.
Keberadaan UID Bali Campus di KEK Kura Kura Bali menjadi bukti komitmen terhadap pariwisata yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi. Namun juga berkelanjutan secara sosial dan lingkungan. Ini adalah langkah maju dalam menjadikan Bali sebagai destinasi pariwisata yang berwawasan masa depan.
Pengembangan KEK Kura Kura Bali dan Marina Internasional
Seiring dengan pengembangan UID Bali Campus, KEK Kura Kura Bali juga tengah menggarap proyek ambisius marina internasional. Marina ini dirancang untuk memiliki kapasitas hingga 145 kapal pesiar, menjadikannya fasilitas yang signifikan di kawasan tersebut. Proyek ini diharapkan dapat menarik lebih banyak wisatawan bahari ke Bali.
Marina ini akan terintegrasi penuh dengan fasilitas pariwisata, perdagangan, dan layanan maritim lainnya. Inisiatif ini selaras dengan strategi unggulan Kementerian Pariwisata, yaitu “Upgrading Tourism,” yang menekankan pengembangan pariwisata berbasis maritim. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan daya tarik pariwisata bahari Indonesia.
Tantowi Yahya, Presiden Komisaris PT Bali Turtle Island Development, menyatakan optimisme tinggi terhadap proyek ini. "Marina ini akan menjadi salah satu yang terindah di dunia," ujarnya. Lokasinya yang berada di dalam teluk memberikan perlindungan alami dari ombak besar, menjamin keamanan bagi kapal-kapal besar yang berlabuh.
Progres Positif Investasi Pariwisata di Bali
Investasi di KEK Kura Kura Bali terus menunjukkan progres yang positif dan menjanjikan. Data pada semester pertama tahun 2025 mencatat realisasi investasi pariwisata di Bali mencapai Rp7,10 triliun. Angka ini merepresentasikan 20,8 persen dari total investasi pariwisata nasional secara keseluruhan.
Sementara itu, investasi khusus di KEK Kura Kura Bali sendiri telah mencapai Rp260,96 miliar. Jumlah ini setara dengan 14,53 persen dari target investasi yang ditetapkan untuk tahun ini. Progres ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap potensi pengembangan kawasan tersebut.
Angka-angka investasi ini menggarisbawahi daya tarik Bali sebagai destinasi investasi pariwisata yang kuat. Kehadiran proyek-proyek seperti UID Bali Campus dan marina internasional semakin memperkuat posisi Bali. Hal ini juga mendukung upaya pemerintah dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan melalui sektor pariwisata.
Sumber: AntaraNews