Sorot
{{caption}}
Di Balik Dugaan Teror Molotov Rumah Advokat

{{caption}}
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi

{{caption}}
HUT Kostrad Diramaikan dengan Ajang Lari dan Pameran Alutsista

{{caption}}
Sulardi Curiga Rumahnya Sudah Diintai Sebelum Dilempar Molotov

{{caption}}
Teror Diduga Bom Molotov Sasar Rumah Advokat

{{caption}}
Pemotor Mengaku TNI Lawan Arah di Depok Ternyata Karyawan Marketing

Topik Terkait
{{caption}}
Pemerintah Gelontorkan TKD Rp10,6 Triliun untuk Daerah Terdampak Bencana di Sumatra

Dana tersebut dialokasikan guna mempercepat rehabilitasi infrastruktur, pemulihan layanan publik, serta membantu masyarakat yang terdampak bencana.

{{caption}}
Tambahan TKD Rp10,6 Triliun Tuntas Disalurkan, Pemulihan Pascabencana Melaju Pesat

Realisasi ini sekaligus memastikan seluruh pemerintah daerah di wilayah terdampak memiliki ruang fiskal yang memadai untuk mempercepat rehabilitasi.

{{caption}}
Prabowo Setujui Dana Pemulihan Bencana Rp10,6 Triliun untuk Tiga Provinsi Terdampak

Presiden Prabowo Subianto menyetujui alokasi Dana Pemulihan Bencana sebesar Rp10,6 triliun untuk tiga provinsi yang terdampak banjir dan tanah longsor, memastikan pemulihan dan mitigasi risiko masa depan.

{{caption}}
Mendagri dan Mensos Serahkan Bansos Tahap Pertama Hampir Rp900 Miliar kepada Masyarakat Terdampak Bencana

Penyaluran bantuan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat terdampak bencana untuk memenuhi kebutuhan dasar selama masa pemulihan.

{{caption}}
Presiden Berikan Tambahan TKD Rp10,6 Triliun kepada Tiga Provinsi Terdampak Bencana

Untuk daerah se-Provinsi Aceh dialokasikan sekitar Rp1,6 triliun, se-Provinsi Sumut Rp6,3 triliun, dan se-Provinsi Sumbar Rp2,6 triliun.

{{caption}}
Presiden Prabowo Tambah Dana TKD Rp10,6 Triliun untuk Tiga Provinsi di Sumatera

Presiden Prabowo Subianto mengalokasikan tambahan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp10,6 triliun bagi tiga provinsi di Sumatera. Kebijakan ini bertujuan mempercepat pemulihan dan mitigasi bencana di wilayah tersebut.

{{caption}}
Mendagri: Tambahan TKD Daerah Bencana Rp10,6 Triliun Percepat Pemulihan Sumatera

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) mengumumkan tambahan dana Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp10,6 triliun untuk mempercepat pemulihan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatera. Kebijakan Tambahan TKD Daerah Bencana ini diharapkan mampu memperkuat keu

{{caption}}
Dana Transfer ke Daerah Provinsi Terdampak Bencana di Sumatra Tidak Terpengaruh Efisiensi

Pemerintah Pusat komitmen untuk memberikan dana transfer secara penuh kepada 3 provinsi yang terkena dampak bencana, yaitu Aceh, Sumatra Utara, dan Sumbar.

{{caption}}
Fokus Dana Transfer Daerah, Pemerintah Jamin TKD Penuh untuk Provinsi Terdampak Bencana Sumatera

Pemerintah Pusat memastikan penyaluran Dana Transfer Daerah (TKD) secara penuh bagi tiga provinsi di Sumatera yang terdampak bencana, tanpa efisiensi, demi percepatan pemulihan.

{{caption}}
Pemerintah Siapkan Anggaran Pemulihan Bencana Sumatra, Pastikan Program MBG Aman

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan telah mengalokasikan anggaran besar untuk pemulihan bencana di Sumatra, memastikan program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan tanpa gangguan.

{{caption}}
Blak-blakan Purbaya Ungkap Dana Darurat Bencana Masih Menganggur Rp1,51 Triliun

Purbaya mencatat dana siap pakai tersisa Rp1,51 triliun yang bisa langsung mengalir ke daerah terdampak, asalkan permintaan resmi segera diajukan.

{{caption}}
Banjir dan Longsor di Sumatra, Mendagri Pastikan BTT Rp268 Miliar Sudah Dikirim

Rp60 miliar ditransfer ke pemerintah provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, dimana masing-masing mendapat Rp20 miliar.

{{caption}}
Satgas PRR Minta Instansi Kebut Realisasi Anggaran Renduk, Harus Berdampak Beri Nyata

Seluruh kementerian dan lembaga diminta memprioritaskan pelaksanaan kegiatan yang telah memperoleh dukungan anggaran.

{{caption}}
Kebut Pembangunan Huntap, Kasatgas Tito Dukung Penggunaan Dana Siap Pakai BNPB

Tito menjelaskan, pembangunan huntap diprioritaskan bagi warga yang rumahnya rusak berat maupun hilang akibat bencana.

{{caption}}
Cerita Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha

Di tengah keterbatasan tersebut, Milawati memilih untuk bangkit. Bersama keluarganya, ia membuka usaha kecil di kawasan huntara.

{{caption}}
Anggaran Cair, Satgas PRR Minta K/L dan Pemda Tancap Gas Pemulihan Permanen di Sumatra

Pemerintah telah menyiapkan anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi sebesar Rp100,1 triliun untuk periode 2026–2028.

{{caption}}
Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatra Tunjukkan Kemajuan, Infrastruktur Permanen Jadi Prioritas

Saat ini penanganan bencana di Sumatra telah memasuki tahap pemulihan rehabilitasi dan rekonstruksi.

{{caption}}
Anggaran Mulai Mengalir, Satgas PRR Dorong Semua Pihak Eksekusi Pemulihan Permanen Pascabencana Sumatra

Hingga 11 Juni 2026, sejumlah kementerian dan lembaga telah menerima alokasi anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi dari Kementerian Keuangan.

{{caption}}
Dibintangi Dinda Kirana, SCTV Rilis Sinetron Baru Wajah Cinta yang Lain Jelang HUT ke-36

Dinda Kirana menghadirkan potret seorang wanita yang disakiti oleh masa lalunya, namun memilih bangkit.

{{caption}}
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Kini Bidik Pasal ITE

Roy Suryo mengajukan permohonan praperadilan lagi, tetapi kali ini tujuannya bukan untuk mempertanyakan statusnya sebagai tersangka.

{{caption}}
Penyebab Kematian Polisi di Tol Joglo Akhirnya Terungkap

Pengemudi truk wing box kini menjadi tersangka dan telah ditahan menyusul terjadinya kecelakaan di Tol Joglo.

{{caption}}
Teror Bom Molotov Sasar Rumah Advokat di Jakarta Timur

Pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan terkait dugaan pelemparan bom molotov yang menyerang rumah advokat Sulardi di Ciracas, Jakarta Timur.

{{caption}}
Niat Menolong Berujung Duka, Aipda Endang Gugur Bertugas

Aipda Endang Karyana, anggota PJR Ditlantas Polda Metro Jaya, meninggal dunia akibat tertabrak saat berusaha membantu sebuah truk yang mengalami masalah.

{{caption}}
Pramono Bocorkan Desain Jembatan Gembok Cinta di Rasuna Said

Jembatan tersebut direncanakan akan dibangun di sekitar Kali Cideng, tepatnya di lokasi yang berhadapan dengan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).