Daftar Perusahaan Tambang Milik Dewi Kam, Salah Satu Perempuan Terkaya di RI Berharta Hampir Rp80 Triliun
Tidak hanya mengandalkan investasi di sektor tambang, Dewi juga memiliki rekam jejak panjang dalam pengembangan proyek-proyek pembangkit listrik.
Pengusaha perempuan Indonesia yang sukses dan masuk dalam daftar orang terkaya di Indonesia Dewi Kam dikenal luas sebagai salah satu pemegang saham minoritas di PT Bayan Resources Tbk (BYAN), perusahaan tambang batu bara raksasa di Indonesia.
Meski hanya menggenggam sekitar 10 persen saham, lonjakan nilai saham BYAN hingga tiga kali lipat pada 2022 akibat krisis energi global telah mendongkrak kekayaannya secara signifikan.
Melansir dari berbagai sumber, tidak hanya mengandalkan investasi di sektor tambang, Dewi juga memiliki rekam jejak panjang dalam pengembangan proyek-proyek pembangkit listrik di tanah air, yang turut memperkuat posisinya di industri energi nasional.
Berdasarkan data Forbes, Dewi Kam kini menempati peringkat ke-10 orang terkaya di Indonesia dengan total kekayaan mencapai USD4,8 miliar atau Rp79,4 triliun (kurs Rp16.549).
Meski hartanya melimpah, informasi mengenai kehidupan pribadi Dewi Kam relatif minim. Beberapa pemberitaan menyebutkan bahwa dia telah terlibat di sektor energi sejak 1993 hingga 2001, tepat ketika usianya berkisar antara 40 hingga 48 tahun.
Namanya sempat tercatat sebagai mitra bisnis jaringan Sahid di Hong Kong. Selain itu, laporan Indonesia Corruption Watch (ICW) tahun 2020 berjudul “Siapa di Balik Pembangkit Listrik?” turut mengungkap sejumlah fakta terkait perjalanan kariernya di industri energi.
Sumber Pendapatan
Perempuan kelahiran 1951 ini memiliki berbagai sumber pendapatan yang sebagian besar berasal dari industri energi. Melalui perusahaannya, PT Sumbergas Sakti Prima, Dewi yang akrab disapa Kam menggarap sejumlah proyek skala besar, termasuk pembangunan Coal Based Chemical Plant di Balocci, Pangkep, Sulawesi Selatan, dengan nilai investasi mencapai 687 juta dolar AS.
Masih menurut laporan ICW, Kam diketahui memiliki 91 persen saham di PT Sumbergas Sakti Prima bersama seorang rekan bernama Richard Jasin.
Namanya juga tercantum dalam offshore leaks yang dirilis International Consortium of Investigative Journalists (ICIJ), memperlihatkan keterkaitannya dengan dua perusahaan yang berbasis di Samoa dan British Virgin Islands.
Miliki Saham Overseas Finance Ltd
Dewi Kam teridentifikasi sebagai pemilik saham di Overseas Finance Ltd yang terdaftar di Samoa, sekaligus menjabat sebagai direktur Savill Universal Ltd dan Birken Universal Corporation yang berbasis di British Virgin Islands.
Selain itu, dia juga merupakan pemilik PT Sumberenergi Sakti Prima (SSP), yang diketahui bermitra dengan PT Bosowa Energi dalam pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jeneponto berkapasitas 2x125 MW di Punagaya, Sulawesi Selatan proyek strategis yang menopang kebutuhan listrik wilayah tersebut.
Dewi pun tercatat sebagai nominee director dan nominee shareholder di sejumlah perusahaan seperti Execorp Limited, Portcullis Nominees (BV) Limited, serta Sharecorp Limited, memperkuat jejaring bisnisnya di tingkat global.