Kembali Jadi Orang Terkaya di Indonesia, Ini Sumber Kekayaan Low Tuck Kwong

Low Tuck Kwong kembali menjadi orang terkaya di Indonesia berdasarkan Forbes Realtime Billionaire per September.

Sulaeman
Oleh Sulaeman - Reporter
Kembali Jadi Orang Terkaya di Indonesia, Ini Sumber Kekayaan Low Tuck Kwong
Kembali Jadi Orang Terkaya di Indonesia, Ini Sumber Kekayaan Low Tuck Kwong (Merdeka.com)
Bos batu bara Low Tuck Kwong kembali menjadi orang terkaya di Indonesia.
Dok. Istimewa

Posisi ini diraih usai menggulingkan Hartono bersaudara yang sebelumnya bertengger di peringkat teratas orang paling tajir di Tanah Air.

Melansir Forbes Realtime Billionaire per September, kekayaan Low Tuck Kwong mencapai USD 26,1 miliar. Nilai kekayaan ini setara Rp401,46 triliun dengan asumsi kurs Rp15.381 per USD.
Dok. Istimewa

Sementara itu, R. Budi Hartono dan saudaranya, Michael Hartono menempati daftar orang terkaya nomor dua di Indonesia.

Harta kekayaan dua kakak beradik bersaudara asal Kudus, Jawa Tengah masing-masing mencapai USD USD25,9 miliar dan USD USD24,8.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Menurut Forbes, Sumber kekayaan Low Tuck Kwong sebagian besar berasal dari PT Bayan Resources Tbk yang bergerak dibidang bisnis tambang batu bara. Dirinya merupakan pendiri sekaligus pemilik saham mayoritas perusahaan.

Dari hanya operasi tambang skala kecil yang memproduksi 1,9 juta ton pada 2014 menjadi sekitar 22,7 ton di tahun 2018.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Hal itu menempatkan Bayan Resources di posisi 5 besar produsen batubara Indonesia. Diproyeksikan kapasitas produksi perusahaan terus meningkat hingga 50 juta ton per tahun.

Selain itu, Bayan Group juga memiliki infrastruktur batu bara dengan kepemilikan di Terminal Batu Bara Balikpapan, Dermaga Perkasa dan Wahana dan dua Floating Transfer Barges (KFT).

Merdeka.com

Nama Low Tuck Kwong juga masuk dalam perusahaan industri energi baru terbarukan di Singapura, bernama Metis Energy.

Sebelumnya, perusahaan ini bernama Manhattan Resources, dan memiliki kepentingan di The Farrer Park Company, Samindo Resources, dan Voksel Electric.

Perusahaan ini bergerak untuk membangun sistem kabel laut bawah laut untuk konektivitas internet yang menghubungkan Singapura, Indonesia, dan Malaysia.

Rekomendasi