Bupati Sigi Perkuat UMKM untuk Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae menegaskan pentingnya peningkatan sektor UMKM untuk mendongkrak ekonomi lokal, salah satunya melalui bantuan peralatan usaha.
Bupati Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), Moh Rizal Intjenae, menekankan pentingnya penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai pilar utama pertumbuhan ekonomi daerah. Pernyataan ini disampaikan Rizal saat ditemui awak media di Dolo, Sigi, pada Sabtu, 29 November. Langkah strategis ini diharapkan mampu menciptakan kemandirian ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sebagai bentuk konkret dukungan terhadap UMKM Sigi, pemerintah daerah telah mengimplementasikan program bantuan peralatan usaha. Bantuan ini secara khusus menyasar para pelaku UMKM di sektor kuliner, yang dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang dan menyerap tenaga kerja lokal. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemkab Sigi untuk menciptakan ekosistem bisnis yang kondusif.
Pemberian bantuan ini bukan sekadar hibah, melainkan investasi pemerintah daerah dalam mengembangkan kapasitas produksi UMKM. Rizal berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para pelaku usaha. Tujuannya adalah agar mereka mampu meningkatkan kualitas produk, memperluas jangkauan pasar, dan pada akhirnya berkontribusi signifikan terhadap perekonomian Sigi.
Strategi Peningkatan UMKM Kuliner di Sigi
Pemerintah Kabupaten Sigi memberikan perhatian khusus pada sektor kuliner dengan menyalurkan bantuan peralatan usaha yang relevan. Rizal menjelaskan, "Salah satu bentuk dukungan itu yakni dengan memberikan bantuan peralatan usaha kepada pelaku UMKM pada sektor kuliner." Bantuan ini mencakup perlengkapan memasak esensial seperti kompor, kulkas, wajan, dan berbagai peralatan pendukung lainnya yang dibutuhkan.
Setiap pelaku UMKM Sigi yang memenuhi kriteria menerima bantuan senilai Rp15 juta. Angka ini diharapkan cukup untuk memberikan dorongan signifikan bagi pengembangan usaha mereka. "Untuk bantuan UMKM ini sejumlah Rp15 juta, harapannya ke depan pelaku usaha ini semakin berkembang khususnya pada bidang kuliner," ucap Rizal, menunjukkan optimisme terhadap dampak program ini.
Penyaluran bantuan ini tidak dilakukan secara acak, melainkan berdasarkan proposal permohonan yang diajukan oleh pelaku usaha. Proposal tersebut kemudian dievaluasi oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Sigi untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Proses ini menjamin transparansi dan akuntabilitas dalam program peningkatan UMKM Sigi.
Melalui program ini, pemerintah daerah berharap terjadi peningkatan kapasitas produksi yang signifikan di kalangan UMKM kuliner. Peningkatan ini diharapkan akan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi lokal dan penciptaan lapangan kerja baru. Dukungan ini menjadi bukti komitmen Pemkab Sigi terhadap pengembangan ekonomi kerakyatan.
Dukungan Pemerintah Daerah untuk Pelaku Usaha
Bupati Rizal secara aktif mengajak seluruh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Sigi untuk memanfaatkan bantuan yang telah diberikan pemerintah. Ajakan ini bertujuan agar bantuan tersebut tidak hanya menjadi fasilitas, tetapi juga pemicu inovasi dan ekspansi usaha. Pemanfaatan optimal bantuan ini akan mempercepat pencapaian tujuan pembangunan ekonomi daerah.
Pemerintah daerah memiliki visi yang jelas dalam program ini, yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui jalur ekonomi. "Pada intinya pemerintah daerah ingin meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memberikan bantuan usaha kepada para pelaku UMKM," kata Rizal. Ini menunjukkan bahwa program UMKM Sigi merupakan bagian integral dari strategi pembangunan sosial-ekonomi yang lebih luas.
Data dari Pemerintah Kabupaten Sigi menunjukkan bahwa pada tahun 2024, terdapat 2.120 pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) dan jumlah UMKM mencapai 30.566 unit. Angka ini menggambarkan potensi besar sektor UMKM Sigi sebagai motor penggerak ekonomi. Dengan jumlah yang masif ini, setiap dukungan pemerintah akan memiliki efek berganda yang signifikan.
Dengan adanya program bantuan dan dukungan berkelanjutan, diharapkan UMKM Sigi dapat tumbuh lebih kuat dan berdaya saing. Kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha menjadi kunci utama dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Sigi.
Sumber: AntaraNews