Kerja Sama Pemkot Medan dan BJB: Dorong Pembiayaan Inklusif dan Inovasi Digital
Pemerintah Kota Medan dan Bank BJB resmi menjalin kerja sama strategis untuk program pembiayaan inklusif serta penguatan inovasi digital daerah. Kolaborasi ini diharapkan mendongkrak ekonomi lokal dan memberikan solusi finansial bagi masyarakat Medan mela
Pemerintah Kota Medan, Sumatera Utara, dan Bank Jawa Barat (BJB) telah menjalin kerja sama strategis yang berfokus pada program pembiayaan inklusif bagi masyarakat serta penguatan inovasi digital daerah. Kolaborasi ini bertujuan untuk mendongkrak kegiatan ekonomi di Kota Medan dan wilayah kerja BJB secara keseluruhan.
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Waas, menyambut baik inisiatif ini usai menerima kunjungan Pimpinan BJB Cabang Medan pada Jumat (19/6). Ia menegaskan bahwa pertemuan tersebut membahas berbagai peluang kerja sama, khususnya terkait pembiayaan inklusif dan inovasi digital.
Pemerintah Kota Medan, di bawah kepemimpinan Rico Waas, berkomitmen untuk membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk bank daerah dari wilayah lain. Meskipun komitmen utama tetap bersama Bank Sumut, program inklusif dari BJB yang menguntungkan pelaku usaha dan masyarakat Medan sangat diapresiasi.
Solusi Pembiayaan Inklusif Melalui KUR PMI
Salah satu produk inovatif yang ditawarkan BJB adalah Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pekerja Migran Indonesia (PMI). Program ini diharapkan menjadi solusi konkret bagi masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri namun terkendala biaya pelatihan dan keberangkatan melalui Lembaga Pelatihan Kerja (LPK).
Wali Kota Rico Waas menyebut program KUR PMI ini sebagai 'angin segar' bagi para pencari kerja di Medan yang berkeinginan mengubah nasib di luar negeri tetapi terbentur masalah finansial. Ia pun meminta pihak BJB Medan untuk segera berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait guna mematangkan sosialisasi dan implementasi program tersebut di wilayahnya.
Pimpinan Group Kredit Retail BJB, Mut Mainah, menjelaskan bahwa status BJB sebagai bank daerah yang telah IPO (Initial Public Offering) memberikan keleluasaan untuk menghadirkan produk inklusif seperti KUR PMI. BJB siap memotong mata rantai calo modal atau pinjaman tidak resmi yang kerap membebani calon PMI.
Penguatan Inovasi Digital dengan QRESTO
Selain program pembiayaan, Wali Kota Rico Waas juga mengajak BJB untuk bekerja sama dalam mengimplementasikan Quick Response Electronic Splitting System For Tax Optimization (QRESTO). QRESTO merupakan sistem pembayaran pajak daerah berbasis split bill (pemisahan tagihan) secara real-time.
Melalui aplikasi QRESTO, pembayaran makanan dan pajak restoran, kafe, hingga hotel akan terpisah secara otomatis dan langsung masuk ke kas daerah saat transaksi. Program ini diharapkan dapat mendukung optimalisasi penerimaan pajak daerah.
Implementasi QRESTO di BJB akan memperkuat ekosistem digital Pemerintah Kota Medan. Ini menunjukkan komitmen Pemkot Medan dalam mendorong transparansi dan efisiensi dalam pengelolaan keuangan daerah.
Komitmen Bersama untuk Peningkatan Ekonomi Daerah
Mut Mainah menegaskan kesiapan BJB untuk menindaklanjuti arahan Wali Kota Medan. Koordinasi intensif dengan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Medan dan LPK akan segera dilakukan untuk memetakan penyaluran KUR PMI agar tepat sasaran.
Kerja sama antara Pemkot Medan dan BJB ini diharapkan dapat menciptakan dampak positif yang signifikan. Terutama dalam mendongkrak kegiatan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui akses pembiayaan yang lebih mudah dan inovasi digital yang efisien.
Sumber: AntaraNews