Tiga Gerai Kopdes Merah Putih Sigi Siap Beroperasi, Perkuat Ekonomi Desa di Sulteng

Pemerintah Kabupaten Sigi mencatat tiga gerai Kopdes Merah Putih Sigi telah rampung dan siap beroperasi, menjadi pilar penting penguatan ekonomi masyarakat desa.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tiga Gerai Kopdes Merah Putih Sigi Siap Beroperasi, Perkuat Ekonomi Desa di Sulteng
Pemerintah Kabupaten Sigi mencatat tiga gerai Kopdes Merah Putih Sigi telah rampung dan siap beroperasi, menjadi pilar penting penguatan ekonomi masyarakat desa. (AntaraNews)

Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), mengumumkan kemajuan signifikan dalam program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Tiga gerai Kopdes Merah Putih di wilayah tersebut kini telah rampung 100 persen dan siap memulai operasionalnya. Inisiatif ini menjadi langkah konkret dalam upaya memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa.

Wakil Bupati Sigi, Samuel Yansen Pongi, menyatakan bahwa total 47 gerai Kopdes Merah Putih sedang dalam proses pembangunan di 13 kecamatan berbeda. Dari jumlah tersebut, Desa Lolu, Sidera, dan Maku menjadi pionir dengan gerai yang telah selesai sepenuhnya. Kehadiran koperasi ini diharapkan mampu menjadi pendorong utama aktivitas ekonomi lokal.

Pembangunan gerai-gerai ini menunjukkan efisiensi yang luar biasa, dengan rata-rata waktu penyelesaian hanya membutuhkan tiga hingga empat bulan. Kecepatan ini mencerminkan komitmen kuat pemerintah daerah dan dukungan berbagai pihak untuk segera menghadirkan fasilitas ekonomi yang bermanfaat bagi warga Sigi.

Pemerintah Kabupaten Sigi mencatat total 47 gerai Koperasi Desa Merah Putih sedang dalam tahap pembangunan di berbagai wilayah. Gerai-gerai ini tersebar luas di 13 kecamatan, meliputi Sigi Kota, Sigi Biromaru, Gumbasa, Tanambulava, Nokilalaki, Palolo, Lindu, Kulawi, Kulawi Selatan, Dolo, Dolo Selatan, Dolo Barat, dan Marawola. Sebaran ini menunjukkan upaya pemerataan akses ekonomi di seluruh pelosok Sigi.

Wakil Bupati Sigi, Samuel Yansen Pongi, secara spesifik menyebutkan tiga gerai Kopdes Merah Putih yang telah selesai pembangunannya. "Sudah ada tiga gerai Koperasi Desa Merah Putih selesai pembangunannya seperti Desa Lolu, Sidera dan Maku," kata Samuel saat ditemui media di Sigi, Minggu. Penyelesaian gerai di Desa Lolu tercatat pada 27 Januari 2026, diikuti Desa Maku pada 11 Februari, dan Desa Sidera pada 19 Maret.

Progres pembangunan yang cepat ini menjadi indikator positif bagi pengembangan ekonomi desa. Samuel Pongi menambahkan, "Jika melihat progres pembangunannya, rata-rata hanya membutuhkan 3 sampai 4 bulan untuk menyelesaikan setiap gerai Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Sigi." Efisiensi waktu ini memungkinkan gerai-gerai tersebut segera beroperasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Keberadaan Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Sigi memiliki peran strategis dalam memperkuat fondasi ekonomi masyarakat. Dengan total 164 koperasi yang telah berbadan hukum di Sigi, inisiatif ini diharapkan mampu menjadi tulang punggung perekonomian desa. Setiap gerai dirancang untuk menjadi pusat aktivitas ekonomi yang mandiri.

Samuel Pongi menyampaikan harapannya yang besar terhadap program ini. "Harapannya Koperasi Desa Merah Putih ini sebagai pusat ekonomi masing-masing desa dalam memperkuat kemandirian masyarakat termasuk memperluas akses usaha bagi pelaku UMKM," ujarnya. Koperasi ini akan memfasilitasi berbagai kegiatan ekonomi, mulai dari pemasaran produk lokal hingga penyediaan kebutuhan sehari-hari.

Melalui Kopdes Merah Putih, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di desa akan mendapatkan platform yang lebih luas untuk memasarkan produk mereka. Hal ini tidak hanya meningkatkan pendapatan masyarakat, tetapi juga menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih berdaya saing. Pemberdayaan UMKM menjadi kunci utama dalam mencapai kemandirian ekonomi desa.

Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih ini tidak lepas dari sinergi dan dukungan berbagai pihak, termasuk Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD). Diketahui, untuk wilayah Kodim 1306 Kota Palu yang mencakup Kota Palu, Kabupaten Sigi, Donggala, dan Parigi Moutong, enam Koperasi Desa Merah Putih telah selesai dibangun 100 persen. Ini menunjukkan kolaborasi yang efektif antara pemerintah daerah dan institusi militer.

Wakil Bupati Sigi menjelaskan peran penting TNI AD dalam proyek ini. "Memang ini pelaksana utamanya dilakukan oleh pihak TNI AD dan laporan yang masuk bahwa enam Kopdes Merah Putih selesai yakni Sigi 3 gerai, Donggala 2 gerai dan Parimo 1 gerai," kata Samuel. Keterlibatan TNI AD memastikan pembangunan berjalan lancar dan sesuai target.

Kolaborasi ini membuktikan bahwa pendekatan multisektoral sangat efektif dalam mempercepat pembangunan infrastruktur ekonomi di tingkat desa. Dengan dukungan penuh dari TNI AD, diharapkan lebih banyak lagi gerai Kopdes Merah Putih yang dapat segera diselesaikan. Keberhasilan program ini akan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat di Sulawesi Tengah.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi