Bulog Belitung Siap Beli Beras Petani Rp12 Ribu/Kg, Jamin Stabilitas Harga dan Stok Pangan
Perum Bulog Cabang Belitung siap beli beras petani di Belitung dan Belitung Timur seharga Rp12.000 per kilogram, langkah strategis menjaga stabilitas harga dan ketahanan pangan nasional.
Perum Bulog Cabang Belitung menegaskan kesiapannya untuk menyerap hasil panen beras dari petani di wilayah Belitung dan Belitung Timur. Kebijakan ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga di tingkat petani serta memperkuat stok cadangan beras pemerintah di daerah tersebut.
Pimpinan Perum Bulog Cabang Belitung, Syahrianza Rahman, menyatakan bahwa beras akan dibeli dengan harga Rp12.000 per kilogram. Penetapan harga ini diharapkan dapat memberikan kepastian pasar bagi para petani lokal.
Selain itu, langkah pembelian ini juga merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk melindungi petani dari fluktuasi harga yang sering terjadi saat masa panen tiba. Kualitas beras yang diserap harus memenuhi standar tertentu sebelum didistribusikan kembali ke masyarakat.
Kebijakan Bulog untuk Stabilitas Harga Pangan
Harga pembelian beras sebesar Rp12.000 per kilogram dari petani Belitung dan Belitung Timur telah ditetapkan sesuai ketentuan yang berlaku. Bulog menekankan bahwa beras yang dibeli harus memenuhi syarat kualitas, seperti tidak boleh pecah dan memiliki mutu yang baik.
Syahrianza Rahman menjelaskan bahwa beras berkualitas tinggi ini sangat penting karena nantinya akan didistribusikan kembali kepada masyarakat. Oleh karena itu, kualitas beras dari petani harus benar-benar terjaga untuk memastikan pasokan pangan yang layak.
Proses pembelian ini juga dipermudah bagi petani, di mana mereka dapat mengantar langsung hasil panennya sampai ke pintu gudang Bulog. Hal ini diharapkan dapat memangkas biaya distribusi dan memberikan keuntungan lebih bagi petani.
Diversifikasi Penyerapan Komoditas dan Perlindungan Petani
Selain beras, Perum Bulog Cabang Belitung juga membuka peluang untuk menyerap komoditas pertanian lain, termasuk jagung pipilan kering. Jagung pipilan kering akan dibeli dari petani dengan harga Rp6.400 per kilogram.
Harga pembelian jagung ini berlaku untuk kualitas standar industri, menunjukkan komitmen Bulog dalam mendukung berbagai jenis hasil panen petani. Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan alternatif pasar bagi petani jagung di wilayah tersebut.
Syahrianza mengimbau kepada seluruh petani atau kelompok tani yang memiliki stok hasil panen untuk tidak ragu berkoordinasi dengan Bulog Belitung. Koordinasi ini penting agar proses penyerapan dapat berjalan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat maksimal bagi petani.
Pembelian hasil panen oleh Bulog merupakan strategi untuk memberikan kepastian pasar dan melindungi petani dari risiko kejatuhan harga saat masa panen. Ini adalah bagian dari upaya menjaga kesejahteraan petani dan stabilitas ekonomi pertanian lokal.
Sumber: AntaraNews