BRI Dukung EANK Solo Naik Kelas Lewat Rumah BUMN dan KUR
Selain pendampingan dan pameran, dukungan pembiayaan turut berperan penting dalam perjalanan EANK Solo.
Kesuksesan EANK Solo tidak terjadi begitu saja. Di balik perkembangan usaha yang kini merambah pasar ekspor, terdapat proses pendampingan dan pembinaan panjang yang dijalani bersama Bank Rakyat Indonesia (BRI).
EANK Solo adalah UMKM asal Kota Solo yang dirintis oleh Eko S. Muryanto pada 2014. UMKM ini lahir dari keluhan pecinta burung tentang sangkar yang mudah patah atau rusak dimakan tikus, ditambah banyaknya limbah pipa PVC dan akrilik yang terbuang percuma, menjadi pemicu lahirnya usaha kreatif ini. Dari limbah-limbah tersebut, Eko mengolahnya menjadi sangkar burung dan akuarium yang kuat, awet, ramah lingkungan, sekaligus bernilai ekonomis tinggi.
Sejak 2016, EANK Solo aktif mengikuti berbagai program pembinaan, salah satunya melalui Rumah BUMN BRI Solo. Lalu sejak 2022, EANK Solo juga rutin difasilitasi mengikuti pameran yang diselenggarakan BRI, seperti BRI UMKM EXPO(RT).
"Dulu kami UMKM yang masih gaptek. Di Rumah BUMN BRI Solo, kami mulai belajar dasar-dasar manajemen usaha mulai dari manajemen keuangan, strategi pemasaran di e-commerce, hingga branding agar produk lebih dikenal. Kemudian melalui pameran BRI UMKM EXPO(RT), akhirnya membukakan kami akses bertemu dengan buyer luar negeri," jelas Eko.
Selain pendampingan dan pameran, dukungan pembiayaan turut berperan penting dalam perjalanan EANK Solo. Melalui fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI, Eko dapat memenuhi kebutuhan operasional harian, termasuk pembelian bahan baku sesuai permintaan pasar.
"Pendanaan dari KUR sangat membantu kita menambah modal kerja. Dari KUR, kita bisa menjaga keberlanjutan produksi, meningkatkan kualitas, sekaligus berani mengambil peluang baru di pasar. Proses pengajuannya di BRI juga mudah dan cepat," tuturnya.
Berkat kemudahan akses permodalan tersebut, omzet bisnis EANK Solo kini stabil di kisaran Rp15–25 juta per bulan, dengan kapasitas produksi mencapai 15–20 unit sangkar ukuran sedang dan 10 unit ukuran besar setiap bulan.
Corporate Secretary BRI Dhanny menegaskan bahwa BRI akan terus berkomitmen mendampingi UMKM agar dapat naik kelas dan terus berkembang.
"Melalui pendampingan intensif dan akses permodalan dari BRI, UMKM diharapkan mampu tumbuh dan merambah pasar yang lebih luas. Kami yakin dengan inovasi yang terus berkelanjutan serta perluasan akses pasar, usaha ini akan menjadi salah satu motor penggerak ekonomi lokal yang signifikan," ujar Dhanny.