Sorot
{{caption}}
Bus Mogok Depan Halte Cawang Cikoko, Lalu Lintas Macet

{{caption}}
Polisi Bongkar Jaringan Narkoba, Pejabat Ditjenpas Jambi Ditangkap

{{caption}}
Akhir Hadiah Sayembara Rp 250 Juta Dedi Mulyadi

{{caption}}
PKB Segera Panggil Anggota DPRD yang Diduga Intimidasi Dokter Icha

{{caption}}
MK Putuskan 29 Gugatan Hari Ini, Ada UU Pilkada

{{caption}}
Menteri PPPA Minta Masyarakat Tak Hakimi Korban Penyekapan di Bandung

Topik Terkait
{{caption}}
Inflasi Mei 2026 Tembus 0,28 Persen, Didorong Mahalnya Harga Cabai dan Beras

Kelompok pengeluaran penyumbang inflasi bulanan terbesar adalah kelompok makanan, minuman dan tembakau.

{{caption}}
Emas Perhiasan Deflasi 3,76 Persen Pasca Inflasi 30 Bulan Berturut-turut

Kelompok barang untuk perawatan pribadi dan jasa lainnya tercatat mengalami deflasi sebesar 0,99 persen, menjadi yang terdalam sejak Januari 2020.

BPS
{{caption}}
BPS: Emas Perhiasan Turut Jadi Penyebab Inflasi Tahunan Januari 2026

Emas perhiasan menjadi salah satu komoditas dengan andil inflasi yang cukup dominan.

{{caption}}
Data BPS: Indonesia Alami Deflasi 0,15 Persen di Januari 2026, tapi Emas Masih Jadi Primadona

BPS mencatat kelompok pengeluaran penyumbang deflasi bulanan terbesar adalah makanan, minuman, dan tembakau sebesar 1,03 persen.

{{caption}}
Deflasi 0,07 Persen di Kota Madiun: Tahukah Anda, Harga Tomat Jadi Pemicu Utama?

Kota Madiun mengalami deflasi sebesar 0,07 persen pada Agustus 2025. Penurunan harga tomat dan cabai menjadi pemicu utama fenomena Deflasi Kota Madiun ini. Simak detailnya!

{{caption}}
BPS: Maluku Utara Alami Deflasi Terdalam, Sumatera Utara Inflasi Tertinggi di Agustus 2025

Adapun di pulau Jawa yang mengelami deflasi terendah adalah DKI Jakarta 0,05 persen, dan deflasi terdalam terjadi di Banten 0,32 persen.

{{caption}}
Indonesia Alami Deflasi 0,08 Persen di Agustus 2025, BPS: Fenomena Musiman

Deflasi pada bulan Agustus merupakan fenomena musiman. Sejak 2021, pola deflasi selalu tercatat setiap bulan Agustus.

{{caption}}
BPS: Inflasi Maret Tembus 1,65 Persen

Inflasi Maret 2025 lebih tinggi dibandingkan dengan bulan sebelumnya dan Maret tahun 2024.

{{caption}}
Indonesia Catatkan Deflasi Tahunan Pertama Sejak Maret 2000, Apa Artinya?

Deflasi tahunan yang tercatat pada Februari 2025 ini menjadi perhatian penting bagi ekonomi Indonesia.

{{caption}}
BPS: Harga Pangan dan Listrik Turun Bikin Laju Deflasi 0,48 Persen di Februari 2025

Terjadi penurunan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 105,99 pada Januari 2025 menjadi 105,48 pada Februari 2025.

{{caption}}
Data BPS: Emas Perhiasan Sumbang Inflasi Terbesar di Oktober 2024

Emas perhiasan memiliki andil terhadap inflasi sebesar 0,06 persen.

{{caption}}
Dalam 5 Tahun Tiap Bulan Agustus Indonesia Selalu Alami Deflasi, Ternyata Ini Biang Keroknya

Deflasi rutin terjadi di Indonesia selama 5 tahun terakhir pada setiap bulan Agustus.

{{caption}}
Wali Kota Singkawang Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 dengan Data Akurat

Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie menyerukan partisipasi aktif masyarakat dalam Sensus Ekonomi 2026, menekankan pentingnya data akurat untuk perencanaan pembangunan daerah.

bps
{{caption}}
BPS Pastikan Data Sensus Ekonomi 2026 Hanya untuk Statistik dan Terjamin Kerahasiaannya

Badan Pusat Statistik (BPS) menegaskan seluruh data Sensus Ekonomi 2026 hanya untuk kepentingan statistik dan dijamin kerahasiaannya, penting untuk kebijakan pemerintah yang tepat sasaran.

{{caption}}
Kejujuran Penjangkauan Siswa Sekolah Rakyat Jadi Kunci Utama Program Mensos di Palembang

Menteri Sosial menegaskan kejujuran dalam penjangkauan siswa Sekolah Rakyat adalah fondasi utama, memastikan program ini tepat sasaran bagi keluarga terpinggirkan di Palembang dan sekitarnya.

bps
{{caption}}
Sensus Ekonomi 2026 Palembang: Ribuan Petugas Siap Potret Perekonomian Daerah

Pemerintah Kota Palembang menggandeng 7.588 petugas untuk menyukseskan Sensus Ekonomi 2026, langkah strategis demi data akurat dan pembangunan tepat sasaran. Simak detail persiapannya!

bps
{{caption}}
DJPb Pastikan APBN Perkuat Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 NTT Sebesar Rp137,89 Miliar

Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) menegaskan dukungan APBN Rp137,89 miliar untuk Sensus Ekonomi 2026 NTT. Anggaran ini vital untuk data akurat demi pembangunan daerah.

{{caption}}
BPS Rejang Lebong Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Jamin Kerahasiaan Data

Badan Pusat Statistik (BPS) Rejang Lebong meminta partisipasi aktif warga dalam Sensus Ekonomi 2026, menjamin kerahasiaan data dan menepis hoaks terkait pajak. Pahami pentingnya Sensus Ekonomi 2026 Rejang Lebong untuk data ekonomi nasional.

{{caption}}
Pemerintah Perkuat Intervensi Jaga Stabilitas Harga Pangan Nasional

Badan Pangan Nasional (Bapanas) menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan dari produsen hingga konsumen, melindungi petani, dan mengendalikan inflasi, terutama pasca Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

{{caption}}
Tekanan Harga Pangan Masih Bayangi Inflasi Papua Awal 2026

Bank Indonesia (BI) mencatat tekanan harga pangan masih menjadi faktor utama inflasi Papua dan tiga daerah otonomi baru pada Januari 2026, memicu kekhawatiran akan stabilitas harga.

{{caption}}
Inflasi Januari 2026 Naik ke 3,55 Persen, Bank Mandiri Nilai Masih Terkendali dan Tak Ganggu Stabilitas Ekonomi

Peningkatan inflasi tahunan ini juga dipengaruhi oleh efek basis rendah (low base effect) dari tahun sebelumnya.

{{caption}}
UOB: Inflasi Terkendali, Ekonomi Indonesia Tetap Stabil

UOB menilai bahwa inflasi tahunan ini terutama didorong oleh kelompok perumahan, utilitas, bahan bakar rumah tangga, serta perawatan pribadi.

{{caption}}
Kepala BGN: Program Makan Bergizi Gratis Mampu Stabilkan Harga Pangan Nasional

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana meyakini program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat menjadi instrumen efektif untuk menstabilkan harga pangan di Indonesia.

{{caption}}
Fakta Menarik: Inflasi Sulsel 0,10 Persen, Lebih Rendah dari Nasional! Apa Pemicunya?

Inflasi Sulsel pada awal Oktober 2025 tercatat 0,10 persen secara bulanan, lebih rendah dari tingkat nasional. Kelompok perawatan dan jasa lainnya menjadi pemicu utama, sementara beberapa sektor justru mengalami deflasi. Simak detailnya!