BPBD Aceh Tengah Sigap Padamkan Kebakaran Kedai Elpiji di Bintang
Kebakaran hebat melanda sebuah kedai penjual elpiji dan BBM di Aceh Tengah. BPBD setempat segera mengerahkan tim pemadam kebakaran untuk mengatasi insiden ini, membuat pembaca penasaran akan detail kejadian.
Kebakaran hebat melanda sebuah kedai yang menjual bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji di Kabupaten Aceh Tengah pada Jumat (27/3) pagi. Insiden ini terjadi sekitar pukul 10.35 WIB, memicu respons cepat dari pihak berwenang. Lokasi kejadian berada di Kampung Genuren, Kecamatan Bintang, Aceh Tengah.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tengah segera mengerahkan tim pemadam kebakaran. Satu unit armada pemadam dari Posko Bintang dikirim untuk memadamkan api. Kedai tersebut diketahui bukan pangkalan resmi, melainkan tempat penjualan eceran BBM dan elpiji.
Bangunan kedai yang terbakar memiliki konstruksi semi permanen dan tidak dapat diselamatkan. Pemilik kedai, Kiaman (45), mengalami luka bakar dan telah dilarikan ke rumah sakit. Pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran ini.
Kronologi Kebakaran Kedai Elpiji di Kampung Genuren
Kebakaran kedai elpiji dan BBM ini dilaporkan terjadi pada Jumat (27/3) sekitar pukul 10.35 WIB. Lokasi kejadian berada di Kampung Genuren, Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah. Kedai tersebut merupakan bangunan berkonstruksi semi permanen milik warga setempat bernama Kiaman (45).
Kepala BPBD Kabupaten Aceh Tengah, Andalika, mengonfirmasi kejadian tersebut. "Kebakaran terjadi pada Jumat (27/3) sekira pukul 10.35 WIB," katanya. Andalika juga menjelaskan bahwa kedai ini menjual BBM dan elpiji, bukan sebagai pangkalan resmi.
Api dengan cepat melalap seluruh bangunan, terutama karena adanya bahan bakar minyak dan elpiji di kedai tersebut. Sayangnya, bangunan kedai tersebut tidak dapat diselamatkan dari amukan api. "Bangunan tidak bisa diselamatkan karena terbakarnya bahan bakar minyak dan elpiji di kedai tersebut," terang Andalika.
Respons Cepat BPBD Aceh Tengah dan Kondisi Korban
Menyikapi insiden kebakaran kedai elpiji ini, BPBD Kabupaten Aceh Tengah segera mengambil tindakan. Tim pemadam kebakaran beserta satu unit armada dikerahkan dari Posko Bintang. Mereka berupaya keras untuk mengendalikan kobaran api yang membakar kedai tersebut.
Meskipun upaya pemadaman dilakukan dengan sigap, kerugian material tidak dapat dihindari. Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran ini. "Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran itu," kata Andalika.
Namun, pemilik kedai yang terbakar dilaporkan mengalami luka bakar. Korban telah segera dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. BPBD juga turut membantu penanganan awal di lokasi kejadian.
Penyelidikan Penyebab dan Pendataan Kerugian
Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan mendalam terkait penyebab pasti kebakaran kedai elpiji ini. Proses investigasi dilakukan untuk mengungkap faktor-faktor pemicu insiden tersebut. Hasil penyelidikan diharapkan dapat memberikan kejelasan.
Selain penyelidikan, kerugian materiil akibat kebakaran ini juga masih dalam tahap pendataan. Tim terkait sedang menghitung estimasi kerugian yang dialami oleh pemilik kedai. Data ini penting untuk proses selanjutnya.
Andalika menambahkan bahwa tim BPBD terus memberikan dukungan penanganan lebih lanjut di lapangan. "Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Begitu kerugian, masih dalam pendataan. Tim BPBD juga membantu penanganan lebih lanjut," ujarnya.
Sumber: AntaraNews