BI Sediakan Layanan Penukaran Uang Baru di Stasiun Semarang, Mudik Makin Mudah
Bank Indonesia (BI) hadirkan Layanan Penukaran Uang Baru di dua stasiun di Semarang khusus penumpang kereta api. Simak jadwal dan ketentuannya agar mudik Lebaran lebih lancar!
Bank Indonesia (BI) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya menjelang momen penting seperti Lebaran. Kali ini, BI menyediakan Layanan Penukaran Uang Baru khusus bagi para penumpang kereta api di dua stasiun strategis di Kota Semarang, Jawa Tengah. Inisiatif ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam mempersiapkan kebutuhan uang tunai untuk Hari Raya Idulfitri.
Layanan penukaran uang baru ini akan dilaksanakan secara terbatas pada tanggal 13 Maret 2026, berlokasi di zona 2 Stasiun Semarang Tawang dan Stasiun Poncol. PT KAI Daop 4 Semarang melalui Manajer Humas Luqman Arif, mengonfirmasi bahwa layanan ini akan dibuka mulai pukul 09.00 hingga 11.30 WIB. Penumpang diimbau untuk memperhatikan jadwal agar tidak ketinggalan kesempatan ini.
Fokus utama dari Layanan Penukaran Uang Baru ini adalah untuk memberikan kemudahan bagi penumpang kereta api jarak jauh yang telah memiliki tiket perjalanan sesuai identitas yang berlaku. Dengan demikian, para pemudik dapat menukarkan uang baru mereka langsung di stasiun sebelum atau sesudah perjalanan, menjadikan persiapan Lebaran lebih efisien dan nyaman.
Ketentuan dan Mekanisme Layanan Penukaran Uang Baru BI di Semarang
Layanan penukaran uang baru yang disediakan oleh Bank Indonesia di Stasiun Semarang Tawang dan Stasiun Poncol memiliki beberapa ketentuan yang wajib dipatuhi oleh calon penukar. Setiap nomor induk kependudukan (NIK) hanya diperbolehkan melakukan satu kali penukaran uang. Aturan ini diterapkan untuk memastikan pemerataan kesempatan bagi seluruh penumpang yang membutuhkan layanan ini.
Selain itu, penukaran uang tidak dapat diwakilkan oleh orang lain, sehingga penukar harus datang sendiri dengan membawa identitas diri yang sesuai dengan tiket perjalanan. PT KAI Daop 4 Semarang juga menegaskan bahwa layanan ini hanya dapat dilakukan selama kuota penukaran masih tersedia. Oleh karena itu, penumpang disarankan untuk datang lebih awal.
Maksimal nominal penukaran uang baru yang ditetapkan adalah sebesar Rp5,3 juta per NIK, dengan pecahan uang yang telah disediakan oleh Bank Indonesia. Pembatasan ini bertujuan untuk mengoptimalkan distribusi uang baru kepada lebih banyak masyarakat. Ketentuan ini penting untuk dipahami agar proses penukaran berjalan lancar dan tertib.
Kemudahan Mudik dan Peningkatan Minat Transportasi Kereta Api
Kehadiran layanan penukaran uang baru di stasiun ini diharapkan dapat memberikan kemudahan signifikan bagi para pelanggan kereta api yang akan mudik. Persiapan menyambut Lebaran seringkali membutuhkan uang tunai dengan pecahan kecil atau uang baru untuk berbagai keperluan, termasuk tradisi pemberian angpau. Dengan adanya fasilitas ini, pemudik tidak perlu lagi mencari lokasi penukaran di luar stasiun.
Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, juga mengungkapkan bahwa kemudahan yang diberikan kepada pelanggan ini diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat untuk menggunakan kereta api sebagai pilihan transportasi. Kereta api menawarkan perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu, menjadikannya opsi ideal untuk perjalanan jarak jauh, terutama saat musim mudik.
Inisiatif kolaborasi antara Bank Indonesia dan PT KAI ini tidak hanya berfokus pada penyediaan uang baru, tetapi juga pada peningkatan pengalaman perjalanan secara keseluruhan. Dengan adanya fasilitas tambahan seperti ini, diharapkan masyarakat semakin percaya dan memilih moda transportasi kereta api untuk perjalanan mereka, sekaligus mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026.
Sumber: AntaraNews