Bertikai Dengan Trump, Harta Elon Musk Lenyap Rp438 Triliun dalam Semalam
Pertikaian antara Musk dan Trump ini terekam dalam platform media sosial X. Akibatnya, kini persahabatan mereka hancur lebur.
Forbes melaporkan harta kekayaan CEO Tesla, Elon Musk lenyap sebesar USD 27 miliar dalam semalam akibat bertengkar dengan Presiden AS Donald Trump. Nilai ini setara Rp438 triliun dengan asumsi kurs Rp16.258 per USD.
Pertikaian antara Musk dan Trump ini terekam dalam platform media sosial X. Akibatnya, kini persahabatan mereka hancur lebur secara spektakuler di hadapan seluruh dunia ketika Presiden Amerika Serikat.
Bahkan, Presiden Donald Trump pada hari Kamis menyebut CEO Tesla Elon Musk "GILA" dan mengancam akan memutus kontrak pemerintah perusahaannya karena kedua pria itu berselisih mengenai tagihan pajak yang besar.
"Cara termudah untuk menghemat uang dalam Anggaran kita, Miliaran dan Miliaran Dolar, adalah dengan menghentikan Subsidi dan Kontrak Pemerintah Elon. Saya selalu terkejut bahwa Biden tidak melakukannya," tulis Trump dalam sebuah posting Truth Social.
Dalam pidato di Oval Office yang disiarkan langsung di berbagai televisi, Trump mengaku sangat kecewa dengan kritik dari Elon Musk soal rancangan undang-undang pengeluaran. Trump lalu mengancam akan membatalkan kontrak multi-miliar dolar dari pemerintah AS dengan taipan tersebut.
Balasan Elon Musk
Musk membalas secara langsung lewat platform X miliknya. Dia mengatakan bahwa Partai Republik tidak akan memenangkan pemilihan tahun 2024 tanpanya, dan menyebut Trump tidak tahu berterima kasih.
Saat perseteruan semakin sengit, Musk juga sempat menyebut Trump ada dalam dokumen Epstein. Dokumen ini merujuk pada data-data pemerintah AS mengenai pemodal Jeffrey Epstein yang bunuh diri di penjara. Eipstein kala itu tengah menunggu persidangan atas kejahatan seks.
Akibat perseteruan tersebut, saham produsen kendaraan listrik Tesla milik Musk kemudian anjlok sekitar 15 persen saat intensitas perseteruan yang mencengangkan ini meningkat.