Berdayakan Warga Sekitar, UMKM Binaan BRI Ini Sukses jadi Penyuplai Makanan Program MBG
Karena selalu membangun rekam jejak yang baik sebagai nasabah, Wiwin tak pernah kesulitan untuk mendapat bantuan modal dari BRI guna membangun dapurnya
Saat pertama kali diluncurkan, salah satu tujuan strategis Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden Prabowo adalah untuk menggerakkan unit usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) sebagai pemasok makanan. Karena jumlah makanan yang harus diproduksi setiap harinya cukup banyak, maka butuh standar-standar tertentu yang harus bisa dipenuhi oleh UMKM tersebut.
Namun hal itu bukanlah mustahil bagi seorang Wiwin Agustina, salah seorang pelaku UMKM asal Kecamatan Tanjung Rasa, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Sejak 13 Januari 2025, usahanya dipercaya ikut menjalankan program MBG dengan menyiapkan ribuan porsi makanan bergizi gratis pada siswa-siswa yang tersebar di 14 sekolah.
“Tiap hari total penerima makanan bergizi gratis ini mencapai 3.356 siswa, mulai dari jenjang PAUD, TK, SD, SMP, hingga SMA,” kata Wiwin seperti dikutip dari website resmi Bank Rakyat Indonesia pada 19 Juni 2025 lalu.
Berikut selengkapnya:
Pengalaman Baru
Bagi Wiwin, menjadi mitra program pemerintah merupakan pengalaman baru. Ia mengatakan, tingginya permintaan serta ketatnya standar kualitas dan kebersihan yang ditetapkan pemerintah menjadi tantangan sendiri. Oleh karena itu, perlu kesiapan dapur secara menyeluruh meliputi sarana sanitasi yang lengkap, peralatan masak berkapasitas besar, serta pengemasan makanan yang sudah sesuai standar.
Alhasil, sebagai bentuk keseriusannya, Wiwin bisa menyesuaikan diri dengan berbagai standar tersebut yang mana butuh biaya yang tidak sedikit.
“Waktu itu kami ditunjuk untuk maju sebagai mitra dapur. Bagaimanapun kami harus melengkapi semua persyaratan yang telah ditentukan Badan Gizi Nasional. Padahal sebelumnya dapur kami ini hanya dapur rumahan biasa. Jadi, untuk bisa memulai program ini kami harus menyiapkan dana sendiri dulu,” ujar Wiwin dikutip dari website resmi BRI.
Dapat Modal dari BRI
Sejak awal merintis usaha, Wiwin telah menjaga kedisiplinan dan membangun rekam jejak yang baik sebagai nasabah BRI. Hal ini membuat Wiwin tak kesulitan mendapat bantuan permodalan untuk meningkatkan kualitas dapurnya. Bantuan modal ini membuat usahanya lebih stabil, apalagi dengan pesanan yang konsisten dari program MBG membuat kegiatan produksi dari usahanya bisa berjalan secara berkelanjutan.
Saat ini, Wiwin telah mempekerjakan 50 orang yang 47 di antaranya bekerja khusus untuk menjalankan program MBG. Wiwin mengatakan seluruh karyawannya itu direkrut dari lingkungan sekitar tempat tinggalnya. Bahkan ketika kebutuhan pasokan makanan meningkat, ia tak ragu untuk membuka lowongan pekerjaan bagi warga setempat yang membutuhkan.
“Bisa dibilang kami saling memberdayakan satu sama lain demi menggerakkan ekonomi sekitar,” terangnya.
Komitmen BRI
Terpisah, Coorporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi menjelaskan bahwa dukungan dair BRI berupa akses pembiayaan terhadap program MBG merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam menciptakan dampak ekonomi berkelanjutan, khususnya melalui penguatan dan pemberdayaan sektor UMKM.
“Progrma MBG tidak semata-mata soal pemenuhan kebutuhan gizi, tapi juga tentang membuka akses bagi pelaku ekonomi lokal untuk berkembang. BRI berperan aktif dalam memastikan para pelaku UMKM yang terlibat dalam rantai pasok program ini dapat tumbuh secara konsisten dan berkelanjutan,” pungkas Hendy dikutip dari website resmi BRI.