Bank Mandiri Bukukan Laba Bersih Rp56,3 Triliun Sepanjang 2025
Hingga Desember 2025, total aset Bank Mandiri tumbuh sekitar 18,7 persen secara year on year (yoy), jauh di atas rata-rata industri perbankan nasional.
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) atau Bank Mandiri secara kumulatif sepanjang tahun 2025 berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp56,3 triliun.
"Bank Mandiri mampu mencatatkan laba konsolidasi sebesar Rp56,3 triliun. Angka ini tumbuh positif secara sehat dan berkelanjutan," kata Direktur Utama Bank Mandiri Riduan dalam paparan Laporan Keuangan Triwulan IV 2025, Kamis (5/2).
Kinerja tersebut bukan semata hasil ekspansi bisnis, melainkan refleksi dari sinergi yang seimbang antara kontribusi kepada negara, dukungan nyata terhadap UMKM, serta penguatan ekosistem ekonomi nasional. Hal ini sejalan dengan semangat Bank Mandiri, yakni Sinergi Majukan Negeri.
Riduan menyampaikan bahwa komitmen Bank Mandiri dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional tercermin dari kinerja perseroan yang secara konsisten melampaui pertumbuhan industri perbankan.
Hingga Desember 2025, total aset Bank Mandiri tumbuh sekitar 18,7 persen secara year on year (yoy), jauh di atas rata-rata industri perbankan nasional.
"Pertumbuhan tersebut ditopang oleh penyaluran kredit yang sehat. Kredit Bank Mandiri mencatatkan pertumbuhan double digit di atas industri, mencerminkan peran aktif Bank Mandiri dalam mendukung pembiayaan sektor produktif dan sektor-sektor prioritas lainnya," ujarnya.
Dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) juga tumbuh solid dan berada pada level yang signifikan di atas industri perbankan nasional. Hal ini menunjukkan tingkat kepercayaan nasabah yang kuat serta keberhasilan Bank Mandiri dalam menjaga likuiditas yang stabil dan berkelanjutan.
"Yang tidak kalah penting, pertumbuhan tersebut tetap diiringi kualitas aset yang terjaga. Rasio NPL Bank Mandiri berada jauh di bawah rata-rata industri perbankan nasional, menegaskan disiplin manajemen risiko dan kualitas pertumbuhan yang sehat," lanjut Riduan.
Dividen Bank Mandiri
Dalam kesempatan tersebut, Riduan menegaskan Bank Mandiri secara konsisten menjalankan perannya sebagai bank nasional yang berkontribusi nyata bagi negara. Hal ini tercermin dari kontribusi kepada masyarakat Indonesia melalui dividen sebesar Rp225 triliun dalam 25 tahun terakhir.
"Pada tahun 2025, dividen Bank Mandiri juga tumbuh kuat mencapai Rp52,5 triliun, yang berasal dari Rp43,5 triliun atas porsi laba tahun 2024 serta Rp9 triliun dividen interim atas porsi laba tahun 2025 yang telah dibayarkan pada 14 Januari 2026," ujarnya.
Ke depan, Riduan meyakini fundamental Bank Mandiri akan terus menopang pertumbuhan ekonomi nasional.
Mandiri Rajin Bayar Pajak
Selain dividen, Bank Mandiri juga berkontribusi optimal terhadap penerimaan negara melalui pajak. Secara akumulatif, kontribusi pajak Bank Mandiri mencapai Rp277 triliun sejak tahun 2000 hingga 2025, atau sejak perseroan didirikan.
Pada tahun 2025, Bank Mandiri telah membayarkan pajak sekitar Rp27 triliun, dengan tren kontribusi yang terus meningkat dari tahun ke tahun.
"Hal ini menunjukkan peran sistemik Bank Mandiri dalam memperkuat fondasi fiskal nasional," pungkasnya.