Menilik Sektor Riil dari Dekat
Menilik Sektor Riil dari Dekat Lihat Selengkapnya
Sorot
{{caption}}
Komitmen Tingkatkan Pendidikan, Prabowo: Kita Harus Kerja Keras, Hemat Uang

{{caption}}
Prabowo Beberkan Alasan Efisiensi Anggaran, Demi Program Ini

{{caption}}
Pesan Prabowo ke Guru dan Murid: Jangan Sekali-kali Jelek-jelekin Orang

{{caption}}
Prabowo: Kalau Kita Diejek, Balas dengan Sopan Santun

{{caption}}
Prabowo Ungkap Tujuan Bangun Sekolah Rakyat

{{caption}}
Momen Prabowo Makan Siang Bersama Siswa Sekolah Rakyat Bali

Topik Terkait
{{caption}}
Kapasitas Kredit BI Masih Longgar, Siap Dorong Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Lebih Tinggi

Bank Indonesia (BI) optimistis Kapasitas Kredit BI masih sangat longgar dan siap dioptimalkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai level yang lebih tinggi di tahun 2026.

{{caption}}
Bank Indonesia Optimis Kredit Perbankan Tumbuh Hingga 12 Persen Tahun Ini

"Pertumbuhan ekonomi kita masih di 5,11 persen. Dari sisi stabilitas sistem keuangan kita melihat rasio permodalan tinggi, AL/DPK masih terjaga tinggi."

{{caption}}
Gubernur BI Yakin Ekonomi Indonesia Terus Tumbuh hingga 2027

Gubernur BI Perry Warjiyo optimistis ekonomi Indonesia tumbuh positif hingga 2027, dengan inflasi terkendali, kredit meningkat, dan digitalisasi meluas.

{{caption}}
Perbanas: Proyeksi Kredit Perbankan 2026 Tetap Single Digit di Tengah Ketidakpastian Global

Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) memproyeksikan pertumbuhan kredit perbankan 2026 akan tetap berada di kisaran single digit, dipengaruhi oleh permintaan sektor riil yang belum kuat dan ketidakpastian global.

{{caption}}
Kredit Belum Dicairkan Capai Rp 2.509 Triliun, BI Ungkap Penyebabnya

Pelaku usaha belum sepenuhnya siap memanfaatkan fasilitas pembiayaan

{{caption}}
Ternyata Ini Biang Kerok Bikin Penyaluran Kredit Bank Melemah di Tahun 2025

Fenomena tersebut terlihat dari tingginya nilai komitmen kredit yang belum ditarik atau undisbursed loan.

{{caption}}
Pelaku Usaha Tahan Ekspansi, Pertumbuhan Kredit Perbankan Melambat Pada Oktober 2025

Bank Indonesia juga mencatat fasilitas pinjaman yang belum dicairkan (undisbursed loan) pada Oktober 2025 masih cukup besar.

{{caption}}
Fakta Menarik: Undisbursed Loan Capai Rp2.374,8 Triliun, OJK Proyeksikan Laju Pertumbuhan Moderat

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan laju pertumbuhan pinjaman yang belum dicairkan atau "undisbursed loan" akan mengalami moderasi, meskipun nilainya masih sangat besar, mencapai Rp2.374,8 triliun pada September 2025.

OJK
{{caption}}
Kredit Perbankan Naik 7,7% pada September, Bank Indonesia Soroti Lemahnya Permintaan

Meskipun sedikit meningkat dibanding Agustus 2025 yang mencatat pertumbuhan 7,56 persen YoY.

{{caption}}
Biang Kerok Pertumbuhan Kredit di Mei 2025 Melambat

Angka kredit pada Mei lebih rendah dari pada April 2025 yang mencapai 8,88 persen.

{{caption}}
BI Optimis Ekonomi RI Tumbuh 5,4%, Fokus ke Dua Sektor

Penurunan suku bunga dan pelonggaran likuiditas ditempuh melalui kebijakan moneter.

{{caption}}
OJK Optimis Kredit Perbankan Tumbuh 9-11% di 2025

Optimis ini berdasarkan dari rencana bisnis bank (RBB) yang telah disampaikan oleh perbankan pada awal tahun ini.

{{caption}}
Menteri Keuangan Tegaskan Indonesia Tak Menuju Krisis Ekonomi 1997-1998

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan Indonesia tidak mengarah pada krisis ekonomi, keuangan, dan moneter seperti 1997-1998, meski rupiah sempat melemah. Stabilitas ekonomi nasional menjadi fokus utama pemerintah.

{{caption}}
Purbaya: Pelemahan Rupiah dan IHSG Tak Goyahkan Fundamental Ekonomi Indonesia

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pelemahan nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tidak mencerminkan kondisi fundamental ekonomi Indonesia yang sebenarnya, melainkan dipicu oleh persepsi negatif.

{{caption}}
Menkeu Purbaya Sadewa: Indonesia Tak Menuju Krisis Ekonomi 1997-98, Rupiah Akan Menguat

Meski rupiah sempat melemah, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan Indonesia tidak sedang menuju krisis ekonomi 1997-98. Bagaimana strategi pemerintah menguatkan rupiah dan menjaga stabilitas?

{{caption}}
BI Perkuat Pengembangan Ekonomi Syariah melalui Wakaf Produktif dan Sertifikasi Halal

Bank Indonesia (BI) serius menggenjot Pengembangan Ekonomi Syariah di daerah, fokus pada wakaf produktif dan percepatan sertifikasi halal. Simak strategi lengkapnya!

{{caption}}
Pemerintah, BI dan DPR Perkuat Kebijakan Fiskal dan Moneter, Hasilkan Dua Strategi Jaga Rupiah

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan rapat tersebut diinisiasi DPR sebagai forum evaluasi.

{{caption}}
Menkeu Purbaya: Pelemahan Kurs dan IHSG Tak Cerminkan Kuatnya Fundamental Ekonomi Indonesia

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pelemahan nilai tukar rupiah dan IHSG tidak sejalan dengan fundamental ekonomi Indonesia yang solid. Ia menyoroti persepsi negatif pasar yang keliru terhadap kondisi riil.

{{caption}}
Solusi Rumah untuk Gen Z, BTN Gandeng Pinhome Hadirkan KPR Digital

Masyarakat dapat mencari properti sekaligus mengajukan pembiayaan rumah dalam satu ekosistem layanan yang terintegrasi.

{{caption}}
Kebut Transformasi Ekosistem Perbankan, BTN Genjot Dana Murah dan Transksi

Bank harus mampu menangkap arus transaksi dan aktivitas ekonomi nasabah secara lebih luas dan terintegrasi.

{{caption}}
Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi, BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun untuk Pindad

Pemerintah saat ini menempatkan industri pertahanan sebagai salah satu sektor prioritas nasional, yang tecermin dari anggaran pertahanan.

{{caption}}
Perluas Bisnis Ritel, BTN Teken Pengalihan Portofolio Kredit SMBCI Nyaris Rp20 Triliun

Transaksi tersebut dilakukan sebagai bagian dari langkah strategis perseroan memperluas basis bisnis ritel nasional.

{{caption}}
BTN Lelang Puluhan Ribu Hunian Bekas, Harga di Bawah Pasar dan Bunga KPR Cuma 5 Persen

BTN juga memberikan opsi skema pembiayaan rumah second dengan bunga mulai 5 persen guna memperluas akses masyarakat memiliki hunian.

{{caption}}
Bos BTN Bongkar Strategi Anyar Penyaluran Kredit Perumahan untuk Masyarakat

Langkah itu diharapkan dapat memperluas akses masyarakat berpenghasilan rendah terhadap pembiayaan rumah.