Banjir Terus Melanda Jabodetabek, Bapanas Pastikan Harga Daging Ayam Tetap Stabil
Pemerintah telah memastikan stok ayam beku dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan pasar.
Sejumlah daerah di kawasan Jabodetabek masih tergenang banjir hingga Selasa (4/3) siang. Meskipun kondisi ini mempengaruhi banyak aktivitas warga, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi, memastikan harga daging ayam tetap stabil.
"Enggak (naik)," ujar Arief tegas saat ditemui di Kementerian Perdagangan, Jakarta, pada Selasa (4/3).
Arief menjelaskan bahwa pemerintah telah memastikan stok ayam beku dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan pasar.
"Stok ayam banyak dalam kondisi beku (frozen), sudah tersedia di tempat penyimpanan dingin," tambahnya.
Dia juga meyakinkan masyarakat bahwa pasokan ayam masih melimpah di pasar dan siap disalurkan kapan saja.
"Tinggal disalurkan saja. Datang ke pasar tradisional atau pasar modern, semuanya ada ayam," tuturnya.
Sementara itu, banjir yang melanda wilayah Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Jabodetabek) pada Selasa (4/3) mengakibatkan beberapa daerah terendam air. Di Bekasi, ketinggian banjir mencapai atap rumah. Femmy, seorang warga di Jatirasa, Kota Bekasi, mengungkapkan bahwa air di lokasi tersebut mencapai genteng rumahnya.
Pesantren Al-Kautsar di Bekasi juga dilaporkan terendam banjir dengan ketinggian air yang mencapai dada orang dewasa, menurut keterangan dari Kepala Pesantren, Hakim.
Di Jakarta, banjir juga melanda sejumlah area dengan ketinggian air mencapai dua meter. BPBD Jakarta mencatat genangan air terjadi di 62 RT dan empat ruas jalan. Salah satu wilayah yang terdampak adalah Jalan Kebon Pala II di Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur.
Banjir juga merendam sejumlah wilayah di Tangerang, dengan yang terparah terjadi di perumahan Pondok Maharta, Kelurahan Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan. Warga setempat mengungkapkan bahwa banjir disebabkan oleh luapan kali akibat hujan deras yang terjadi semalam.