ASDP Pastikan Kesiapan Pelabuhan Bakauheni Sambut Angkutan Lebaran 2026 dengan Optimal
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menegaskan kesiapan Pelabuhan Bakauheni untuk kelancaran angkutan Lebaran 2026, memastikan perjalanan aman dan nyaman bagi pemudik.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) telah menyatakan kesiapan penuh Pelabuhan Bakauheni, Lampung, dalam menghadapi periode angkutan Lebaran 2026. Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran penyeberangan serta menjamin keamanan dan kenyamanan bagi seluruh pemudik.
General Manager PT ASDP Cabang Bakauheni, Partogi Tamba, pada Kamis (05/3) menegaskan bahwa persiapan matang telah dilakukan. Ini mencakup penguatan armada, peningkatan fasilitas pelabuhan, serta optimalisasi sistem operasional.
Koordinasi intensif juga menjadi fokus utama guna menjamin mobilitas masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran dapat berjalan tanpa hambatan. Kesiapan ini diharapkan mampu menjaga konektivitas logistik tetap terjaga.
Penguatan Armada dan Fasilitas Pelabuhan
Partogi Tamba menjelaskan bahwa ASDP telah mempersiapkan segala aspek layanan penyeberangan secara menyeluruh. Hal ini dimulai dari sisi armada yang telah menjalani ramp check bersama Kementerian Perhubungan.
Seluruh armada yang akan beroperasi selama periode Lebaran 2026 telah dinyatakan layak dan siap untuk melayani angkutan. Pengecekan ini memastikan setiap kapal memenuhi standar keselamatan dan kelayakan operasional.
Selain armada, area pelabuhan juga menjadi perhatian utama dalam persiapan ini. Kesiapan petugas di lapangan turut diperkuat guna memberikan pelayanan terbaik bagi para pemudik yang melintas.
ASDP Cabang Bakauheni optimis bahwa layanan penyeberangan dapat menjaga kelancaran mobilitas masyarakat. Standar pelayanan di seluruh dermaga juga telah memenuhi kriteria untuk pelaksanaan angkutan Lebaran.
Antisipasi Lonjakan Pemudik dan Imbauan Penting
ASDP memprediksi adanya lonjakan jumlah pemudik pada Lebaran 2026 dibandingkan tahun sebelumnya. Diperkirakan akan ada peningkatan sekitar 2,1 persen untuk pejalan kaki dan 1,8 persen untuk kendaraan roda empat.
Lonjakan ini dihitung secara gabungan mulai dari awal hingga akhir periode angkutan Lebaran. Untuk mengantisipasi kepadatan, Partogi Tamba mengimbau calon pemudik agar membeli tiket penyeberangan lebih awal.
Imbauan juga ditujukan kepada seluruh pemudik, baik pengguna kendaraan roda dua maupun empat, untuk selalu menjaga keselamatan. Memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima sebelum perjalanan adalah hal krusial.
Langkah proaktif ini diharapkan dapat mengurai potensi penumpukan di pelabuhan. Dengan demikian, pengalaman mudik masyarakat dapat tetap aman, nyaman, dan lancar sesuai harapan.
Sumber: AntaraNews