750 Karyawan PT BSI Belum Terima Gaji Selama 4 Bulan, Wamenaker Langsung Telepon Pemilik
Noel, sapaan akrab Wamenaker menelepon langsung owner atau pemilik PT Bumi Sarimas Indonesia (BSI) untuk mempertanyakan gaji karyawan yang belum dibayarkan.
Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer Gerungan menemui ratusan karyawan PT Bumi Sari Mas Indonesia, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) yang melakukan unjuk rasa buntut gaji karyawan yang belum dibayarkan selama empat bulan terakhir.
"Hari ini kehadiran saya didampingi oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat membuktikan bahwa negara hadir. Negara tidak akan abai melihat persoalan kawan-kawan buruh," kata Wamenaker, di Kabupaten Padang Pariaman dikutip dari Antara, Kamis (7/8).
Noel, sapaan akrab Wamenaker menelepon langsung owner atau pemilik PT Bumi Sarimas Indonesia (BSI) untuk mempertanyakan gaji karyawan yang belum dibayarkan selama empat bulan terakhir.
"Jadi begini Pak, Saya bersama Wakil Gubernur Sumbar minta informasi terkait kepastian hak-hak buruh, Pak," kata Wamenaker melalui sambungan telepon kepada pemilik perusahaan.
Dalam sambungan telepon tersebut, Wamenaker mengingatkan pemilik perusahaan agar mematuhi undang-undang terkait ketenagakerjaan terutama memenuhi hak-hak pekerja. Sebab, jangan sampai tindakan manajemen perusahaan mengarah kepada tindakan pidana.
Di hadapan para buruh, Wamenaker menegaskan manajemen perusahaan harus secepatnya mencari solusi persoalan yang sudah terjadi berbulan-bulan. Ia khawatir kondisi itu semakin memperburuk keadaan terutama nasib pekerja.
"Untuk itu, kita berharap Bapak sebagai pemilik perusahaan bisa bekerjasama untuk menyelesaikan problem ini," ujarnya mengingatkan.
Ancam Ambil Tindakan Hukum
Pada kesempatan itu, Noel, sapaan akrabnya menegaskan tidak akan segan-segan melakukan tindakan hukum apabila PT Bumi Sarimas Indonesia mengabaikan hak-hak buruh.
Senada dengan itu, Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy menyebutkan persoalan gaji 750 karyawan PT Bumi Sarimas Indonesia yang belum dibayarkan selama empat bulan terakhir menjadi masalah serius, dan atensi pemerintah provinsi dan pusat.
"Saya minta tolong, Pak. Ini segera ditindaklanjuti biar tidak berlarut-larut," kata Wagub kepada pemilik perusahaan.
Ratusan karyawan atau pekerja PT Bumi Sarimas Indonesia yang terletak di Kabupaten Padang Pariaman melakukan unjuk rasa. Mereka menuntut pihak manajemen segera membayarkan hak-hak mereka yang sudah tidak ditunaikan selama empat bulan terakhir.
Aksi tersebut merupakan lanjutan dari demonstrasi yang sudah berkali-kali dilakukan sebelumnya. Para buruh atau pekerja juga sudah mendatangi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, DPRD Sumbar, dan lainnya namun belum membuahkan hasil yang baik.