5 Makanan Paling Mahal di Dunia, Ternyata Kunyit Masuk dalam Daftar
Kunyit dikenal sebagai salah satu rempah termahal di dunia. Rempah ini berasal dari putik bunga crocus yang sangat rapuh dan hanya dapat dipanen secara manual.
Dunia kuliner saat ini terus berkembang menjadi lebih dari sekadar menikmati rasa. Di tengah tren makanan yang menarik perhatian di media sosial dan eksplorasi kuliner yang semakin luas, beberapa bahan makanan kini menjadi simbol kemewahan dan status sosial.
Para ahli menyebutnya sebagai permata kuliner, yaitu bahan-bahan langka yang harga jualnya meroket karena proses panen yang sulit, ketersediaan yang terbatas, serta cita rasa dan aroma yang tiada tara.
Berikut adalah lima makanan termahal di dunia yang sering dicari oleh para pencinta kuliner premium dikutip dari 5 most expensive foods in the world Times of India.
1. Kunyit
Kunyit dikenal sebagai salah satu rempah termahal di dunia. Rempah ini berasal dari putik bunga crocus yang sangat rapuh dan hanya dapat dipanen secara manual, sehingga prosesnya membutuhkan waktu dan tenaga yang tidak sedikit.
Dalam berbagai pengobatan tradisional, mulai dari Ayurveda hingga pengobatan Persia, kunyit diyakini memiliki banyak manfaat, seperti membantu mengurangi stres, menjaga keseimbangan emosional, melindungi sel, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, serta memperbaiki kecerahan dan kesehatan kulit.
2. Truffle Putih
Truffle putih adalah salah satu jenis jamur yang paling langka dan bernilai tinggi di dunia. Jamur ini sebagian besar ditemukan di Italia dan bisa dijual dengan harga mencapai USD 4.000 per pon. Berbeda dengan truffle hitam, truffle putih tidak dapat dibudidayakan, ia hanya tumbuh secara alami di bawah pohon tertentu seperti ek dan hazelnut.
Aromanya yang tajam dan musky, dengan sentuhan bawang putih dan karakter tanah yang kuat, menjadikan truffle putih sering kali menjadi bintang dalam hidangan mewah, mulai dari pasta hingga risotto.
Makanan Selanjutnya
3. Kaviar Almas
Kaviar Almas, yang sering disebut sebagai kaviar emas, memiliki warna keemasan pucat yang sangat khas. Kaviar ini berasal dari sturgeon albino yang langka di Iran dan dihargai sekitar INR 21.60.812,50 per kilogram, menjadikannya salah satu makanan termahal di dunia. Teksturnya yang lembut menyerupai mentega dan rasa halusnya dianggap sebagai puncak dari kemewahan kuliner.
Umumnya, kaviar Almas disajikan dalam keadaan dingin bersama blini, roti panggang, atau menggunakan sendok dari mutiara. Padanan klasik untuk menikmati kaviar ini adalah dengan sampanye atau vodka premium.
4. Tuna Sirip Biru (Bluefin Tuna)
Tuna sirip biru sering kali mencetak rekor dunia karena terjual dengan harga yang mencapai jutaan dolar pada pelelangan ikan di Jepang. Ikan ini menjadi favorit dalam hidangan sushi dan sashimi kelas atas berkat dagingnya yang kaya, lembut, serta memiliki lemak marmer yang meleleh di mulut.
Selain rasanya yang lezat, tuna sirip biru juga dikenal memiliki kandungan nutrisi yang tinggi, kaya akan protein berkualitas, omega 3, vitamin B12, selenium, dan zat besi yang baik untuk kesehatan jantung dan otak. Kelangkaan tuna ini dan tingginya permintaan pasar menjadikannya salah satu jenis ikan termahal di dunia.
Makanan Paling Mahal Selanjutnya
5. Jamur Matsutake
Jamur matsutake memiliki peranan penting dalam masakan Jepang dan dianggap sebagai simbol budaya yang bernilai tinggi. Dikenal juga dengan sebutan pine mushroom, jamur ini terkenal karena aromanya yang kuat dan khas, yang mengingatkan pada pinus serta memiliki nuansa kayu manis.
Jamur ini tumbuh secara alami di sekitar akar pohon pinus yang terdapat di Jepang, Korea, Bhutan, Tiongkok, serta sebagian wilayah Amerika Utara. Sayangnya, jumlahnya semakin menurun akibat perubahan habitat, sehingga menjadikannya semakin langka dan mahal.
Dengan tekstur yang padat dan rasa earthy yang mendalam, jamur matsutake menjadi bahan yang sangat dicari dalam berbagai hidangan khas musim gugur di Jepang.