Tata Cara dan Niat Sholat Taubat, Lengkap dengan Doa Setelahnya
Berikut adalah tata cara dan niat shalat taubat, lengkap dengan doa setelahnya.
Sholat taubat merupakan salah satu ibadah sunnah yang dilakukan sebagai bentuk permohonan ampun kepada Allah atas dosa dan kesalahan yang pernah kita perbuat.
Amalan ini dianjurkan dalam Al-Qur’an, tepatnya pada surat At-Tahrim ayat 8, yang mengingatkan umat Islam untuk kembali kepada Allah dengan taubat yang sungguh-sungguh.
Secara umum, tata cara sholat taubat tidak jauh berbeda dengan sholat sunnah pada umumnya. Yang membedakan adalah niat dan tujuan pelaksanaannya, yaitu untuk memohon ampunan dan memperbaiki diri.
Berikut ini bacaan niat dan langkah-langkah melaksanakan sholat taubat sesuai ajaran Islam, dirangkum dari berbagai sumber.
Ibadah sunah
Sholat taubat adalah ibadah sunnah yang dilakukan sebagai bentuk permohonan ampun kepada Allah SWT atas dosa-dosa yang telah diperbuat.
Dalam Al-Qur’an surat At-Tahrim disebutkan:
"Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (taubat yang semurni-murninya). Mudah-mudahan Rabbmu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai."
Anjuran untuk melaksanakan sholat taubat juga ditegaskan dalam hadis Rasulullah Sholallahu Alaihi Wassalam yang diriwayatkan oleh Abu Dawud, Ahmad, dan Tirmidzi:
"Apabila ada orang yang melakukan suatu perbuatan dosa, kemudian dia berwudhu dengan sempurna, lalu dia mendirikan shalat dua rakaat, dan selanjutnya dia beristigfar memohon ampun kepada Allah, maka Allah pasti mengampuninya."
Dari ayat dan hadis ini, jelas bahwa sholat taubat adalah salah satu cara terbaik bagi seorang muslim untuk kembali mendekatkan diri kepada Allah dengan penuh keikhlasan.
Niat Sholat Taubat
Ushalli sunnatat taubati rokaataini lillahi taala
Artinya: "Saya niat shalat sunnah taubat dua rakaat karena Allah."
Tata Cara Sholat Taubat
Pelaksanaan sholat taubat pada dasarnya sama seperti sholat sunnah lainnya, hanya saja niatnya khusus untuk memohon ampunan.
Berikut langkah-langkahnya:
- Membaca niat sholat taubat
- Takbiratul ihram
- Membaca doa iftitah
- Membaca surah Al-Fatihah
- Membaca surah pendek dari Al-Qur'an
- Rukuk
- Iktidal
- Sujud
- Duduk di antara dua sujud
- Sujud kedua
- Bangun dan melanjutkan rakaat kedua dengan urutan yang sama seperti rakaat pertama
- Tasyahud akhir
- Salam
- Menutup dengan doa sholat taubat
Doa Sholat Taubat
أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْم الَّذِي لَا إِلهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ
Astaghfirullaahal'adzim, alladzii laa ilaaha illa huwal hayyul qayyuumu wa atuubu ilaiih
Artinya: "Saya mohon kepada Allah Yang Maha Agung, Dzat yang tiada Tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup lagi Berdiri Sendiri. Aku bertaubat kepada-Nya."
Dengan melaksanakan sholat taubat disertai niat yang tulus dan doa ini, seorang muslim diharapkan dapat memohon ampunan sekaligus memperbaiki diri agar tidak mengulangi kesalahan yang sama.
Setelah selesai sholat taubat, dianjurkan untuk membaca doa berikut:
اللّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لآاِلهَ اِلَّااَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَناَ عَبْدُكَ وَأَناَ عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوْذُ بِكَ من شَرِّمَاصَنَعْتَ. اَبُوْءُلَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَي وَأَبُوْءُ بِذَنْبِي فَاغْفِرْلِي فَإِنَّهُ لاَيَغْفِرُ الذُّنُوْبَ اِلاَّ اَنْتَ
Allaahumma anta rabbii laa ilaaha illaa anta khalaqtanii wa ana'abduka wa ana'alaa 'ahdika wa wa'dika mastatha'tu a'uudzubika min syarri maa shana'tu. abuu ulaka bini'matika 'alayya wa abuu u bidzanbi fahghfirlii fa innahu laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta.
Artinya: "Wahai Tuhan, Engkau adalah Tuhanku, tiada yang patut disembah melainkan hanya Engkau, Engkaulah yang menjadikan aku dan aku adalah hamba-Mu, dan aku dalam ketentuan dan janji-Mu yang Engkau limpahkan kepadaku. Aku mengakui dosaku, karena itu ampunilah aku, sebab tidak ada yang dapat memberi ampunan melainkan Engkau. Sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan apa yang telah aku perbuat."
Kapan Waktu Sholat Taubat?
Tidak ada dalil yang secara khusus menentukan kapan waktu paling utama untuk melaksanakan sholat taubat. Namun, banyak riwayat menyebutkan bahwa waktu terbaik untuk berdoa dan sholat sunnah adalah pada sepertiga malam terakhir.
Rasulullah SAW bersabda:
يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ يَقُولُ: مَنْ يَدْعُونِي، فَأَسْتَجِيبَ لَهُ مَنْ يَسْأَلُنِي فَأُعْطِيَهُ، مَنْ يَسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفِرَ لَهُ
Artinya: "Rabb kita turun ke langit dunia pada sepertiga malam yang akhir pada setiap malamnya. Kemudian berfirman, 'Orang yang berdoa kepada-Ku akan Ku-kabulkan, orang yang meminta sesuatu kepada-Ku akan Ku-berikan, orang yang meminta ampunan dari-Ku akan Ku-ampuni." (HR Bukhari dan Muslim)
Jika ingin mendapatkan waktu terbaik, sholat taubat bisa dilakukan sekitar pukul 01.00 dini hari hingga menjelang subuh. Namun, sholat ini tetap boleh dikerjakan kapan saja, kecuali pada waktu-waktu yang memang dilarang untuk sholat.
Prinsipnya, taubat tidak boleh ditunda. Begitu merasa bersalah atau menyadari kesalahan, seorang muslim dianjurkan untuk segera bertaubat.
Sholat taubat umumnya dilakukan dua rakaat dengan sekali salam, tetapi bisa juga empat atau enam rakaat. Sebaiknya sholat ini dilakukan sendirian karena termasuk ibadah sunnah yang tidak dianjurkan berjamaah.