Sudah Lama Pacaran Putus dan Batal Nikah, Karyawati Bank Tewas Gantung Diri
Korban adalah seorang karyawati bank daerah berinisial AN (20). Dia menghuni salah satu indekos di sekitar tempatnya bekerja.
Warga Tanah Abang, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatra Selatan, gempar dengan aksi gantung diri yang dilakukan penghuni indekos. Korban mengakhiri hidupnya karena depresi batal menikah.
Korban adalah seorang karyawati bank daerah berinisial AN (20). Dia menghuni salah satu indekos di sekitar tempatnya bekerja.
Korban pertama kali ditemukan rekan kerjanya yang ingin mengajaknya pergi kerja bareng, Selasa (9/6) pagi. Saksi menemukan korban tergantung di ventilasi kamar mandi indekos dengan pengikat jilbab.
Saksi histeris sejadi-jadinya. Pemilik indekos lantas menghubungi kepala desa dan dilanjutkan koordinasi dengan polisi untuk mengevakuasi korban.
Keluarga Menolak Autopsi
Polisi membawa mayat korban ke rumah sakit untuk keperluan visum. Keluarga menolak dilakukan autopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah.
"Dari fisik, korban diduga kuat meninggal karena gantung diri, tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuhnya," ungkap Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan, Rabu (10/6).
Dari keterangan sejumlah saksi, termasuk mantan pacar, korban depresi setelah putus cinta dengan kekasihnya yang bekerja sebagai sekuriti SPBU dua hari sebelum tewas. Padahal keluarga kedua belah pihak telah membicarakan rencana pernikahan mereka.
Frustasi Putus Cinta dan Batal Menikah
Korban telah beberapa kali menelepon dan mengirim pesan singkat kepada mantan pacarnya untuk memohon bisa balikan. Namun hubungan mereka tak bisa dipertahankan sehingga membuat korban frustrasi.
"Korban nekat mengakhiri hidupnya karena frustrasi putus cinta dan batal menikah," kata Arzuan.
Sementara rekan kerja korban menyebut korban hanya terlihat rebahan di ruang tamu dan kamar indekos sambil bermain handphone pada malam kejadian. Sikap korban terlihat mulai berubah tetapi masih mau membantu temannya memarkirkan mobil.
"Korban cuma rebahan dan main hp pada malam sebelum kejadian, tapi saksi tidak curiga dengan sikapnya itu," kata Arzuan.
Kontak Bantuan
Bunuh diri bukan jawaban apalagi solusi dari semua permasalahan hidup yang seringkali menghimpit. Bila Anda, teman, saudara, atau keluarga yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit, dilanda depresi dan merasakan dorongan untuk bunuh diri, sangat disarankan menghubungi dokter kesehatan jiwa di fasilitas kesehatan (Puskesmas atau Rumah Sakit) terdekat.
Bisa juga mengunduh aplikasi Sahabatku: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.icreativelabs.sahabatku
Atau hubungi Call Center 24 jam Halo Kemenkes 1500-567 yang melayani berbagai pengaduan, permintaan, dan saran masyarakat.
Anda juga bisa mengirim pesan singkat ke 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat surat elektronik (surel) kontak@kemkes.go.id.