Seorang Anak Nekat Mencuri Demi Hidupi Ibunya, Ustaz Das'ad Latif Beri Pesan Menohok ke Pejabat
Bukannya mengutuk si pelaku, Ustaz Das’ad Latif justru diliputi rasa haru.
Ulama kondang sekaligus akademisi Universitas Hasanuddin, Ustaz Das’ad Latif belum lama ini menyoroti sebuah kasus pencurian sepeda motor. Bukannya mengutuk si pelaku, Ustaz Das’ad Latif justru diliputi rasa haru.
Terungkap, pelaku terpaksa melakukan perbuatan demikian untuk menghidupi sang ibu tercinta. Sontak, Ustaz Das’ad Latif memberi pesan penting sekaligus menohok bagi pejabat di tanah air.
Seperti apa pesannya? Simak ulasan selengkapnya berikut ini.
Ustaz Das'ad Latif Soroti Insiden Curanmor
Melalui akun Instagram pribadinya @dasadlatif1212, Ustaz Das’ad Latif mengungkapkan pesan haru sekaligus menohok bagi sejumlah pihak. Hal ini disampaikan menyusul sorotannya terhadap sebuah kasus pencurian sepeda motor yang dilakukan pemuda bernama Agus asal Cimahi pada tahun 2022 lalu.
Bukan tanpa sebab, Agus terpaksa mencuri demi mendapatkan pundi-pundi rupiah untuk mencukupi kebutuhan ibunda. Sekadar informasi, Agus kala itu pun tak mendapat hukuman pidana lantaran sang majikan luluh hingga memberi maaf.
Kejaksaan Negeri turut memberikan pengampunan atau restorative justice. Agus saat itu tak mampu menahan tangis saat memohon ampun ke sang ibunda. Usai sidang, Kejari Cimahi turut memberikan bantuan sembako.
“Usapan kasih sayang ibu, menyatu dengan kecintaan anak terhadap ibu, rela dipenjara agar ibunya tetap makan,” tulis Ustaz Das’ad Latif, demikian dikutip dari keterangan unggahan.
Beri Pesan Menohok
Pesan menohok lantas disampaikan Ustaz Das’ad Latif dalam keterangannya. Melalui unggahan terbaru itu, sang ulama menyebut jika muslim yang merupakan tetangga dari Agus sejatinya masuk ke dalam kategori pendusta agama.
Bukan tanpa alasan, hal ini lantaran mereka telah membiarkan fakir miskin terlantar hingga terpaksa melakukan tindak pencurian.
“Muslim dekat rumah keluarga ini, sesungguhnya masuk kategori pendusta agama karena telah membiarkan fakir miskin terlantar,” tulisnya, demikian dikutip dari keterangan unggahan.
Tak hanya itu, Ustaz Das’ad Latif juga ikut menyenggol pejabat. Dia menyebut, pejabat tentu memiliki beban tanggung jawab yang besar kelak di akhirat karena tak cukup memberikan perhatian hingga tindak pencurian bisa terjadi.
“Pejabat di wilayah ini, yakinlah pasti dapat beban tanggungjawab yang menyulitkannya dalam pengadilan yang Maha Adil,” tambahnya, demikian dikutip dari keterangan unggahan.
Menutup keterangan, ulama kelahiran Sulawesi Selatan ini meminta agar kalangan warganet yang mengetahui lokasi kediaman dari sang pelaku bisa memberi informasi.
“Jika ada netizen yang mengetahui alamat keluarga ini, tolong DM,” tutup Ustaz Das’ad Latif.