Selain Mendapatkan Fasilitas Rumah, Begini Besaran Gaji Abdi Dalem Kraton Yogyakarta Beserta Tugasnya
Tugas Abdi Dalem di Kraton Kesultanan Yogyakarta beserta tugas-tugasnya.
Kraton Kesultanan Yogyakarta memiliki aparatur sipil yang mereka sebut dengan Abdi Dalem. Mereka bertugas sebagai pelaksana operasional di setiap organisasi yang dibentuk oleh Sultan. Tanpa adanya Abdi Dalem, roda pemerintahan tidak akan berjalan.
Abdi Dalem harus bisa menjadi contoh kehidupan di masyarakat, bertindak berdasarkan unggah-ungguh dan paham akan tata krama. Namun, para Abdi Dalem ternyata tidak mendapat gaji yang terlalu besar.
Melansir dari postingan di kanal Youtube Hoby Dolan, membagikan video merekam potret kehidupan para Abdi Dalem di kraton. Dalam video, ditunjukkan juga tempat-tempat di mana para Abdi Dalem biasa berkumpul.
"Tempat ini biasa dipakai untuk para abdi dalem. Jadi sebelum mereka diterima bekerja kita training dulu. Jadi abdi dalem itu biasanya dari turun temurun dan enggak harus orang Jogja orang manapun boleh jadi abdi dalem," kata salah satu perwakilan.
Lebih lanjut, dia mengatakan saat seseorang memutuskan menjadi Abdi Dalem, maka mereka tidak boleh mengharapkan gaji. Sebab para Abdi Dalem seharusnya memiliki niat yang tulus untuk mengabdi kepada Sultan dan kraton.
"Tapi kalau jadi abdi dalem jangan mengharap gaji, kalau di keraton itu bukan bekerja tapi mengabdi, mereka biasanya mencari berkahnya dari kraton. Berkah itu tidak hanya materi tidak hanya uang tapi sehat juga berkah," ungkap wanita dalam video.
Tugas Abdi Dalem
Melansir dari laman kratonjogja,id, Abdi Dalem Keraton Yogyakarta dibagi menjadi 2 bagian besar, yaitu Punakawan dan Kaprajan. Abdi Dalem Punakawan merupakan abdi yang berasal dari kalangan masyarakat umum.
Sementara Abdi Dalem Punokawan adalah tenaga operasional yang menjalankan tugas keseharian di dalam keraton. Dibagi menjadi 2 golongan, yaitu Abdi Dalem Punakawan Tepas dan Abdi Dalem Punakawan Caos.
Abdi Dalem Punakawan Tepas mempunyai jam kerja selayaknya pegawai yang bekerja di kantor, sedangkan Abdi Dalem Punakawan Caos hanya menghadap ke keraton setiap periode sepuluh hari sekali. Hal ini dilakukan untuk menunjukkan tanda hormat dan kesetiaan sebagai abdi.
Abdi Dalem Keprajan adalah mereka yang berasal dari TNI, Polri, dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang diterima dan diangkat sebagai Abdi Dalem.
Abdi Dalem yang lingkup perkerjaannya paling dekat dengan Sultan adalah Keparak. Kelompok ini umumnya didominasi oleh para perempuan. Abdi Dalem Keparak menjadi salah satu kelompok yang paling dekat dengan Sultan karena tugas-tugasnya.
Adapun tugasnya meliputi menjaga ruang pusaka, menyiapkan perlengkapan upacara, serta menyiapkan keperluan Sultan, permaisuri dan putra-putri Sultan yang tinggal di dalam keraton.
Gaji Abdi Dalem
Gaji abdi dalem Keraton Yogyakarta sangat bervariasi, mulai dari ribuan hingga puluhan ribu rupiah per bulan. Selain mendapatkan kekucah atau upah, Abdi Dalem Punakawan juga mendapatkan honor dari dana keistimewaan yang berasal dari pemerintah pusat.
Dana keistimewaan yang diterima abdi dalem ini berbeda-beda disesuaikan dengan pangkat. Namun untuk Abdi Dalem Keprajan tidak mendapatkan honor dari dana keistimewaan karena golongan Keprajan tidak memiliki beban tugas di Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat.
Melansir dari laman goodnewsfromindonesia, pihak kraton disebut menganggarkan dana untuk berbagai kegiatan dan honor dan jaminan kesehatan Abdi Dalem.
Gaji abdi dalem dianggap sebagai "uang berkah" dan pengabdian bukan sebagai sumber penghasilan utama. Banyak abdi dalem yang tidak membelanjakan gaji dari keraton dan fokus pada pengabdian serta pelestarian budaya Jawa.