Potret Tangguhnya Sherpa Porter Gunung Everest Bawa Perlengkapan Pendaki, Sampai 'Rumah' pun Digotong
Di balik banyaknya tantangan saat mendaki, siapa sangka ada para sosok tangguh yang begitu familiar dengan Gunung Everest.
Bagi para pecinta alam, Gunung Everest menjadi salah satu titik tujuan terbesar yang begitu didamba. Dengan total ketinggian 8.849 mdpl, tak mudah memang untuk mencapai puncak dari gunung yang berlokasi di perbatasan antara Nepal dan Tibet ini.
Selain ketinggian, cuaca hingga kontur pegunungan membuat banyak pendaki perlu mempersiapkan banyak hal seperti fisik, mental, dan psikologis. Di balik banyaknya tantangan untuk mendaki, siapa sangka ada para sosok tangguh yang begitu familiar dengan Gunung Everest.
Mereka yakni para porter yang telah terbiasa membawa perlengkapan pendaki dalam jumlah yang begitu fantastis. Bahkan saking andalnya, mereka turut membawa ‘rumah’ di punggung mereka, menapaki jalan terjal dan dinginnya jalur Gunung Everest. Seperti apa penampakannya? Berikut ulasan selengkapnya.
Porter Bawa ‘Rumah’ di Punggung
Potret ketangguhan para porter Gunung Everest tersebut diungkap secara khusus oleh akun TikTok @gloriousecotreknepal dalam sejumlah video berdurasi singkat. Dalam salah satu unggahannya, seorang pendaki bule yang ada dalam video menunjukkan rasa heran sekaligus takjub terhadap kekuatan serta ketangguhan para sherpa atau juga porter yang berada di sekitar jalur pendakian Gunung Everest di Nepal.
Bagaimana tidak, di medan yang begitu menantang dan berliku, salah seorang porter tampak berjalan membawa sebuah beban yang berukuran amat besar di punggungnya sendiri. Entah perlengkapan apa dari para pendaki yang menyewa si porter kala itu, namun ‘bule’ tersebut mengungkap jika pria tangguh itu bak membawa ‘rumah’ di punggungnya.
“Tidak ada yang lebih gila daripada seorang porter Nepal setinggi 5'5" yang membawa rumah di punggungnya, melesat melewati jalur Khumbu lebih cepat dari yang pernah Anda lakukan. Rasa hormat yang besar kepada para Sherpa, porter, dan semua legenda Gunung Everest yang menginspirasi saya untuk berlatih lebih keras dan menjadi luar biasa,” demikian dikutip dari keterangan unggahan.
Pria yang berprofesi sebagai porter itu bahkan sama sekali tak menggunakan jaket atau penutup tubuh bagian atas. Dia justru melesat berjalan tanpa henti membawa perlengkapan para pendaki di punggungnya sendiri. Melihat aksi ini, si ‘bule’ langsung tertegun.
“Para porter Gunung Everest memang berbeda. Bagaimana mungkin?” katanya.
Bule Jajal Gotong Perlengkapan Pendaki yang Dibawa Porter
Sementara itu, dalam video lainnya seorang pendaki mencoba menjajal membawa perlengkapan para pendaki yang tampak berukuran lebih kecil dari beban yang dibawa sang porter sebelumnya.
Momen tersebut seperti yang tergambar jelas dalam unggahan lainnya yang turut dibagikan melalui akun media sosial miliknya sendiri. Hanya selang beberapa detik setelah sukses membopong perlengkapan para pendaki, si ‘bule’ tersebut bahkan tampak kewalahan.
Dia tak sanggup menyeimbangkan beban yang dipikulnya hingga mendatangkan reaksi menggelitik dari beberapa pendaki dan seorang porter di lokasi.
“Saya vs Sherpa. Ketika Anda menyadari bahwa Sherpa adalah yang terbaik di pegunungan. Membawa beban berat, mendaki ketinggian yang luar biasa, dan tetap tersenyum. Trekking dan pendakian puncak tidak akan mungkin terjadi tanpa manusia yang luar biasa ini. Selalu bersyukur!” sambungnya.
Sekadar informasi, Sherpa sendiri adalah sebutan bagi mereka penduduk sekitar Gunung Everest yang berasal dari gruo etnis Tibet di pegunungan di Nepal, County Tingri di Daerah Otonomi Tibet dan Himalaya.
Lebih dari 90 persen penduduknya diketahui beragama Budha, sementara 10 persen lainnya yakni Hindu, Kristen, dan Bon. Sebagian besar dari anggota populasi Sherpa pun dikenal luas karena kemampuannya dalam pendakian gunung sebagai mata pencaharian mereka sehari-hari.
Maka dari itu, tak heran jika para porter berdarah Sherpa ini memang begitu pandai menaklukkan rintangan sebagai pembawa perlengkapan para pendaki.
Banjir Apresiasi
Ketangguhan luar biasa dari Sherpa di wilayah pegunungan Everest pun membuat kalangan pengguna media sosial ikut merasa takjub. Banyak dukungan hingga apresiasi yang disematkan warganet di kolom komentar unggahan.
“Saya tidak tahu bagaimana para Sherpa melakukan ini. Mereka sangat kuat,” tulis akun @natca
“Para Sherpa adalah pahlawan sesungguhnya,” tulis akun @jenn
“Enggak tega lihatnya, sehat-sehat selalu Sherpa,” tulis akun @azzz
“Seolah-olah jantung, kulit, tulang, otot, dan paru-paru mereka sudah berevolusi untuk menyesuaikan dengan aktivitas yang mereka lakukan,” tulis akun @kalinn
“Sherpa memang pahlawan sejati gunung Everest,” tulis akun @prametamang
“Luar biasa, itu semua untuk memberi makan keluarga mereka,” tulis akun @nabinkumarshahi
“Ya Allah, kuat banget merekaaa,” tulis akun @kemanalagiii