Perhiasan Emas Alami Perubahan Warna, Asli atau Palsu? ini Penjelasannya
Berikut penjelasan mengenai perhiasaan emas mengalami perubahan warna.
Apakah Anda pernah mendapati perhiasan emas kesayangan Anda berubah warna? Perubahan warna pada perhiasan emas seringkali menimbulkan kekhawatiran. Fenomena perubahan warna pada perhiasan emas memang kerap terjadi.
Hal ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari reaksi kimia hingga campuran logam lain. Penting untuk memahami penyebabnya agar tidak salah dalam menilai keaslian perhiasan emas Anda.
Artikel ini akan membahas secara mendalam mengenai penyebab perhiasan emas alami mengalami perubahan warna. Selain itu, akan diulas pula cara membedakan emas asli dan palsu, serta tips untuk merawat perhiasan emas agar tetap berkilau.
Lantas apakah ini pertanda emas tersebut palsu? Atau adakah faktor lain yang menyebabkannya? Melansir dari berbagai sumber, Rabu (18/6), simak ulasan informasinya berikut ini.
Penyebab Perhiasan Emas Alami Berubah Warna
Perhiasan emas, terutama yang tidak 24 karat, rentan mengalami perubahan warna. Semakin rendah kadar emas, semakin besar kemungkinan terjadi perubahan warna. Misalnya, emas 18 karat atau 22 karat lebih rentan berubah warna dibandingkan emas 24 karat. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor berikut:
- Campuran Logam: Emas murni (24 karat) terlalu lunak untuk dijadikan perhiasan.
- Oksidasi: Logam campuran dalam perhiasan emas dapat teroksidasi.
- Reaksi Kimia: Keringat, sabun, lotion, parfum, dan bahan kimia lain dapat bereaksi dengan emas.
Ciri-Ciri Perhiasan Emas Mengalami Perubahan Warna
Perubahan warna pada perhiasan emas bisa bervariasi, tergantung pada penyebabnya. Berikut beberapa ciri-ciri yang mungkin Anda temui:
- Kusam: Perhiasan emas kehilangan kilaunya dan tampak redup.
- Kemerahan: Emas tampak lebih merah karena kandungan tembaga dalam campuran logam.
- Keputihan: Emas tampak lebih putih karena kandungan perak dalam campuran logam.
- Kehitaman: Muncul lapisan hitam pada permukaan emas akibat reaksi dengan sulfur atau polusi udara.
Perubahan warna yang drastis dan tiba-tiba patut dicurigai. Namun, perubahan warna yang bertahap biasanya disebabkan oleh faktor lingkungan atau reaksi kimia.
Apakah Emas yang Berubah Warna Itu Palsu?
Tidak selalu. Perubahan warna pada perhiasan emas tidak serta merta menandakan bahwa emas tersebut palsu. Lebih sering, perubahan warna disebabkan oleh faktor-faktor yang telah disebutkan sebelumnya. Namun, Anda tetap perlu waspada.
Perubahan warna yang ekstrim, seperti lapisan emas yang terkelupas atau perubahan warna yang sangat cepat, bisa menjadi indikasi emas palsu. Untuk memastikan keasliannya, lakukan beberapa pengujian sederhana atau bawa ke ahli perhiasan.
Cara Mengatasi Perhiasan Emas yang Berubah Warna
Jangan khawatir jika perhiasan emas Anda mengalami perubahan warna. Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasinya:
- Cuci dengan Air Sabun Lembut: Gunakan air hangat dan sabun cuci piring yang lembut untuk membersihkan perhiasan.
- Gunakan Kain Lembut: Gosok perhiasan dengan kain lembut untuk menghilangkan noda dan mengembalikan kilaunya.
- Rendam dalam Larutan Pembersih Khusus: Anda bisa menggunakan larutan pembersih perhiasan emas yang banyak dijual di pasaran.
- Bawa ke Tukang Poles Perhiasan: Jika perubahan warna sangat parah, bawa perhiasan Anda ke tukang poles perhiasan profesional.
Cara Mencegah Perhiasan Emas Berubah Warna
Mencegah lebih baik daripada mengobati. Berikut beberapa tips untuk mencegah perhiasan emas Anda berubah warna:
- Hindari Kontak dengan Bahan Kimia: Lepaskan perhiasan saat menggunakan sabun, lotion, parfum, atau bahan kimia lainnya.
- Simpan di Tempat Kering: Simpan perhiasan di tempat yang kering dan sejuk, jauh dari paparan sinar matahari langsung.
- Bersihkan Secara Rutin: Bersihkan perhiasan secara rutin dengan kain lembut untuk menghilangkan debu dan kotoran.
- Lepaskan Saat Berolahraga: Keringat dapat menyebabkan reaksi kimia pada perhiasan emas.
Dengan perawatan yang tepat, perhiasan emas Anda akan tetap berkilau dan indah untuk waktu yang lama.