5 Kesalahan yang Bikin Gelang Emas Kusam, Hindari Kalau Mau Warnanya Tetap Berkilau

Memahami penyebab pudarnya kilau emas merupakan langkah awal yang penting untuk merawat perhiasan tersebut dengan baik.

Tantiya Nimas Nuraini
Oleh Tantiya Nimas Nuraini - Reporter
5 Kesalahan yang Bikin Gelang Emas Kusam, Hindari Kalau Mau Warnanya Tetap Berkilau
Ilustrasi Model Gelang Emas yang Kuat. (Foto: Gemini AI) (© 2025 Liputan6.com)

Kilau yang memukau dari perhiasan emas, terutama gelang, sering kali menjadi daya tarik utama yang mencerminkan kemewahan dan keindahan. Namun, seiring berjalannya waktu dan penggunaan, kilau tersebut dapat memudar, sehingga meninggalkan kesan yang kusam dan kurang menarik. Hal ini bukanlah tanpa alasan, melainkan disebabkan oleh berbagai faktor yang berinteraksi dengan permukaan emas dan logam campurannya.

Sebagian besar perhiasan emas yang kita gunakan sehari-hari tidak terbuat dari emas murni 24 karat, melainkan merupakan paduan (alloy) dengan logam lain seperti perak, nikel, atau paladium. Logam-logam campuran ini ditambahkan untuk meningkatkan kekuatan dan daya tahan perhiasan. Sayangnya, logam campuran ini lebih rentan bereaksi dengan lingkungan sekitar, yang dapat memicu perubahan pada permukaan perhiasan dan menyebabkan pudarnya kilau yang dimiliki.

Memahami penyebab pudarnya kilau emas merupakan langkah awal yang penting untuk merawat perhiasan tersebut dengan baik. Dengan menghindari kesalahan perawatan yang umum, Anda dapat menjaga gelang emas agar tetap berkilau seperti baru. Hal ini penting untuk memastikan bahwa investasi Anda tetap terjaga dan daya tarik perhiasan tidak berkurang. Artikel ini akan membahas mengenai alasan mengapa kilau emas dapat memudar, dampak yang ditimbulkan, serta lima kesalahan fatal yang sebaiknya dihindari agar gelang emas Anda tetap cemerlang.

Lalu, apa saja kesalahan perawatan yang bikin gelang menjadi kusam dan kilau memudar? Melansir dari berbagai sumber, Selasa (12/8), simak ulasan informasinya berikut ini. 

Kilap Emas Pudar? Hindari 5 Kesalahan Perawatan yang Bikin Gelangmu Kusam
Ilustrasi Model Gelang Emas yang Kuat. (Foto: Gemini AI) © 2025 Liputan6.com

Perhiasan emas, termasuk gelang, sering kali kehilangan kilau seiring berjalannya waktu. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa perhiasan tersebut biasanya tidak terbuat dari emas murni 24 karat. Emas murni memiliki sifat yang terlalu lunak untuk digunakan dalam perhiasan sehari-hari, sehingga sering dicampur dengan logam lain seperti perak, tembaga, nikel, atau paladium. Paduan logam ini memberikan kekuatan dan daya tahan pada perhiasan, tetapi juga membuatnya lebih rentan terhadap reaksi kimia dan fisik dari lingkungan.

Logam campuran dalam perhiasan emas dapat bereaksi dengan berbagai elemen di sekitar kita. Reaksi ini dapat berupa oksidasi, korosi, atau penumpukan residu yang membentuk lapisan tipis di permukaan emas. Lapisan ini mengurangi kemampuan emas untuk memantulkan cahaya dengan optimal, sehingga membuatnya terlihat kusam dan kehilangan kilau aslinya.

Selain faktor kimia, faktor fisik seperti gesekan dan keausan juga berkontribusi terhadap pudarnya kilau perhiasan. Penggunaan sehari-hari dapat menyebabkan goresan mikro pada permukaan emas, yang secara bertahap mengurangi kehalusan serta kemampuan memantulkan cahayanya. Oleh karena itu, sangat penting untuk melakukan perawatan yang tepat agar kilau perhiasan emas Anda tetap terjaga.

Pudarnya kilau emas pada perhiasan disebabkan oleh beberapa faktor utama yang berinteraksi dengan logam campuran di dalamnya.

1. Paparan Bahan Kimia

Salah satu penyebab utama adalah paparan bahan kimia. Produk yang kita gunakan sehari-hari, seperti parfum, losion, sabun, deterjen, kosmetik, dan hairspray, mengandung zat kimia yang dapat bereaksi dengan paduan emas, sehingga mengakibatkan perubahan warna atau membuatnya tampak kusam. Klorin, yang sering ditemukan di kolam renang dan pembersih rumah, sangat agresif terhadap paduan emas dan bisa menyebabkan kerusakan yang bersifat permanen.

2. Keringat & Minyak Tubuh

Selain itu, keringat dan minyak dari tubuh juga berkontribusi besar terhadap masalah ini. Garam dan asam alami dalam keringat, serta minyak yang berasal dari kulit, dapat bereaksi dengan logam dalam paduan emas, sehingga menyebabkan noda atau membuatnya tampak kusam seiring berjalannya waktu. Emas dengan kadar rendah, yang berada di bawah 70%, lebih rentan terhadap korosi karena kandungan logam lain yang lebih tinggi.

3. Penumpukan Kotoran & Residu

Penumpukan kotoran dan residu, seperti debu, sisa riasan, dan minyak tubuh, juga dapat membentuk lapisan yang mengurangi kilau alami emas.

4. Oksidasi

Proses oksidasi adalah fenomena alami di mana logam campuran seperti tembaga dan perak bereaksi dengan oksigen dan kelembaban yang ada di udara, membentuk patina atau lapisan gelap yang membuat perhiasan tampak kusam.

5. Gesekan & Keausan

Selain itu, gesekan dan keausan akibat penggunaan sehari-hari menyebabkan goresan dan penyok pada permukaan perhiasan, yang secara bertahap akan menghilangkan kilau.

6. Penyimpanan Tidak Tepat

Terakhir, cara penyimpanan yang tidak tepat di lingkungan yang lembap, terbuka, atau bercampur dengan perhiasan lainnya dapat mempercepat proses kusam dan goresan. Paparan suhu ekstrem juga dapat memengaruhi lapisan dan kilau emas.

1. Menghindari Melepas Perhiasan Saat Melakukan Aktivitas Berat atau Terpapar Bahan Kimia

Banyak orang sering kali melakukan kesalahan dengan tidak melepas gelang emas ketika terlibat dalam aktivitas yang berpotensi membuat perhiasan terkena air, keringat, atau bahan kimia. Kegiatan seperti mandi, berenang, berolahraga, atau membersihkan rumah sering dilakukan tanpa melepaskan perhiasan. Padahal, paparan sabun, sampo, losion, parfum, keringat, dan klorin dapat bereaksi dengan emas, yang menyebabkan kerusakan dan mengurangi kilau.

Reaksi kimia ini tidak hanya menurunkan kilau perhiasan, tetapi juga dapat mengakibatkan korosi pada logam campuran, yang pada akhirnya merusak keseluruhan perhiasan. Oleh karena itu, melepas gelang emas sebelum melakukan aktivitas yang berisiko sangat penting untuk menjaga keawetan perhiasan.

2. Kurangnya Pembersihan Rutin atau Menggunakan Metode yang Salah

Kotoran, minyak, dan sisa-sisa dari pemakaian sehari-hari dapat membuat emas tampak kusam jika tidak dibersihkan secara teratur. Banyak orang tidak melakukan pembersihan rutin atau menggunakan cara yang salah, yang justru dapat memperburuk kondisi perhiasan.

Penggunaan bahan pembersih yang kasar seperti pasta gigi atau bahan kimia keras seperti pemutih dapat merusak permukaan emas. Sebaliknya, untuk membersihkan noda hitam pada emas, tidak diperlukan bahan pembersih khusus; bahkan, soda kue dapat digunakan untuk mengembalikan kilau emas. Oleh karena itu, sangat penting untuk selalu menggunakan metode pembersihan yang lembut dan bahan yang aman bagi emas.

3. Penyimpanan yang Tidak Sesuai

Cara penyimpanan gelang emas memiliki dampak besar terhadap kilau dan kondisi perhiasan. Menyimpan perhiasan secara sembarangan, seperti menumpuknya dengan perhiasan lain dalam satu wadah, dapat menyebabkan goresan dan kerusakan fisik. Gesekan antar perhiasan, terutama yang memiliki tingkat kekerasan yang berbeda, dapat mengikis permukaan emas dan mengurangi kilau.

Selain itu, penyimpanan di tempat lembap atau terbuka dapat mempercepat proses oksidasi pada logam campuran dalam emas. Kelembapan dan paparan udara dapat menyebabkan pembentukan patina, yang membuat perhiasan tampak kusam. Oleh karena itu, penting untuk menyimpan perhiasan dalam wadah terpisah dan kering untuk menjaga kilau emas.

4. Mengabaikan Pentingnya Perawatan Profesional Secara Berkala

Walaupun pembersihan di rumah sangat penting, perhiasan emas juga memerlukan perawatan profesional secara berkala. Banyak pemilik perhiasan sering mengabaikan kebutuhan ini, padahal perawatan profesional dapat membersihkan kotoran yang menempel dan mengembalikan kilau optimal, khususnya jika terdapat lapisan rhodium pada emas putih yang perlu diperbarui.

Pembersihan profesional menggunakan alat khusus seperti pembersih ultrasonik yang dapat menjangkau area kecil yang sulit dibersihkan di rumah. Perawatan profesional juga memungkinkan deteksi awal kerusakan kecil, seperti pengait yang longgar atau batu permata yang goyang, sehingga bisa diperbaiki sebelum menjadi masalah yang lebih besar. Mengabaikan perawatan ini dapat mengakibatkan kerusakan yang lebih serius dan hilangnya kilau secara permanen.

5. Terlalu Sering atau Terlalu Keras dalam Membersihkan

Walaupun pembersihan rutin sangat dianjurkan, membersihkan perhiasan emas terlalu sering atau dengan cara yang terlalu keras justru dapat merusak. Menggosok dengan kekuatan berlebihan, menggunakan sikat kasar, atau membersihkan setiap hari dapat mengikis lapisan tipis pada permukaan emas atau menyebabkan goresan mikro yang mempercepat pudarnya kilau.

Pembersihan yang berlebihan, terutama dengan bahan abrasif, dapat merusak kilau alami emas dan detail ukiran. Oleh karena itu, penting untuk menemukan keseimbangan dalam frekuensi pembersihan. Pembersihan ringan setiap minggu atau bulanan sudah cukup, sementara pembersihan intensif sebaiknya dilakukan hanya jika sangat diperlukan. Gunakan selalu sikat berbulu lembut dan hindari memberikan tekanan berlebihan saat membersihkan.

Kilap Emas Pudar? Hindari 5 Kesalahan Perawatan yang Bikin Gelangmu Kusam
Ilustrasi Model Gelang Emas yang Kuat. (Foto: Gemini AI) © 2025 Liputan6.com

1. Hindari Kontak dengan Bahan Kimia dan Produk Kosmetik

Untuk mempertahankan kilau gelang emas Anda, sangat disarankan untuk melepas perhiasan sebelum menggunakan parfum, losion, hairspray, atau produk kecantikan lainnya. Bahan kimia yang terkandung dalam produk tersebut dapat bereaksi dengan logam campuran emas, yang dapat menyebabkan perubahan warna atau membuatnya tampak kusam. Selain itu, sebaiknya lepas juga saat mandi, berenang (terutama di kolam yang mengandung klorin), atau saat membersihkan rumah menggunakan bahan kimia yang keras.

Paparan klorin dapat sangat merusak dan menyebabkan korosi pada paduan emas. Oleh karena itu, penting untuk melepas perhiasan sebelum berinteraksi dengan zat-zat tersebut. Kebiasaan sederhana ini dapat melindungi permukaan emas dari reaksi kimia yang tidak diinginkan dan membantu mempertahankan kilau aslinya lebih lama. Pastikan Anda selalu memprioritaskan perlindungan perhiasan dari zat-zat yang dapat merusak.

2. Bersihkan Secara Rutin dengan Metode yang Tepat

Pembersihan ringan secara teratur sangat dianjurkan untuk menjaga kilau emas. Untuk pembersihan mingguan atau bulanan, rendam gelang emas dalam larutan air hangat yang dicampur dengan beberapa tetes sabun cuci piring ringan (seperti Dawn) selama 10 hingga 20 menit. Setelah direndam, gunakan sikat gigi berbulu lembut (ukuran bayi) untuk menggosok perlahan kotoran yang menempel, terutama di sela-sela. Bilas gelang dengan air bersih yang mengalir (hindari wastafel terbuka agar tidak jatuh) dan keringkan menggunakan kain mikrofiber lembut yang tidak berbulu.

Penting untuk tidak menggunakan pasta gigi atau soda kue secara langsung, karena sifat abrasifnya dapat menggores emas. Untuk noda yang membandel, Anda bisa menggunakan larutan amonia encer (1 bagian amonia dan 6 bagian air), tetapi hanya untuk perhiasan tanpa batu permata lunak dan tidak lebih dari satu menit perendaman karena sifat korosifnya. Pastikan perhiasan benar-benar kering sebelum disimpan kembali.

3. Simpan dengan Hati-hati

Penyimpanan yang tepat merupakan kunci untuk mencegah goresan dan oksidasi pada gelang emas. Simpan gelang emas di dalam kotak perhiasan yang memiliki lapisan beludru atau kain lembut, atau dalam kantong kain terpisah untuk menghindari goresan dan gesekan dengan perhiasan lain. Kontak langsung dengan perhiasan lain, terutama yang lebih keras, dapat menyebabkan abrasi pada permukaan emas.

Pastikan tempat penyimpanan tetap kering dan tidak lembap, karena kelembapan dapat mempercepat proses oksidasi pada logam campuran. Sebaiknya hindari menyimpan perhiasan di kamar mandi atau area yang sering terpapar uap air. Lingkungan yang stabil dan kering akan membantu menjaga kilau emas dan mencegah pembentukan patina. Anda juga bisa mempertimbangkan penggunaan kantong anti-tarnish sebagai opsi tambahan untuk perlindungan.

4. Perawatan Profesional Berkala

Selain perawatan mandiri di rumah, sangat disarankan untuk membawa gelang emas Anda ke toko perhiasan untuk pembersihan profesional setidaknya sekali dalam setahun. Pembersihan profesional dapat mengembalikan kilau emas secara optimal dan menjaga kondisi perhiasan tetap baik. Tukang perhiasan memiliki peralatan khusus seperti pembersih ultrasonik yang dapat membersihkan kotoran yang menumpuk di sela-sela yang sulit dijangkau secara manual.

Mereka juga dapat memeriksa kondisi perhiasan secara menyeluruh, mendeteksi potensi kerusakan seperti pengait yang longgar atau batu permata yang goyang, serta melakukan perbaikan kecil jika diperlukan. Untuk emas putih, perawatan profesional sangat penting untuk memperbarui lapisan rhodium yang dapat memudar seiring waktu. Lapisan rhodium inilah yang memberikan kilau putih cemerlang pada emas putih, dan pembaruannya akan mengembalikan penampilan perhiasan seperti baru.

5. Gunakan Perhiasan pada Momen yang Tepat

Pertimbangkan untuk menggunakan gelang emas pada momen yang tepat, terutama jika perhiasan tersebut sangat berharga atau rentan terhadap kerusakan. Hindari mengenakan perhiasan saat melakukan pekerjaan berat, berolahraga, atau aktivitas lain yang berisiko tinggi terhadap benturan atau gesekan. Melepas perhiasan saat tidur juga penting untuk menghindari kerusakan akibat gesekan dengan sprei atau benturan tidak sengaja.

Kebiasaan ini tidak hanya melindungi perhiasan dari kerusakan fisik, tetapi juga mengurangi paparan keringat dan minyak tubuh yang menumpuk semalaman. Dengan memilih waktu yang tepat untuk mengenakan perhiasan, Anda dapat memperpanjang usia kilau dan keindahan gelang emas Anda. Perhiasan adalah investasi yang layak untuk dijaga dengan penuh perhatian.

Rekomendasi