Niat Nggak Beres! Pria Bantaeng Pasang Kamera di Toilet Wanita Masjid Pantai Seruni
Kasus ini terungkap setelah seorang pengunjung wanita merasa curiga dan menemukan adanya kamera yang diikat kain di sudut ruangan.
Unit Reserse Mobile Kepolisian Resor Bantaeng mengamankan seorang pria berinisial N (32) setelah diduga memasang kamera tersembunyi di toilet wanita di masjid yang berada di kawasan Pantai Seruni, Bantaeng. Kasus ini terungkap setelah seorang pengunjung wanita merasa curiga dan menemukan adanya kamera yang diikat kain di sudut ruangan, sebelum akhirnya melaporkannya kepada pihak berwenang.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Bantaeng Ajun Komisaris Gunawang Amin mengatakan warga yang menemukan kamera tersebunyi tersebut merupakan seorang guru inisial SU. Saat itu korban, sedang singgah di masjid Pantai Seruni untuk salat.
"Saat masuk ke toilet, korban curiga ada benda diikat kain di sudut ruangan. Saat itu, korban mengecek dan ternyata isinya kamera," ujarnya melalui keterangan tertulisnya, Senin (13/4).
Mengecek Isi Memori
Setelah ditemukan, korban akhirnya mengecek isi memori dalam kamera tersebut. Saat dicek, ditemukan video rekaman sejumlah wanita yang menggunakan toilet tersebut.
"Ditemukan sejumlah rekaman yang memperlihatkan beberapa wanita saat berada di dalam toilet," kata Gunawan.
Atas kejadian tersebut, korban pun langsung melapor ke Polres Bantaeng. Atas laporan tersebut, tim Resmob Polres Bantaeng langsung mendatangi lokasi untuk penyelidikan.
"Kami telusuri CCTV di area sekitar dan akhirnya berhasil mengidentifikasi pelaku," kata dia.
Polisi Amankan Seorang Pria
Atas rekaman CCTV tersebut, akhirnya polisi mengamankan seorang pria inisial N (35). Pelaku mengakui seluruh perbuatannya.
"Pelaku mengakui memasang kamera di dalam toilet wanita dengan cara disamarkan menggunakan kain dan dilakukan pada malam hari agar tidak diketahui," jelasnya.
Hasrat Pribadi
Dari pengakuannya, aksi tersebut dilakukan untuk memenuhi hasrat pribadi dengan merekam aktivitas korban secara diam-diam.
"Motifnya untuk kepuasan pribadi atau birahi," tegas Gunawan.
Polisi juga masih melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya korban lain dalam kasus ini.
"Kami masih terus melakukan pengembangan untuk mengetahui apakah ada korban lain dalam kasus ini," katanya.