Guru Ngaji ini Kini Sukses Ternak Domba, Awalnya Hanya Punya 3 Ekor
Cerita guru ngaji di Tulungagung sukses beternak domba dengan jumlah ratusan.
Kisah inspiratif datang dari seorang peternak bernama Nur Robi dari Desa Tanggung, Kecamatan Campur Darat, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Di sela-sela kesibukannya, dia masih menyempatkan waktunya untuk mengajar mengaji anak-anak di sekitar rumahnya.
Lewat video di kanal Youtube PecahTelur, Nur pun menceritakan awal dirinya merintis bisnis peternakan miliknya. Pada 2014, Nur memulai memelihara tiga ekor domba dengan penuh keterbatasan.
"Awalnya cuma (punya) tiga biji tiga ekor domba. Saya belajar dulu lama-lama tambah lagi tambah lagi sampai sekarang Alhamdulillah sudah bisa menghidupi keluarga," kata Nur.
Sempat gagal saat mencoba penggemukan, ia lalu beralih ke breeding (pembibitan), meskipun prosesnya lebih sulit dan membutuhkan kesabaran. Berkat kreativitas dan ketekunannya, peternakan doba milik Nur pun terus berkembang.
"Saya mulai tahun 2014 mas sampaikan sekarang kurang lebih sudah 10 tahun. Sebelum domba sempat pelihara ikan gurame mulai tahun 2007. Awalnya susah lama-lama saya coba tekuni saja," kata Nur.
"Sampai sekarang domba sudah ada 100, kalau kandang penuh itu bisa 100 lebih. Cuma kandang kalau 150 (ekor) itu enggak muat. Mau buat kandang yang besar kata ibu saya jangan dulu," tambahnya.
Di sela-sela rutinitas mengurus peternakan, Nur tetap menyempatkan diri untuk mengajar mengaji anak-anak kampung secara gratis. Saat ini, ada lebih dari 70 anak yang belajar mengaji di rumahnya.
"Itu sampingan buat anak-anak di sini aja supaya belajar ngaji. Enggak banyak cuma ada 70an anak tapi ada 16 lah yang ngajar gantian, free tapi enggak bayar," kata Nur.
Sebelum beternak domba, Nur pernah mencoba peruntungan dengan mengelola kolam ikan gurame dan bekerja sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia. Dari pengalamannya itu, membuat Nur selalu menerapkan prinsip untuk tetap rendah hati, hidup secukupnya, dan tidak iri pada orang lain.