Guru Baru Lulus PPPK di OKU Diduga Tewas Dibekap, Polisi Ungkap Temuan Penting di TKP
Mayat korban belum dapat diotopsi karena masih menunggu izin orangtua korban.
Polisi masih melakukan penyelidikan terhadap kematian guru wanita yang baru lulus PPPK, SY (27). Mayat korban belum dapat diotopsi karena masih menunggu izin orangtua korban.
Kasubsi Penmas Polres Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, Ipda Chandra mengatakan, dugaan awal korban tewas akibat mulut dan hidungnya dibekap pelaku dengan kain. Sementara luka memar yang terdapat di beberapa bagian tubuhnya masih dalam pemeriksaan.
"Ditemukan tanda-tanda kekerasan, tapi kematian korban diduga akibat mulut dan hidung dibekap pakai kain, saluran pernapasannya tersumbat hingga meninggal," kata Chandra.
Barang Bukti Ditemukan di TKP
Chandra menyebut mayat korban masih di rumah sakit sambil menunggu kedatangan keluarganya dari Lampung. Jika diizinkan, penyidik akan memberi kewenangan dokter forensik untuk melakukan otopsi.
"Otopsi sangat penting untuk mengungkap penyebab kematian, tapi bisa dilakukan jika ada permintaan atau izin keluarga," kata Chandra.
Dari hasil olah TKP, polisi menemukan sejumlah barang bukti, seperti sepeda motor, laptop, uang, ponsel, beberapa lembar jilbab, pakaian, sandal, handuk kecil, sarung tangan kain, dan seutas tali karet.
Selain itu, penyidik juga tengah menelusuri CCTV di sekitar lokasi. Chandra menyebut kasus ini menjadi atensi dan penyidik bekerja optimal untuk mengungkapnya.