Daftar Negara yang Pernah Dipimpin Orang Berdarah Indonesia
Beberapa negara pernah dipimpin oleh presiden atau pemimpin negara yang memiliki darah Indonesia. Siapa saja?
Siapa sangka, darah Indonesia telah menorehkan jejak kepemimpinan di berbagai negara di dunia. Sejumlah pemimpin negara, bahkan presiden, ternyata memiliki keturunan Indonesia.
Sejarah panjang berdirinya Indonesia mempengaruhi keberadaan para pemimpin negara yang memiliki darah Indonesia. Mereka berasal dari keturunan atau justru lahir dari keluarga yang sepenuhnya adalah orang Indonesia.
Menurut informasi dari berbagai sumber menyebutkan beberapa pemimpin negara memiliki darah Indonesia. Mereka tersebar di penjuru dunia dan menjadi salah satu tokoh yang berpengaruh di negaranya.
Artikel ini akan mengulas beberapa negara yang pernah dipimpin oleh tokoh-tokoh berpengaruh dengan darah Indonesia, mengungkapkan kisah menarik di balik kepemimpinan mereka.
Federasi Mikronesia
Salah satu negara yang pernah dipimpin oleh pemimpin berdarah Indonesia adalah Federasi Mikronesia. Peter M. Christian, Presiden Federasi Mikronesia periode 2015-2019, memiliki darah Maluku.
Kepemimpinan Peter M. Christian di Federasi Mikronesia menandai sebuah tonggak sejarah, menunjukkan kontribusi nyata warga keturunan Indonesia di kancah internasional.
Kisah suksesnya menginspirasi banyak orang dan membuktikan bahwa potensi individu dapat melampaui batas-batas geografis.
Meskipun informasi detail mengenai kontribusi spesifiknya masih memerlukan riset lebih lanjut, keberadaan seorang pemimpin berdarah Maluku di Federasi Mikronesia tetap menjadi bukti nyata keberagaman dan kekuatan diaspora Indonesia.
Kanada
Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau diketahui juga memiliki keterkaitan dengan Indonesia. Nenek buyutnya dari pihak ibu berasal dari Padang, Sumatera Barat. Meski berasal dari Padang, secara suku bangsa, ia tidak memiliki darah dengan Indonesia secara langsung.
Meskipun tidak secara langsung memimpin Indonesia, keberadaan Justin Trudeau sebagai pemimpin negara maju seperti Kanada dengan darah Indonesia tetap menjadi fakta menarik yang patut dibanggakan. Hal ini menunjukkan bahwa warisan Indonesia dapat ditemukan di berbagai penjuru dunia.
Kisah Trudeau juga menggarisbawahi peran diaspora Indonesia dalam membentuk lanskap politik dan sosial di berbagai negara. Mereka tidak hanya berkontribusi pada negara tempat tinggal mereka, tetapi juga membawa nilai-nilai dan budaya Indonesia ke tingkat global.
Singapura
Yusof Ishak, presiden pertama Singapura (1965-1970), memiliki akar yang kuat di Indonesia. Kedua orang tuanya merupakan warga negara Indonesia asli. Ayahnya dari Minangkabau, Sumatera Barat, dan ibunya dari Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Sebagai presiden pertama Singapura, Yusof Ishak memainkan peran penting dalam membangun dan membentuk negara tersebut. Kepemimpinannya menjadi tonggak sejarah bagi Singapura dan menunjukkan kontribusi besar warga keturunan Indonesia.
Kisah Yusof Ishak menjadi bukti nyata bagaimana diaspora Indonesia mampu memberikan kontribusi signifikan bagi negara tempat mereka tinggal, bahkan mencapai posisi tertinggi dalam pemerintahan. Warisan kepemimpinannya terus menginspirasi hingga saat ini.
Malaysia
Perdana Menteri Malaysia keenam Najib Razak diketahui memiliki darah langsung dari Indonesia.
Najib Razak memiliki darah keturunan Indonesia dari sang ayah yang berasal dari Makassar dan ibunya dari Bima, NTB.
Najib Razak memiliki leluhur yang berasal dari suku Bugis, yang merupakan salah satu suku besar di Sulawesi Selatan, Indonesia.
Catatan sejarah menunjukkan bahwa leluhur Najib Razak, yaitu Karaeng Aji, adalah keturunan Raja Gowa ke-19 dari Sulawesi Selatan. Leluhur Najib Razak tersebut, kemudian membuka perkampungan di tanah Malaysia yang bernama Kampung Mengkasar.
Selain Najib Razak, Malaysia juga pernah memiliki pemimpin berdarah asli Indonesia yaitu Ahmad Zahid Hamidi. Ahmad Zahid Hamidi pernah menduduki jabatan sebagai wakil perdana menteri periode 2015-2018, menteri dalam negeri 2013-2018, dan menteri pertahanan Malaysia 2009-2013.
Ayahnya, Raden Hamidi Abdul Fatah adalah orang Jawa asli yang berasal dari Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta. Sedangkan sang ibu, Tuminah Abdul Jalil, berasal dari Ponorogo, Jawa Timur.
Kakek dari pihak ibunya menikah dengan perempuan asal Melayu. Walau kental dengan garis keturunan Jawa, Ahmad Zahid Hamidi justru dibesarkan budaya tionghoa Melayu oleh ayah angkatnya bernama Chen Jin Ting.
Suriname
Kepala negara berdarah Indonesia selanjutnya adalah politikus Suriname, Raymond Sapoen. Sosoknya pernah menjadi perbincangan hangat usai mendaftar sebagai kandidat Presiden Suriname pada 2015.
Sudah bukan hal yang mengherankan mengingat Suriname merupakan negara yang dulunya dikenal banyak warga negara Indonesia (WNI) keturunan Jawa yang menetap. Menurut sejarah, sekitar abad 20 keluarganya dikirim oleh kolonial Belanda untuk menggarap perkebunan di Suriname.
Karier lebih banyak dihabiskan sebagai pengacara. Ia mulai terjun ke dunia politik bersama Partai Demokrasi Nasional (NDP) dan sempat pindah ke Partai Pandawa Lima. Puncak karier politiknya terjadi saat Raymond ditunjuk menjadi penasihat hukum Departemen Perencanaan Pembangunan Suriname tahun 1996. tiga tahun berikutnya menjadi Wakil Menteri Pendidikan.