Aksi Terbaru Pejuang Hamas Keluar dari Reruntuhan lalu Hancurkan 2 Tank Israel dari Jarak Dekat, Nyalinya Luar Biasa
Aksi berani para pejuang Hamas meledakkan tank-tank Israel dari jarak dekat.
Aksi berani para pejuang Hamas memang kerap membuat kagum banyak orang. Terbaru, sebuah video merekam momen saat seorang pejuang meledakkan dua tank milik Israel dari jarak sangat dekat tanpa perlindungan, jadi perbincangan di media sosial.
Melansir dari cuitan di akun X @TRTArabi, memperlihatkan aksi berani dan taktik cerdik pejuang Hamas menghadapi dua tank Israel. Awalnya, tank-tank Israel tampak menembaki reruntuhan bangunan di Gaza memancing para pejuang yang bersembunyi.
Satu tembakan lalu terlihat membidik salah satu tank untuk mengalihkan perhatian. Saat asap mulai mengepul, seorang pejuang Hamas keluar dari reruntuhan dan berlari di balik asap tebal.
Dia lalu menaruh bom di badan tank Israel yang lainnya dengan tangannya langsung.
Terlihat pejuang Hamas dalam video melakukan aksinya itu tanpa memakai alat perlindungan apapun di badannya. Dia bahkan berlari dengan santai ke tempat persembunyian setelah berhasil meledakkan tank Israel.
"Hari ini di Gaza, pejuang Hamas muncul dari reruntuhan, satu menargetkan Merkava dengan Yasin 105, sementara yang lain berlari dan menjatuhkan Shawaz EFP di atas APC," tulis keterangan unggahan.
Aksi Berani Pejuang Hamas Serang dari Jarak Dekat
Para pejuang Hamas telah berulang kali menggunakan taktik serupa saat menyerang tank Israel yang melakukan genosida di Gaza.
Seperti dilansir dari akun X @warfareanalysis, memperlihatkan momen seorang pejuang Hamas yang sedang mencari kesempatan untuk mendekat ke tank milik Israel yang sedang terparkir.
Muncul dari sebuah lubang bawah tanah, seorang pejuang diam-diam keluar dan lari menuju ke tank Israel untuk memasang sebuah bom. Setelah dipasang di tank, beberapa detik setelahnya, bom tersebut langsung meledak dan menghancurkan tank Israel.
Meski sangat berbahaya, ternyata aksi tersebut tidak hanya dilakukan sekali. Para pejuang Hamas menghancurkan tank milik Israel berkali-kali untuk memperlihatkan kekuatan dan perjuangan mereka dalam melawan genosida Israel.
Sebagai informasi, Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu beberapa waktu lalu sempat mengirim delegasi ke Qatar untuk melakukan pembahasan bersama Hamas mengenai gencatan senjata di Gaza, Palestina.
Namun, negosiasi tidak langsung antara Hamas dan pejabat Israel disebut mengalami kebuntuan akibat cakupan usulan penarikan militer Israel dari Gaza.
Dilansir the Cradle, Sabtu (12/7), Hamas dilaporkan menolak peta yang diusulkan Israel yang akan tetap menguasai 40 hingga 45 persen wilayah Gaza, termasuk seluruh Rafah selatan serta bagian utara dan timur Gaza.
Dua sumber Israel mengatakan kepada Reuters, Hamas menuntut kembalinya garis batas seperti pada gencatan senjata sebelumnya, sebelum tentara pendudukan melanjutkan serangannya pada Maret.
Saat pembicaraan gencatan senjata, bentrokan masih terjadi di seluruh Jalur Gaza pada 12 Juli, media Israel melaporkan pertempuran langsung antara pejuang perlawanan Palestina dan pasukan penjajah Israel.