Tragedi Google Maps, 3 Orang Tewas Terjatuh dari Jembatan Rusak
Tiga pria di India tewas setelah Google Maps mengarahkan mereka melewati jembatan rusak. Keluarga korban menuntut tanggung jawab.
RusakTiga pria di India tewas setelah mobil yang mereka kendarai jatuh dari jembatan rusak yang sedang diperbaiki. Insiden ini terjadi di jembatan yang melintasi Sungai Ramganga di Uttar Pradesh. Jembatan tersebut rusak akibat banjir beberapa bulan sebelumnya. Sementara, proses rekonstruksi baru saja dimulai.
Menurut laporan The Economic Times, Selasa (26/11), para korban sedang dalam perjalanan dari Gurugram menuju Bareilly menggunakan panduan Google Maps. Saat malam hari, mereka tidak menyadari ujung jembatan yang terputus hingga kendaraan mereka terjun bebas dari ketinggian.
Rekaman yang beredar di media sosial menunjukkan para saksi mata melihat lokasi kecelakaan yang mengerikan. Jembatan itu berakhir tiba-tiba tanpa rambu peringatan atau penghalang yang memadai.
Pihak berwenang mengungkapkan bahwa ponsel para korban menunjukkan mereka masih menggunakan Google Maps sesaat sebelum kecelakaan. Keluarga korban menyalahkan kurangnya pengamanan dan ketidaktepatan peta digital.
"Mereka menggunakan Google Maps dan terjatuh dari jembatan yang belum selesai. Jalan seharusnya ditutup, dan peta tidak boleh menunjukkan bahwa jembatan itu bisa dilalui," kata Pramod Kumar, kakak ipar salah satu korban.
Ini bukan pertama kalinya Google Maps terlibat dalam kecelakaan fatal. Tahun lalu, sebuah keluarga di North Carolina menggugat Google atas kematian seorang pengemudi yang diarahkan ke jembatan yang sudah ambruk selama sembilan tahun.
Google menyampaikan belasungkawa dan berjanji bekerja sama dengan pihak berwenang untuk menyelidiki insiden tersebut.
"Kami sangat bersimpati kepada keluarga korban. Kami mendukung penyelidikan untuk memahami masalah ini lebih lanjut," ujar juru bicara Google.
Kasus ini memunculkan pertanyaan tentang tanggung jawab berbagai pihak, termasuk pengelola jembatan dan platform navigasi digital seperti Google Maps. Para ahli juga memperingatkan bahwa sistem GPS serupa dapat membawa pengguna ke jalur berbahaya di lokasi terpencil.